48 Pemuda di Nagekeo Ikuti Pelatihan Tenaga Kerja Berbasis Kompetensi - FloresPos Net

48 Pemuda di Nagekeo Ikuti Pelatihan Tenaga Kerja Berbasis Kompetensi

- Jurnalis

Selasa, 6 Juni 2023 - 21:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Sebanyak 48 Pemuda di Kabupaten Nagekeo mengikuti pelatihan berbasis kompetensi di Aula Balai Benih, KM 1 Kiri, Kelurahan Mbay l, Kecamatan Aesesa, Selasa (6/6/2023).

Pelatihan yang diberikan berupa mekanik alat dan mesin pertanian (Alsintan), operator Alsintan dan mobile training unit (MTU) atau mekanik sepeda motor injeksi .

Kegiatan tersebut bertujuan memberi, memperoleh, meningkatkan, serta mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap, dan etos kerja pada tingkat keterampilan dan keahlian para peserta.

Acara pelatihan itu dibuka oleh Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do.

Sekretaris Dinas Transnaker Kabupaten Nagekeo, Mursidin Pua Geno dalam laporan menyebutkan, pelatihan dibagi dalam dua lokasi dengan durasi berbeda.

Operator Alsintan dilaksanakan selama 56 jam pelajaran bertempat di Balai Benih Induk (BBI) Mbay dan lahan sawah petani di Irigasi Mbay.

Pelatihan Mekanik Alsintan dilaksanakan selama 160 jam pelajaran bertempat di Penginapan Valensof dan Balai Benih Induk (BBI) Mbay. Dan Pelatihan Service Motor Injeksi dilaksanakan selama 160 jam pelajaran bertempat di Balai Benih Induk (BBI) Mbay.

Kepala Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja Provinsi NTT,  Silvia R. Paku Djawang mengapresiasi kolaborasi kerjasama antara Dinas Transnaker Nagekeo dan UPT Balai Latihan Kerja Provinsi NTT, sehingga pelaksanaan pelatihan tersebut bisa berjalan.

Menurut Silvia, kolaborasi dan kerjasama lintas sektor, Pemkab Nagekeo melalui Dinas Transnaker sudah pada tahap implementasi.

“Saya benar-benar memberi apresiasi bagi teman-teman semua. Senang sekali dengan segala fleksibilitas kami bisa ada di sini. Di urusan ketenagakerjaan hari ini Nagekeo memberi prioritas lalu digabungkan dengan provinsi dan memberi ruang bagi kami untuk mengisi prioritas ini. Bagi saya bagian dari kebersamaan dan sinergitas,” katanya.

Baca Juga :  Pencarian 4 Korban Banjir Bandang di Mauponggo Masih Berlanjut

Baginya, urusan peningkatan SDM tenaga kerja merupakan project prioritas yang harus dituntaskan.

Hal ini penting guna menyiapkan tenaga kerja terampil agar bisa bersaing di pasar kerja yang mana fleksibel mengikuti perkembangan teknologi yang semakin hari semakin modern.

“Urusan ketenagakerjaan ini urusan soal kemaslahatan hidup orang banyak, jadi saya sangat setuju dan saya pikir akan sangat baik. Dengan pelatihan ini kita bereskan beberapa soal sekaligus,” katanya.

Peningkatan kualitas SDM tenaga kerja khusus mekanisasi alat mesin pertanian, kata Silvia sangat relevan dengan kondisi Kabupaten Nagekeo yang memiliki lahan pertanian yang cukup luas.

Peningkatan soft skill dalam rangka meningkatkan etos kerja harus menjadi prioritas, sehingga pelatihan dilaksanakan memberi dampak positif bagi peserta.

“Untuk peserta, ini kesempatan yang paling strategis bagaimana kita membangun daerah, membangun negeri ini. Ikuti setiap tahapan pelatihan dengan serius. Untuk para tutor ini bagian dari pengabdian kita. Mari kita dengan tulus hati memberi untuk daerah ini,” pesan Silvia.

Sementara itu, Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do menyampaikan pelatihan itu merupakan peluang baru desentralisasi Pemkab Nagekeo melalui Dinas Transnaker.

Pemerintah Kabupaten Nagekeo akan sangat antusias menerima dan menindaklanjuti segala bentuk pelatihan guna meningkatkan skill tenaga kerja yang kompetitif.

