SMAK Syuradikara Kembali Kirim Dua Siswa ke Universitas Nanzan-Jepang - FloresPos Net

SMAK Syuradikara Kembali Kirim Dua Siswa ke Universitas Nanzan-Jepang

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Lembaga pendidikan SMA Swasta Katolik Syuradikara Ende, Kabupaten Ende, kembali mengirimkan dua siswanya ke Universitas Nanzan di Jepang.

Dua siswa angkatan 70 itu mendapatkan beasiswa untuk belajar di Jepang. Kerja sama antara SMA Syuradikara dan Universitas Nanzan telah berlangsung sepuluh tahun.

Dua siswa yang dikirim oleh SMA Syuradikara ke Jepang tahun ini adalah Maria Yoana Wona Hipir dan Giorgio Peter Marthin Aditya Soan, keduanya berasal dari Timor.

Bruder Kristianus Riberu, SVD, Kepala SMAK Syuradikara kepada wartawan, Selasa (19/5/2026) mengatakan Maria Yoana Wona Hipir dan Giorgio Peter Marthin Aditya Soan adalah murid terbaik yang dipilih setelah melihat prestasi akademik maupun non akademik yang telah mereka peroleh selama tiga tahun bersekolah di SMA Swasta Katolik Syuradikara.

“Untuk mendapat kesempatan seperti ini sulit, jadi mereka mendapat berkat karena usaha dan perjuangan mereka,” jelas Bruder Kris.

Ia menjelaskan, keberangkatan Yoana Hipir dan Gio Soan merupakan sebuah misi perutusan timbal-balik. Jika dahulu Serikat Sabda Allah atau SVD mengutus misionarisnya datang ke Indonesia, maka sekarang ada arus balik.

Baca Juga :  KPU Ende Tugaskan 818 Pantarlih Lakukan Coklit Data Pemilih, DP4 207.758

“Perutusan itu terbalik sekarang, SVD dalam hal ini Syuradikara mengutus kedua murid ini sebagai misionaris awam untuk tujuan pendidikan,” ungkap dia.

Ia berharap supaya ketika sudah berada di Jepang, mereka memanfaatkan waktu kuliah untuk belajar dengan serius, disiplin, sambil mempelajari budaya, dan mendisiplinkan diri sendiri.

“Sekolah berbangga atas kesedian mereka untuk diutus. Jadi, terima kasih kepada bapak-ibu guru, pegawai, anak-anak, dan tentu juga atas dukungan orang tua, sehingga mereka menerima tanggung jawab ini,” katanya.

Marianus Nato, guru Bahasa Jepang yang mendampingi Yoana dan Gio mengatakan bahwa Bahasa Jepang cukup susah, sehingga orang yang belajar, mesti memulai dari dasar.

“Jadi, pendampingan selama empat bulan ini, hemat saya bisa membantu mereka mengenal tiga tulisan dasar dalam Bahasa Jepang, yakni Hiragana, Katagana, dan Kanji,” ungkap Marianus di sela-sela mendampingi Yoana dan Gio.

Marianus berharap keduanya bisa memperbanyak kosa-kata sehingga mampu memahami pola kalimat ketika berkomunikasi.

Baca Juga :  Johni Wou  Dopo : PUPR Ngada Fokus Bangun Infrastruktur Jalan Daerah Terisolir

“Tujuannya supaya jangan ada kesalahpahaman saat berbicara dan paling penting adalah mereka memahami budaya dengan baik dan benar,” katanya sembari mengharapkan keduanya sukses dalam belajar.

Sementara Yoana dan Gio saat ditemui mengatakan siap untuk berangkat ke Jepang dan akan bertanggung jawab dengan pilihan yang sedang mereka jalankan saat ini.

“Pertama, terima kasih kepada sekolah. Dengan beasiswa ini, saya bisa mewujudkan impian orang tua untuk bisa berkuliah di luar negeri,” jelas Gio.

“Pertama kali dengar, saya bersyukur dan berterima kasih, ini mimpi saya, tapi saya juga merasakan bahwa beban banyak orang ada di pundak saya,” tambah Yoana.

Ia menambahkan, bersama sahabat seangkatannya Gio, keduanya siap memikul tanggung jawab besar dari sekolah, orang tua, teman-teman, dan semua yang mendukung dengan cara masing-masing.

“Kami siap dan mohon doa serta dukungan dari semua untuk kami bisa melewati perjalanan setiap momen ketika sudah berada di Jepang,” pungkasnya.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

SMAK Negeri Malaruma Lape, Tonggak Baru Pendidikan Menengah di Nagekeo
Peringati HUT Perpustakaan dan Kearsipan, Wabup Sikka Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Literasi dan Tertib Arsip
Ketua IKAL Lemhannas NTT Pastor Rofinus Neto Wuli Dilantik Menjadi Pengurus Pusat Lemhannas RI
Persena Nagekeo Berlaga di Liga 4 Nasional Piala Presiden, AWK Bantu Rp 50 Juta
Kantor Kesbangpol Flores Timur Memprihatinkan, Seng Bocor dan Plafon Terlepas
Ini Kata Rektor Uniflor Saat Wisuda 203 Sarjana Baru
Wabup Nagekeo Lepas Tim Persena Laskar Sekatalo Bertolak ke Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026
Sebelum Sertijab Kasat Reskrim Polres Ngada, Iptu Ansel Leza Ungkap Kasus Psikotropika dan Obat Keras di Jakarta
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:51 WITA

SMAK Syuradikara Kembali Kirim Dua Siswa ke Universitas Nanzan-Jepang

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

SMAK Negeri Malaruma Lape, Tonggak Baru Pendidikan Menengah di Nagekeo

Senin, 18 Mei 2026 - 20:32 WITA

Peringati HUT Perpustakaan dan Kearsipan, Wabup Sikka Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Literasi dan Tertib Arsip

Senin, 18 Mei 2026 - 16:56 WITA

Persena Nagekeo Berlaga di Liga 4 Nasional Piala Presiden, AWK Bantu Rp 50 Juta

Senin, 18 Mei 2026 - 14:31 WITA

Kantor Kesbangpol Flores Timur Memprihatinkan, Seng Bocor dan Plafon Terlepas

Berita Terbaru

Opini

Senjata yang Pulang, Perdamaian yang Tumbuh

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:38 WITA