BORONG, FLORESPOS.net-Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melakukan studi tiru terkait pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Rombongan diterima Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsisius Sjukur, didampingi Asisten Sekda Kabupaten Manggarai Timur, para Pimpinan Perangkat Daerah, di Ruang Rapat Komisi A DPRD Manggarai Timur, Selasa (19/5/2026).
Wabup Tarsi pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan semangat berbagi pengalaman antara Pemerintah Kabupaten TTU dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur.
Menurutnya, forum seperti ini memiliki peran penting dalam memperkuat sinergi, membuka ruang pertukaran gagasan, serta memperkaya perspektif dalam tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah.
Ia juga menegaskan bahwa komunikasi dan koordinasi antardaerah menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan pembangunan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih baik, transparan, dan akuntabel.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terjalin hubungan kerja sama yang semakin erat antar pemerintah daerah serta tercipta ruang pembelajaran bersama yang dapat memberikan manfaat positif bagi pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat di masing-masing daerah.
Ketua DPRD TTU Kristoforus Efi pada kesempatan menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur yang sudah menerima mereka.
Kehadiran mereka di Manggarai Timur adalah untuk diskusi bersama Pemda dan DPRD tentang bagaimana skema pinjaman daerah dan bisa dipercayai oleh bank sebagai pemberi pinjaman.
“Kabupaten TTU meski sebagai saudara tua, namun hingga saat ini pihaknya belum berani melakukan pinjaman daerah. Sementara itu, Kabupaten Manggarai Timur meski masih berusia 18 tahun atau usia remaja, namun sudah 2 kali melakukan pinjaman daerah ini luar biasa” katanya.
Kristoforus bilang, hasil dari studi tiru akan dibahas bersama untuk pembangunan di TTU. *
Penulis : Albert Harianto
Editor : Anton Harus