“Kami di Nagekeo akan sangat antusias menerima itu, bentuk pelatihan apa saja kami terima, kami punya anak muda haus akan peningkatan kemampuan untuk bisa kompetitif dalam dunia kerja,” ungkap Bupati Don.

Bupati berharap, para peserta bisa mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan baik dan menyimak secara detail apa yang dipaparkan dan diajarkan oleh tutor.

Baca Juga :  Pelantikan DPC Partai NasDem se-Flores Timur, Edi Endi: Kibarkan Pataka dan Wujudkan Restorasi Indonesia

“Operator ini mesti punya pengetahuan tentang mekanik bagaimana mereka mendeteksi dini mesin, sehingga bisa tahu apa yang terjadi,” katanya.

Bupati mengaku, tantangan terbesar yang dihadapi Pemerintah dalam hal ini Dinas Pertanian adalah meningkatkan kualitas SDM mekanisasi Alsintan. Sebab Alsintan milik Pemerintah saat ini banyak rusak, tidak bisa diperbaiki.

“Mudah-mudahan ini jalan yang sudah kita dapat. Alsintan yang rusak itu kalau saya lihat bukan karena tahun ekonomisnya tapi kurang perawatan, SDM operator harus ditingkatkan,” ujar Don Bosco.

Lebih lanjut Bupati meminta para peserta apabila selesai mengikuti pelatihan siap bersaing di dunia kerja untuk membentuk kelompok yang kemudian dipersatukan melalui wadah Koperasi yang beranggotakan seluruh peserta.

Koperasi, kata Bupati Don Bosco memudahkan anggota untuk mengakses permodalan di lembaga keuangan serta mengakses jejaring jasa operator maupun mekanisasi alat.

“Kita gunakan ini untuk membuka pasar, sudah latih begini ya Pede saja, siapa butuh tinggal kontak saja, secara bersama-sama kalian bisa dipercaya termasuk akses modal,” katanya.

Hadir dalam kegiatan, Kepala Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja Provinsi NTT Silvia R. Paku Djawang, Kepala UPT Latihan Kerja Provinsi NTT Carles Foeh, Kepala Dinas Transgender Kabupaten Nagekeo, Aurelius Asan, Kepala Dinas Koperindag/UMKM Kabupaten Nagekeo, Maria Kristildis Simporosa Djawaria, Kepala Dinas Pangan Kabupaten Nagekeo, Yosefina Hutmin, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nagekeo, Olivia Mogi, Kepala Bagian Protkompim Setda Nagekeo, Hermelinda C.S. Rangga. *

Penulis: Arkadius Togo/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

SMAK Syuradikara Kembali Kirim Dua Siswa ke Universitas Nanzan-Jepang
SMAK Negeri Malaruma Lape, Tonggak Baru Pendidikan Menengah di Nagekeo
Peringati HUT Perpustakaan dan Kearsipan, Wabup Sikka Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Literasi dan Tertib Arsip
Ketua IKAL Lemhannas NTT Pastor Rofinus Neto Wuli Dilantik Menjadi Pengurus Pusat Lemhannas RI
Persena Nagekeo Berlaga di Liga 4 Nasional Piala Presiden, AWK Bantu Rp 50 Juta
Kantor Kesbangpol Flores Timur Memprihatinkan, Seng Bocor dan Plafon Terlepas
Ini Kata Rektor Uniflor Saat Wisuda 203 Sarjana Baru
Wabup Nagekeo Lepas Tim Persena Laskar Sekatalo Bertolak ke Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:51 WITA

SMAK Syuradikara Kembali Kirim Dua Siswa ke Universitas Nanzan-Jepang

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

SMAK Negeri Malaruma Lape, Tonggak Baru Pendidikan Menengah di Nagekeo

Senin, 18 Mei 2026 - 20:32 WITA

Peringati HUT Perpustakaan dan Kearsipan, Wabup Sikka Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Literasi dan Tertib Arsip

Senin, 18 Mei 2026 - 16:56 WITA

Persena Nagekeo Berlaga di Liga 4 Nasional Piala Presiden, AWK Bantu Rp 50 Juta

Senin, 18 Mei 2026 - 14:31 WITA

Kantor Kesbangpol Flores Timur Memprihatinkan, Seng Bocor dan Plafon Terlepas

Berita Terbaru

Opini

Senjata yang Pulang, Perdamaian yang Tumbuh

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:38 WITA