Piala Dunia, ‘Keabadian’ Misi Jules Rimet dan Epistemologi Rerum Novarum - FloresPos Net - Page 3

Piala Dunia, ‘Keabadian’ Misi Jules Rimet dan Epistemologi Rerum Novarum

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2026 - 08:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baku olok antar-fans, jika dijalankan dengan sportivitas dan kedewasaan, bisa menjadi ‘medan perang’ yang aman. Sebuah ruang di mana kita belajar untuk bersaing, merayakan perbedaan, dan pada akhirnya berjabat tangan sebagai sesama manusia.

Kisah Jules Rimet dan Rerum Novarum ini mengajak kita melihat bahwa iman, nilai-nilai kemanusiaan, dan olahraga tidak selalu berjalan di jalur yang berbeda. Ketika dijalankan dengan semangat melayani sesama, semuanya dapat menjadi sarana untuk menghadirkan persaudaraan dan membangun perdamaian.

Baca Juga :  Identitas Komunitarian dan Luka Kekerasan Sosial

Piala Dunia 2026 telah usai, piala akan kembali ke lemari tempatnya bersemayam, dan para pemain telah pulang. Namun, misi sesungguhnya baru saja dimulai di tengah masyarakat kita.

Baca Juga :  Nama 6 Kepala Daerah Perwakilan Semua Agama, Ada Thjau Chui Mie dan Sherly Tjoanda

Tugas kita sekarang adalah mengubah energi ‘BAKU OLOK YANG TOKSIK’ menjadi persaudaraan yang merayakan perbedaan. Karena pada akhirnya, di luar seragam tim yang kita banggakan, kita semua adalah sesama manusia yang berdiri sejajar di atas bumi yang sama. *

Penulis adalah Staf Pengajar Stipar Ende

Berita Terkait

Dinkes Temukan Kasus Baru di tahun 2026, 27 Warga Ende Positif HIV/AIDS
Membayar Pajak Versus Koruptor: Menjaga Napas dan Jiwa Peradaban
Sampah “Siluman” Ketar Ketirkan DLHP Manggarai Barat
Turnamen Voli Soekarno Cup 1, GP VBC Menang Telak Atas Putra Nangapanda
Spillover Effect Labuan Bajo dan Masa Depan Pantura Flores
Jaga Konektivitas Masyarakat 3T, ASDP Siap Operasikan Kembali Layanan Perintis di NTT
Turnamen Voli Soekarno Cup 1, Q One Club Bungkam Quen VBC 3-1
Merajut Dialog Lintas Iman di Bumi Congka Sae: Suara Damai dari Paroki Kumba untuk Indonesia yang Majemuk
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:12 WITA

Dinkes Temukan Kasus Baru di tahun 2026, 27 Warga Ende Positif HIV/AIDS

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:49 WITA

Membayar Pajak Versus Koruptor: Menjaga Napas dan Jiwa Peradaban

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:08 WITA

Sampah “Siluman” Ketar Ketirkan DLHP Manggarai Barat

Senin, 20 Juli 2026 - 20:37 WITA

Turnamen Voli Soekarno Cup 1, GP VBC Menang Telak Atas Putra Nangapanda

Senin, 20 Juli 2026 - 11:48 WITA

Spillover Effect Labuan Bajo dan Masa Depan Pantura Flores

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Sampah “Siluman” Ketar Ketirkan DLHP Manggarai Barat

Selasa, 21 Jul 2026 - 09:08 WITA

Opini

Spillover Effect Labuan Bajo dan Masa Depan Pantura Flores

Senin, 20 Jul 2026 - 11:48 WITA