Longsor di Ruas Jalan Ende-Maukaro, Djolan Rinda Desak Pemkab Segera Atasi - FloresPos Net

Longsor di Ruas Jalan Ende-Maukaro, Djolan Rinda Desak Pemkab Segera Atasi

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2026 - 17:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Ende beberapa hari terakhir mengakibatkan longsoran yang terjadi di sejumlah titik jalan.

Kondisi tersebut terjadi di ruas jalan yang menghubungkan dua kecamatan yaitu Kecamatan Ende dan Kecamatan Maukaro tepatnya di Desa Riaraja.

Longsoran material akibat hujan di jalur jalan Desa Riaraja Kecamatan Ende mengakibatkan beberapa desa di dua kecamatan itu terisolir sementara.

Desa-desa tersebut antara Desa Wolokaro, Desa Jejaraja, Wawonato, Woroapa, Mbotutenda, Uaja, Amokeasa, Wologai, Wologai Dua di Kecamatan Ende dan Desa Boafeo, Kembirangga Selatan Kecamatan Maukaro.

Baca Juga :  Meski Tiket 16 Besar Sudah di Tangan PSN Tetap Bermain Fight di Laga Terakhir

Menyikapi kondisi ini toko muda Ende, Djolan Rinda mendesak Pemerintah kabupaten Ende untuk segera mengatasi dan membersihkan seluruh material longsor.

Kata Djolan, kondisi saat ini jalur tersebut tidak dapat dilalui oleh dengan baik atau secara normal oleh masyarakat.

“Kita lewat saja harus gotong motor. Kita harap pemerintah segera terjunkan alat berat untuk bersihkan material longsoran”.

Djolan juga mengatakan mestinya pemerintah sudah mengatisipasi sejak dini pada ruas- ruas jalan tertentu yang dianggap rawan longsor saat hujan sehingga terjadi seperti ini.

Baca Juga :  BRI Berikan Pemeriksaan Kesehatan Gratis kepada Pensiunan di Ende

“Antisipasi sejak awal saat musim hujan seperti ini dengan menempatkan alat berat. Saat longsor seperti ini langsung ditangani dan tidak berdampak pada lumpuhnya akses lalu lintas”.

Jika penanganan terlambat, Kata Rinda maka bisa berdampak atau menghambat perputaran ekonomi masyarakat setempat.

Sejauh ini pantauan di lokasi belum ada tindakan apa pun dari pemerintah dan jalur tersebut masih tertutup material longsor.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara
Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur
Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro Jadi Perjumpaan Lintas Agama Diaspora Flores Timur Lembata
Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan
In Flores, BBKSDA NTT dan LNBM Perkuat Bisnis dan Jasa Wisata di Kawasan Konservasi Komodo
Tanggapi Keluhan Warga, Pemerintah Segera Revitalisasi RSUD dan Reformasi Manajemen
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:38 WITA

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:17 WITA

Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:17 WITA

Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:57 WITA

Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:16 WITA

Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara

Sabtu, 25 Jul 2026 - 19:38 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Mewaspadai Jalan yang Berujung Air Mata

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:46 WITA