Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke - FloresPos Net

Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 15:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Wakil Bupati (Wabup) Nagekeo Gonzalo Muga Sada, melakukan pertemuan penting dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur dan Ketua DPRD NTT di Kupang, Senin (13/7/2026).

Pertemuan ini membahas sejumlah agenda strategis yang menyangkut kepentingan masyarakat dan pembangunan Kabupaten Nagekeo.

Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dan konstruktif. Turut mendampingi Kepala Dinas Perumahan Kabupaten Nagekeo.

Dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa langkah konkret untuk menindaklanjuti persoalan yang sudah lama menjadi perhatian masyarakat Nagekeo, di antaranya Penyelesaian Permasalahan Tanah TNI di Tonggurambang.

Agenda utama yang dibahas adalah status dan permasalahan lahan TNI di wilayah Tonggurambang, Kabupaten Nagekeo.

Untuk mencari solusi terbaik, disepakati akan digelar audiensi lanjutan di Kupang dalam waktu dekat. Audiensi ini akan melibatkan seluruh stakeholder dari Kabupaten Nagekeo, yakni Pemerintah Daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan Forkopimda Nagekeo.

Dari sisi Pemerintah Provinsi NTT akan dihadiri Gubernur bersama OPD terkait seperti Bagian Aset dan Biro Tata Pemerintahan.

Langkah ini diharapkan dapat duduk bersama, membuka data, dan mencari jalan tengah yang adil bagi semua pihak Audiensi ke DPRD NTT dan RDP
Selain ke Pemprov, Wakil Bupati juga akan melakukan audiensi dengan DPRD NTT.

Baca Juga :  Pemerintah Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana Gempa Flores, DPRD Ende Minta Evaluasi Tahap Pertama

Audiensi ini akan melibatkan Pimpinan DPRD dan Komisi I DPRD NTT. Setelah audiensi Kata Gonzalo, DPRD NTT akan menindaklanjuti dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pemerintah Kabupaten Nagekeo dan OPD terkait. Forum ini menjadi ruang untuk menyampaikan aspirasi dan mencari dukungan kebijakan dari tingkat provinsi.

Dorong Penyelesaian ke Pemerintah Pusat. Apabila data dan informasi dari dua pertemuan di atas sudah lengkap dan autentik, maka Pemerintah Kabupaten Nagekeo bersama Pemerintah Provinsi NTT akan melanjutkan audiensi ke Pemerintah Pusat.

Sasaran audiensi adalah Kementerian Pertahanan RI, Komisi terkait di DPR RI, dan berupaya untuk secara bersama-sama bertemu dengan Presiden RI. Langkah ini diambil agar permasalahan tanah TNI di Tonggurambang mendapat perhatian dan solusi dari pusat.

Bahas KNMP Nangadhero, ASDP Marapokot-Sape, KONI dan Peningkatan PAD. Pertemuan juga menyinggung beberapa isu penting lainnya.

Baca Juga :  Sebelum KKN, Uniflor Teken MoU dengan Pemkab Ngada dan Nagekeo

Di antaranya permasalahan KNMP Nangadhero, rencana pembukaan jalur penyeberangan ASDP Marapokot – Sape, pembinaan KONI Nagekeo, serta tindak lanjut kebijakan Gubernur NTT tentang upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Nagekeo.

Khusus PAD, Gubernur menekankan pentingnya inovasi dan efisiensi agar daerah tidak hanya bergantung pada dana transfer pusat.

Pembangunan Jembatan Pomakeke

Isu infrastruktur juga menjadi perhatian. Pembangunan Jembatan Pomakeke turut dibahas dalam pertemuan. Jembatan ini dinilai strategis untuk memperlancar konektivitas dan menggerakkan ekonomi masyarakat di wilayah tersebur.

Wakil Bupati Nagekeo menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Gubernur NTT dan Ketua DPRD NTT. Diharapkan tindak lanjut dari setiap poin pembahasan dapat segera diwujudkan demi kepentingan masyarakat Nagekeo.

Dengan adanya audiensi berjenjang mulai dari daerah, provinsi, hingga pusat, Pemkab Nagekeo optimis setiap persoalan dapat diselesaikan secara tuntas, berkeadilan, dan sesuai regulasi yang berlaku. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kolaborasi Unipa dan Politeknik PNK Dorong Hilirisasi Hortikultura dan Nira Lontar di Desa Wairbleler
Tim DLH Turun ke Lokasi Pabrik Tahu Tempe Lokoboko, Pemilik Sebut Ada Gangguan IPAL dan Human Eror
Pesan untuk 94 Sarjana Stipas St. Sirilus Ruteng–‘Jadilah Guru Pendidikan Agama Katolik dan Penyuluh Pastoral yang Beriman, Adaptif dan Transformatif’
Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur
Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah
PSSI Ende Tunjuk Cicih Badeoda Jadi Manajer Perse di ETMC Flores Timur
Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon
Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende
Berita ini 126 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:02 WITA

Kolaborasi Unipa dan Politeknik PNK Dorong Hilirisasi Hortikultura dan Nira Lontar di Desa Wairbleler

Minggu, 1 November 2026 - 19:18 WITA

Tim DLH Turun ke Lokasi Pabrik Tahu Tempe Lokoboko, Pemilik Sebut Ada Gangguan IPAL dan Human Eror

Minggu, 1 November 2026 - 13:53 WITA

Pesan untuk 94 Sarjana Stipas St. Sirilus Ruteng–‘Jadilah Guru Pendidikan Agama Katolik dan Penyuluh Pastoral yang Beriman, Adaptif dan Transformatif’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:02 WITA

Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:22 WITA

Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah

Berita Terbaru