Pemkab Sikka Raih Peringkat 3 Terbaik Regional Nusa Tenggara-Maluku, Dapat Insentif Fiskal Rp1 Miliar - FloresPos Net

Pemkab Sikka Raih Peringkat 3 Terbaik Regional Nusa Tenggara-Maluku, Dapat Insentif Fiskal Rp1 Miliar

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka berhasil meraih Peringkat Terbaik III dalam Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 regional Nusa Tenggara dan Maluku yang digelar Kementerian Dalam Negeri RI.

Pencapaian ini menjadikan Pemkab Sikka resmi mendapatkan insentif fiskal sebesar Rp1 miliar dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

Insentif tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan capaian pembangunan daerah yang dinilai berprestasi di tingkat regional.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menjelaskan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengadakan program Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi tahun 2026 untuk Regional Nusa Tenggara dan Maluku pada Selasa (19/5/2026) di Senggigi, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Tito mengatakan, daerah yang mendapatkan juara akan diberikan insentif fiskal sebesar Rp1 sampai 3 miliar.

Baca Juga :  APBD 2025 Babak-belur, Baru Empat Bulan Pemda Flotim Sudah Usul Mendahului Perubahan Rp 69 M Lebih

“Kami memberikan award kepala kepala daerah baik provinsi dan kabupaten. Bagi daerah yang juara akan diberikan insentif fiskal,” ungkap Tito, kata Tito saat kegiatan di Hotel Merumatta, Senggigi, Lombok Barat, Selasa (19/5/2026).

Tito sebutkan, award atau apresiasi pemerintah daerah berprestasi ini diikuti empat provinsi yakni NTB, NTT,Maluku dan Maluku Utara serta kabupaten atau kota di masing-masing provinsi.

Ia menyebutkan, daerah yang mendapatkan juara akan diberikan insentif fiskal berupa stimulus dana tambahan untuk pemerintah daerah berdasarkan peringkat. Untuk Juara 1 diberikan insentif fiskal Rp3 miliar, juara 2 Rp2 miliar dan juara 3 mendapat Rp1 miliar.

“Insentif fiskal ini tentunya membantu pemerintah daerah terlebih bagi daerah yang berhasil mempertahankan prestasinya,” ungkapnya.

Tito menjelaskan, dalam penilaian Kemendagri mengacu pada empat indikator utama dan penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan data yang terukur dari Badan Pusat Statistik (BPS), di antaranya penurunan stunting, pengendalian inflasi, penurunan tingkat kemiskinan dan upaya penghapusan pengangguran.

Baca Juga :  Masyarakat Ngada Dihimbau Ikuti Aturan Lalu Lintas

Mekanisme pelaksanan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi ini menggunakan sistem regional agar lebih adil dan setara.

Dijelaskan, pengukuran dan penilaian kinerja daerah dibagi berdasarkan wilayah regional seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Papua, Maluku dan Nusa Tenggara, serta Jawa dan Bali.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menstimulasi kepala daerah agar lebih kreatif dan optimal dalam bekerja, serta tidak hanya mengandalkan teguran atau sanksi atas kinerja yang buruk,” jelasnya.

Diketahui, pemerintah mengalokasikan total anggaran sekitar Rp1 triliun untuk insentif fiskal daerah pada 2026. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kepala BPKH NTT: TPA Warloka Berada Diluar CA Wae Wuul
Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa
Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke
Bulog Ende Targetkan Serap 64 Ton Beras Petani Lokal
Diduga, Kolong Rumah Penduduk Masuk Cagar Alam Wae Wuul, Minta Pemerintah Akui Hak Warga
Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas
Stikes St.Elisabeth Keuskupan Maumere Masih Buka Pendaftaran
Stikes Santa Elisabet Keuskupan Maumere Laksanakan Dies Natalis Kedua, Momentum Merefleksi Perjalanan
Berita ini 967 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:13 WITA

Kepala BPKH NTT: TPA Warloka Berada Diluar CA Wae Wuul

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:51 WITA

Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa

Senin, 13 Juli 2026 - 15:48 WITA

Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke

Senin, 13 Juli 2026 - 13:45 WITA

Diduga, Kolong Rumah Penduduk Masuk Cagar Alam Wae Wuul, Minta Pemerintah Akui Hak Warga

Senin, 13 Juli 2026 - 11:47 WITA

Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas

Berita Terbaru

Opini

Turun dari Gunung Tabor, Menjaga Rumah Bersama

Selasa, 14 Jul 2026 - 11:30 WITA

Nusa Bunga

Kepala BPKH NTT: TPA Warloka Berada Diluar CA Wae Wuul

Selasa, 14 Jul 2026 - 11:13 WITA