Hari Kartini di Kaki Gunung Lewotobi–‘Kebangkitan Perempuan Hebat Ile Bura’ - FloresPos Net - Page 2

Hari Kartini di Kaki Gunung Lewotobi–‘Kebangkitan Perempuan Hebat Ile Bura’

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 14:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hari Kartini di Kaki Gunung Lewotobi--'Kebangkitan Perempuan Hebat Ile Bura'

Hari Kartini di Kaki Gunung Lewotobi--'Kebangkitan Perempuan Hebat Ile Bura'

Tapi lebih dari itu, acara ini menjadi momentum dan pintu masuk kebangkitan masyarakat terutama perempuan lokal Ile Bura. Serentak menjadi momen penting refleksi tentang peran perempuan masa kini.

Perempuan Penjaga Budaya sekaligus Pelaku Ekonomi Kreatif

Anastasia bilang, jika Kartini dulu berjuang melalui tulisan dan gagasan, perempuan Ile Bura kini berjuang menjaga budaya lokal.

Para ibu PKK, penenun, dan pelaku UMKM adalah Kartini masa kini yang menghidupkan semangat emansipasi melalui karya-karya nyata.

Hari Kartini di Kaki Gunung Lewotobi–‘Kebangkitan Perempuan Hebat Ile Bura’

Kata Anastasia, dengan semangat Kartini, masyarakat Ile Bura berdiri tegak sebagai penjaga budaya sekaligus pelaku ekonomi kreatif. Makanan lokal dan tenunan lokal bukan hanya simbol, tetapi juga menjadi jalan menuju kemandirian dan kebanggaan daerah.

Baca Juga :  Suasana Ramadan di Waiwerang Kota: Harga Takjil Naik, Penjual dan Pembeli Tetap Antusias

“Perempuan memiliki peran penting dalam membentuk pola konsumsi keluarga. Memilih makanan lokal dan tenunan lokal, perempuan sesungguhnya sedang mendidik generasi muda untuk mencintai budaya sendiri,” katanya.

Anastasia mengatakan, peringatan dan perayaan Hari Kartini di Ile Bura tahun ini memberi pesan jelas, yakni mencintai produk lokal adalah bentuk nyata perjuangan Kartini di era modern di tengah gempuran barang COD.

Baca Juga :  Distribusi dan Penjualan Rokok Ilegal di Flores Timur Disinyalir Menggunakan Mobil Tertutup dan Motor Tas Samping

Masyarakat senantiasa diajak untuk kembali menoleh pada makanan dan tenunan lokal yang menjadi identitas sekaligus kekuatan ekonomi.

Anastasia tegaskan, bahwa semangat Kartini bukan hanya tentang emansipasi perempuan, tetapi juga tentang keberanian menjaga jati diri bangsa.

“Perempuan adalah benteng pertama dalam menjaga identitas budaya. Kita mulai dari rumah, dari pilihan makanan dan pakaian yang kita gunakan. Hari ini perempuan-perempuan hebat Ile Bura membuktikan itu,” katanya.

Camat Yohanes Kowa Kleden bersama masyarakat terlihat begitu bergembira merayakan Hari Kartini tahun ini meski masih berada di tengah bencana erupsi Gunung Lewotobi yang terus menerus mengancam.

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Bingkisan Kasih Julie Laiskodat, 1 Ton Beras untuk Penyintas Lewotobi Laki-laki Seminari San Dominggo
Bupati Sikka Sebutkan Pemda Sikka Koordinasi Pesawat Angkut Jenasah Korban Penembakan KKB di Papua ke Maumere
Bupati Sikka Minta Presiden Bertindak, Negara Tidak Boleh Kalah Melawan Separatis
Kadis Kesehatan Mediasi Keributan Nakes dan Perawat di RS TC Hillers Maumere, Kedua Pihak Saling Memaafkan
TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai
Dua Hari Lagi Tanggap Darurat Fase Kedua Berakhir, Ratusan Warga Nioniba Masih Bertahan di Posko Pengungsi
Kuasa Hukum Mayella da Cunha Minta Pengaduan Kliennya Bisa Segera Diproses Polres Sikka
Putri Pariwisata Indonesia Bawa Paket Sembako dari Butik Levico untuk Mama-Mama di Ende
Berita ini 162 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 22:28 WITA

Bingkisan Kasih Julie Laiskodat, 1 Ton Beras untuk Penyintas Lewotobi Laki-laki Seminari San Dominggo

Jumat, 11 September 2026 - 21:30 WITA

Bupati Sikka Sebutkan Pemda Sikka Koordinasi Pesawat Angkut Jenasah Korban Penembakan KKB di Papua ke Maumere

Jumat, 11 September 2026 - 20:35 WITA

Bupati Sikka Minta Presiden Bertindak, Negara Tidak Boleh Kalah Melawan Separatis

Jumat, 11 September 2026 - 20:20 WITA

Kadis Kesehatan Mediasi Keributan Nakes dan Perawat di RS TC Hillers Maumere, Kedua Pihak Saling Memaafkan

Kamis, 10 September 2026 - 20:16 WITA

Dua Hari Lagi Tanggap Darurat Fase Kedua Berakhir, Ratusan Warga Nioniba Masih Bertahan di Posko Pengungsi

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Di Balik Status yang Berakhir

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:57 WITA