MBAY, FLORESPOS.net-Wakil Bupati (Wabup) Nagekeo Gonzalo Muga Sada, melakukan pertemuan penting dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur dan Ketua DPRD NTT di Kupang, Senin (13/7/2026).
Pertemuan ini membahas sejumlah agenda strategis yang menyangkut kepentingan masyarakat dan pembangunan Kabupaten Nagekeo.
Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dan konstruktif. Turut mendampingi Kepala Dinas Perumahan Kabupaten Nagekeo.
Dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa langkah konkret untuk menindaklanjuti persoalan yang sudah lama menjadi perhatian masyarakat Nagekeo, di antaranya Penyelesaian Permasalahan Tanah TNI di Tonggurambang.
Agenda utama yang dibahas adalah status dan permasalahan lahan TNI di wilayah Tonggurambang, Kabupaten Nagekeo.
Untuk mencari solusi terbaik, disepakati akan digelar audiensi lanjutan di Kupang dalam waktu dekat. Audiensi ini akan melibatkan seluruh stakeholder dari Kabupaten Nagekeo, yakni Pemerintah Daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan Forkopimda Nagekeo.
Dari sisi Pemerintah Provinsi NTT akan dihadiri Gubernur bersama OPD terkait seperti Bagian Aset dan Biro Tata Pemerintahan.
Langkah ini diharapkan dapat duduk bersama, membuka data, dan mencari jalan tengah yang adil bagi semua pihak Audiensi ke DPRD NTT dan RDP
Selain ke Pemprov, Wakil Bupati juga akan melakukan audiensi dengan DPRD NTT.
Audiensi ini akan melibatkan Pimpinan DPRD dan Komisi I DPRD NTT. Setelah audiensi Kata Gonzalo, DPRD NTT akan menindaklanjuti dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pemerintah Kabupaten Nagekeo dan OPD terkait. Forum ini menjadi ruang untuk menyampaikan aspirasi dan mencari dukungan kebijakan dari tingkat provinsi.
Dorong Penyelesaian ke Pemerintah Pusat. Apabila data dan informasi dari dua pertemuan di atas sudah lengkap dan autentik, maka Pemerintah Kabupaten Nagekeo bersama Pemerintah Provinsi NTT akan melanjutkan audiensi ke Pemerintah Pusat.
Sasaran audiensi adalah Kementerian Pertahanan RI, Komisi terkait di DPR RI, dan berupaya untuk secara bersama-sama bertemu dengan Presiden RI. Langkah ini diambil agar permasalahan tanah TNI di Tonggurambang mendapat perhatian dan solusi dari pusat.
Bahas KNMP Nangadhero, ASDP Marapokot-Sape, KONI dan Peningkatan PAD. Pertemuan juga menyinggung beberapa isu penting lainnya.
Di antaranya permasalahan KNMP Nangadhero, rencana pembukaan jalur penyeberangan ASDP Marapokot – Sape, pembinaan KONI Nagekeo, serta tindak lanjut kebijakan Gubernur NTT tentang upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Nagekeo.
Khusus PAD, Gubernur menekankan pentingnya inovasi dan efisiensi agar daerah tidak hanya bergantung pada dana transfer pusat.
Pembangunan Jembatan Pomakeke
Isu infrastruktur juga menjadi perhatian. Pembangunan Jembatan Pomakeke turut dibahas dalam pertemuan. Jembatan ini dinilai strategis untuk memperlancar konektivitas dan menggerakkan ekonomi masyarakat di wilayah tersebur.
Wakil Bupati Nagekeo menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Gubernur NTT dan Ketua DPRD NTT. Diharapkan tindak lanjut dari setiap poin pembahasan dapat segera diwujudkan demi kepentingan masyarakat Nagekeo.
Dengan adanya audiensi berjenjang mulai dari daerah, provinsi, hingga pusat, Pemkab Nagekeo optimis setiap persoalan dapat diselesaikan secara tuntas, berkeadilan, dan sesuai regulasi yang berlaku. *
Penulis : Arkadius Togo
Editor : Wentho Eliando










