SMAK Negeri Malaruma Lape, Tonggak Baru Pendidikan Menengah di Nagekeo - FloresPos Net

SMAK Negeri Malaruma Lape, Tonggak Baru Pendidikan Menengah di Nagekeo

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Di Malaruma Kelurahan Lape, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT, sebuah lahan kosong kini menyimpan harapan besar bagi ribuan keluarga di Kecamatan Aesesa.

Di atas tanah itu, luas lahan 10 hektar, SMAK (Sekolah Menengah Atas Katolik) Negeri akan berdiri, menjadi simbol komitmen negara dan gereja dalam memperluas akses pendidikan menengah bermutu di Nagekeo.

Selasa (19/5/2025) siang, suasana berbeda terasa di lokasi tersebut. Rombongan pejabat tinggi Kementerian Agama RI dan Kanwil Kemenag NTT datang langsung untuk melihat kondisi lapangan.

Hadir Direktur Jenderal Bimas Katolik Drs. Suparman, Direktur Pendidikan Katolik Albertus Triyatmojo, dan Kakanwil Kemenag NTT Kariyanto. Mereka didampingi Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo Gratianus Muga Sada yang berjalan bersama meninjau batas lahan dan kontur tanah.

Kunjungan ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah langkah konkret memastikan bahwa pembangunan SMAK Negeri benar-benar dimulai dan menyasar kebutuhan riil masyarakat.

Selama ini, banyak siswa di Aesesa dan wilayah sekitarnya harus menempuh jarak jauh untuk mengakses SMA yang berkualitas. Kehadiran SMAK Negeri di Malaruma, Lape diharapkan memangkas jarak, biaya, sekaligus meningkatkan mutu pendidikan.

Baca Juga :  Kapal Mati Mesin dalam Pelayaran Menuju Oeasa-Kupang, 3 Nelayan Diselamatkan Tim Sar Gabungan

Konsep SMAK Negeri yang akan dibangun mengintegrasikan kurikulum nasional dengan pendidikan karakter dan pembinaan iman.

Tujuannya jelas mencetak lulusan yang tidak hanya lulus ujian, tetapi juga memiliki kepribadian, tanggung jawab sosial, dan semangat pelayanan. Bagi daerah dengan mayoritas penduduk Katolik seperti Nagekeo, pendekatan ini sangat relevan.

Dirjen Bimas Katolik Suparman mengatakan, kehadiran SMAK Negeri di Nagekeo diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan pendidikan menengah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga membentuk karakter dan iman peserta didik.

“Kami ingin memastikan lokasi ini layak dan strategis. SMAK Negeri harus hadir sebagai lembaga pendidikan yang melahirkan generasi muda cerdas, berintegritas, dan berakar pada nilai-nilai Katolik,” ujar Suparman di sela peninjauan.

Baca Juga :  Pemda Nagekeo Gelar Turnamen Sepak Bola Bupati CUP

Direktur Pendidikan Katolik, Albertus Triyatmojo, menambahkan bahwa SMAK Negeri akan menerapkan kurikulum nasional yang dipadukan dengan pendidikan iman dan karakter.

Menurutnya, model ini penting untuk menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan identitas keagamaan.

Kakanwil Kemenag NTT Kariyanto menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Nagekeo. Ia berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar dan menjadi contoh kolaborasi pusat-daerah dalam bidang pendidikan.

Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada menyambut baik rencana pembangunan tersebut.

Ia menegaskan Pemkab Nagekeo siap memfasilitasi kebutuhan di lapangan agar pembangunan SMAK Negeri segera terealisasi.

“Kehadiran SMAK Negeri di Malaruma Lape adalah kabar baik bagi dunia pendidikan Nagekeo. Kami berharap sekolah ini menjadi tempat lahirnya pemimpin masa depan yang beriman, berilmu, dan mencintai daerahnya,” kata Gonzalo.

Pembangunan SMAK Negeri di Malaruma Lape ditargetkan dimulai dalam waktu dekat, setelah seluruh tahapan administrasi dan teknis selesai. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores
Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil
BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Berita ini 445 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:43 WITA

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WITA

Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36 WITA

BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Sabtu, 5 September 2026 - 12:03 WITA

Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan

Berita Terbaru