Logistik Perintis Lumpuh, Program Strategis Nasional MBG dan KDMP Terancam Gagal - FloresPos Net - Page 3

Logistik Perintis Lumpuh, Program Strategis Nasional MBG dan KDMP Terancam Gagal

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hal ini menjadi pukulan telak bagi roda ekonomi masyarakat yang kehilangan pasar utamanya.

Masyarakat kini terjepit dalam situasi sulit, pendapatan mereka hilang, sementara biaya hidup melonjak akibat mahalnya pasokan logistik yang masuk.

Keempat, memicu kesenjangan sosial dan kemiskinan baru. Angkutan subsidi perintis adalah wujud nyata kehadiran negara dalam memeratakan pembangunan.

Penghentian layanan ini otomatis memperlebar jurang pemisah antara wilayah maju dan wilayah pinggiran.

Tanpa adanya intervensi mobilitas, masyarakat di daerah terdampak akan semakin terpinggirkan dan rentan terperosok ke dalam kemiskinan yang lebih dalam.

Baca Juga :  Fun Football Jong Kudi Waibalun Cup: “IKTL dan Waibalun”

Kelima, kerugian operasional operator dan kerusakan asset. Bagi operator (seperti PT ASDP Indonesia Ferry atau perusahaan pelayaran yang ditunjuk), penghentian mendadak ini mengacaukan perencanaan operasional dan arus kas.

Selain itu, kapal-kapal yang menganggur (laid-up) tetap membutuhkan biaya perawatan standar agar tidak rusak, yang justru menjadi beban finansial tambahan tanpa adanya pemasukan.

Keenam, menurunnya kepercayaan publik pada layanan dasar. Secara regulasi, penyediaan angkutan perintis adalah bagian dari Kewajiban Pelayanan Publik ( Public Service Obligation /PSO) atau keperintisan yang diamanatkan undang-undang.

Kegagalan operasional akibat masalah anggaran dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap komitmen pemerintah dalam pemenuhan hak dasar atas mobilitas dan pemerataan keadilan sosial.

Baca Juga :  Menenun Indonesia dari Kampung (Membidik Kampus Lokal sebagai Persemaian Intelektual)

Catatan penutup

Keberhasilan program besar seperti Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih sangat bergantung pada ketangguhan rantai pasok hingga ke pulau terluar. Oleh karena itu, membiarkan angkutan perintis berhenti beroperasi sama saja dengan melumpuhkan fondasi dari program strategis itu sendiri. Jika pemerintah ingin program prioritasnya berjalan lancar, memulihkan konektivitas dan mengamankan anggaran subsidi perintis harus menjadi langkah mendesak yang tidak bisa ditunda lagi.

Berita Terkait

Demokrasi Desa yang Bermartabat
Paradoks Jalan Swadaya dan Ancaman Sistem Transportasi Nasional
Turun dari Gunung Tabor, Menjaga Rumah Bersama
Tiba di Kelas dengan Senyuman: Mengapa Guru Butuh Transportasi Layak?
Reo dan Pilihan Masa Depan: Membangun dari Laut atau Menggali dari Perut Bumi?
Judi Online, Budaya Healing dan Krisis Prioritas Masyarakat: Membangun Kesadaran di Tengah Godaan Gaya Hidup Instan
Jeritan Tanah Jengkalang-Manggarai dalam Terang Laudato Si
Meneropong Makna Di Balik Buku: Mutiara Harapan, Kumpulan Puisi Karya Sr. Lucia, CIJ
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:53 WITA

Logistik Perintis Lumpuh, Program Strategis Nasional MBG dan KDMP Terancam Gagal

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:16 WITA

Demokrasi Desa yang Bermartabat

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:08 WITA

Paradoks Jalan Swadaya dan Ancaman Sistem Transportasi Nasional

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:30 WITA

Turun dari Gunung Tabor, Menjaga Rumah Bersama

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:40 WITA

Tiba di Kelas dengan Senyuman: Mengapa Guru Butuh Transportasi Layak?

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Harapan Eklesial di Tanah KAE

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:55 WITA

Nusa Bunga

Kuasa Hukum Pemilik Kos Tanggapi Pernyataan Satpol PP Ende

Jumat, 17 Jul 2026 - 20:12 WITA