Kantor Kesbangpol Flores Timur Memprihatinkan, Seng Bocor dan Plafon Terlepas - FloresPos Net

Kantor Kesbangpol Flores Timur Memprihatinkan, Seng Bocor dan Plafon Terlepas

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 14:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Sungguh memprihatinkan kondisi bangunan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Atap seng bocor dan plafon pada bangunan kantor itu jebol, bergelantungan.

Disaksikan Florespos.net, Senin (18/5/2026) pagi bangunan Kantor Kesbangpol berdiri berdampingan dengan Kantor Badan Keuangan Daerah (BKD) dan berjarak 25 meter dari Kantor Bupati itu dalam kondisi rusak.

Atap seng bocor dan plafon pada tiga dari tujuh ruang jebol. Triplek dan kayu penyangga plafon tampak berwarna hitam sudah terlepas dan bergelantung.

Baca Juga :  Gunung Lewotobi Terus Meletus, ADPRD Flores Timur Yamin Lewar: Bisa Sebabkan Infeksi Saluran Pernapasan Kronis

Tiga ruangan yang rusak berat pada atap seng dan plafon di kantor itu, yakni Ruangan Bidang Iwasbang, Ruang Sekretariat, Ruang Bidang Ekososbud dan Wasnas. Termasuk juga pada plafon teras bagian depan kantor.

Sejumlah pegawai ditemui di ruang kerja masing-masing mengatakan, kondisi bangunan tersebut sudah lama rusak. Setiap hujan, air merembes masuk melalui seng bocor menembus plafon dan merembes dalam ruangan.

Sementara Kepala Kesbangpol Flores Timur Laurensius Yitno Wada dikonfirmasi terkait kondisi tersebut mengatakan bangunan kantor itu awalnya merupakan Gedung BP7 yang dibangun sekitar tahun 1980-an dan direnovasi terakhir tahun 2002.

Baca Juga :  Pantau Jalan Ndona-Sokoria, Gubernur NTT Katakan Cukup Baik dan Akan Lanjut Sampai Nggela

“Sampai sekarang belum renovasi lagi. Sekitar 20 tahun. Kondisinya seperti teman-teman lihat sendiri. Atap seng sudah bocor dan plafon rusak,” katanya, Senin (18/5/2026).

Yitno Wada mengaku sudah beberapa kali diusulkan agar bisa diperbaiki. Namun sampai saat ini belum realisasi. “Diusulkan berkali-kali tapi dicoret terus,” katanya singkat. *

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Stikes St.Elisabeth Keuskupan Maumere Masih Buka Pendaftaran
Stikes Santa Elisabet Keuskupan Maumere Laksanakan Dies Natalis Kedua, Momentum Merefleksi Perjalanan
Perarakan Patung Bunda Maria Asumpta Nusantara Awali Rangkaian Festival Golo Koe 2026
Deklarasi Pembentukan DANE, Djafar Tegaskan Tak Ada Urusan dengan Politik
Sentuhan Kasih Bhayangkari: Ny. Tantri Levi Gelar Rangkaian Aksi Sosial dan Edukasi Hukum di Manggarai
Tiga Kampung di Manggarai Barat Akhirnya Menikmati Air Bersih
Wabup Weng Optimis PAD Manggarai Barat Capai Target
Produktivitas Padi Musim Panen 2026 di Ende Menurun, Gadir Sebut Pemicunya
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:02 WITA

Stikes St.Elisabeth Keuskupan Maumere Masih Buka Pendaftaran

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:59 WITA

Stikes Santa Elisabet Keuskupan Maumere Laksanakan Dies Natalis Kedua, Momentum Merefleksi Perjalanan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:42 WITA

Perarakan Patung Bunda Maria Asumpta Nusantara Awali Rangkaian Festival Golo Koe 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:20 WITA

Deklarasi Pembentukan DANE, Djafar Tegaskan Tak Ada Urusan dengan Politik

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:41 WITA

Sentuhan Kasih Bhayangkari: Ny. Tantri Levi Gelar Rangkaian Aksi Sosial dan Edukasi Hukum di Manggarai

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Stikes St.Elisabeth Keuskupan Maumere Masih Buka Pendaftaran

Sabtu, 11 Jul 2026 - 19:02 WITA