MAUMERE, FLORESPOS.net-Dampak efisiensi anggaran dari pemerintah pusat mengakibatkan Pemerintah Kabupaten Sikka mengambil kebijakan untuk melakukan penghematan anggaran agar bisa membayar gaji pegawai dan pembangunan.
Langkah ini diambil sebab dampak kebijakan efisiensi anggaran membuat berbagai daerah yang memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbatas sangat kesulitan melakukan pembangunan infrastruktur.
“Mulai besok, seluruh mobil dinas diparkir di kantor.Mobil-mobil dinas ini tidak dibawa pulang ke rumah,” sebut Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, Senin (7/4/2026).
Juventus mengatakan, kebijakan ini diambil sebagai bagian dari proses penertiban dalam pemanfaatan kendaraan dinas yang harusnya memang sesuai dengan pekerjaan-pekerjaan dinas.
Lanjutnya, ini juga bagian atau upaya efisiensi agar biaya-biaya yang harus dikeluarkan untuk penggunaan mobil dinas bisa ditekan agar ada penghematan anggaran.
“Ditengah kondisi fiskal daerah yang kritis seperti ini, segala cara dan upaya kita akan lakukan penghematan. Mulai besok ini kita mulai dengan kendaraan dinas, semua akan kita tertibkan,” ungkapnya.
Selain itu kata Juventus, biaya makan dan minum di dinas dan badan sudah tidak tersedia lagi sehingga anggaran untuk itu pun bisa dipergunakan untuk pos anggaran prioritas lainnya.
Dirinya menegaskan, pemerintah pusat juga memperbolehkan pekerjaan bisa dilakukan dari rumah atau Work From Home sama seperti saat pandemi Covid-19 saat itu.
“Kerja dari rumah dilakukan saat hari Jumat. Jadi setelah kerja bakti, para pegawai tidak masuk kantor namun segala urusan pekerjaan bisa dilakukan dari rumah seperti pandemi Covid-19 saat itu,” ujarnya.
Juventus mengharapkan dengan diambilnya kebijakan-kebijakan akan dihitung setelah beberapa bulan berjalan berapa anggaran yang bisa dihemat dengan adanya kebijakan ini.
Dirinya meyakini kebijakan ini bisa menghemat banyak anggaran terutama biaya listrik bila selama satu hari semua dinas dan badan tidak melakukan aktifitas pekerjaan di kantor.
“Bupati dan Wakil Bupati juga tidak menggunakan mobil dinas untuk keperluan pribadi. Kita gunakan kendaraan pribadi bila tidak ada urusan berkaitan dengan pekerjaan dinas pemerintah,” pungkasnya. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










