BORONG, FLORESPOS.net-Bupati Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Agas Andreas meresmikan gedung SDI Wae Buka.
Kegiatan peresmian ini bersamaan dengan HUT SDI tersebut ke-40 tahun, Senin (18/12/2023).
Hadir pada kesempatan itu, Ketua PKK Kabupaten Manggarai Timur, Ny.Thesesia Wisang, anggota DPRD Provinsi NTT Siena Timur Katarina, Camat Lamba Leda Selatan Marsel Manggas, tokoh masyarakat, tokoh Agama, para pendidik, orang tua murid, para alumni dan undangan lainnya.
Kegiatan peresmian gedung SDI Wae Buka diawali upacara adat dilanjut dengan perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh RD. Hedwig Sunardi Nambung Pr.
Bupati Agas Andreas dalam sambutan mengatakan inti pembangunan di negara ini adalah pada pembangunan manusia. Maka proses pembangunan pendidikan akan berjalan terus sesuai dengan kebutuhan manusia.
“Selama ini masyarakat sering mengeluhkan belum dibangun gedung dan tahun ini baru dibangun hingga hari ini diresmikan,” katanya.
Setiap tahun, kata Bupati Agas Andreas, pemerintah daerah membangun gedung sekolah sesuai dengan tersedia anggaran.
“Hari ini kita bersyukur SDI Wae Buka boleh merayakan pancawindu 40 tahun berdirinya sekolah ini. Keberadaan sekolah ini berkat dukungan seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Bupati Agas Andreas berharap, lembaga pendidikan tersebut terus menerus bekerja maksimal mewujudkan peserta didik yang beriman, berprestasi, berkarakter dan berbudaya.
Kepsek SDI Wae Buka Dominikus Rinus, mengatakan SDI Wae Buka didirikan pada tahun 1983 dan tepatnya dalam SK Pendirian tanggal 31 Oktober.
Sejak dia berada di SDI Wae Buka tahun 2008, kondisi sekolah masih sama dari tahun 1983. Perjalanan sekolah terus mengalami perubahan dari waktu ke waktu dan Pemda memberikan perhatian yang lebih sehingga bisa dibangun gedung ini.
Dominikus menyebut, fasilitas SDI Wae Buka yang ada sudah memenuhi 90 persen dan hanya 10 persen saja yang tersisa, salah satunya lapangan apel.
Dia menyampaikan terimakasih kepada Pemda, Dinas PPO, masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, para orang tua murid, para guru dan alumni yang telah bekerja demi lembaga pendidikan dan pancawindu tersebut. *
Penulis: Albert Harianto I Editor: Wentho Eliando










