ENDE, FLORESPOS.net-PSN Ngada sudah memastikan satu tiket dari grup B ke babak 16 besar Piala Gubernur Liga IV ETMC XXXIV 2025.
Tiket tersebut didapatkan setelah mengalahkan Perseftim Flores Timur di partai kedua penyisihan grup yang dihelat di Stadion Marilonga, Jumat (14/11/2025) sore.
PSN menang dengan skor tipis 2- 1 meski bermain dengan sepuluh orang pemain setelah satu pemainnya mendapatkan kartu merah di babak kedua.
Dengan kemenangan tersebut PSN Ngada telah memperoleh enam poin. Dengan perolehan poin tersebut maka PSN sudah memastikan langkah atau satu tiket ke babak 16 besar turnamen ini.
Head Coach PSN, Kletus Gabhe saat ditanya apakah timnya tetap bermain fight atau bermain save di laga terakhir melawan Persim mengatakan PSN tidak melepaskan pertandingan itu. PSN tetap bermain fight seperti dua laga sebelumnya namun akan melakukan rotasi pemain.
“Kami tidak melepaskan pertandingan itu. Mungkin saya berpikir untuk melakukan rotasi dan cara pandang kami terhadap pertandingan ketiga tetap sama,”katanya.
Kletus juga menepis bahwa PSN tidak pernah menang dengan Persim Manggarai. Ia mengatakan PSN sering mengalahkan Persim pada laga penyisihan grup dan pernah kalah dengan Persim di babak 16 besar.
“Ada yang katakan mitos PSN tidak pernah menang dengan Persim, saya pikir itu statistik yang keliru. Kami sering mengalahkan Persim”.
Pada laga terakhir penyisihan grup PSN akan bermain seperti dua laga sebelumnya untuk menjaga momentum meskipun sudah lolos. PSN tetap menjaga ritme permainan agar tidak kecolongan.
Tanggapan Asisten Pelatih Perseftim
Asisten pelatih Perseftim, Kholid Mawardi mengatakan PSN Ngada menampilkan permainan sangat bagus di laga ini.
Pertemuan antara keduanya adalah daya tarik tersendiri di setiap turnamen yang diikuti. Rivalitas kedua tim ini sudah terjadi sejak dulu.
“Rivalitas antara kedua tim ini tensinya sangat tinggi. Hari ini dua tim sudah tunjukkan yang terbaik”.
Kekalahan di laga ini menjadi bahan evaluasi agar di partai ketiga bisa memenangkan pertandingan untuk lolos dari fase grup.
Soal kalah dengan sepuluh pemain PSN, Coach Kholid mengatakan pemain Perseftim tidak berada pada posisi sebenarnya di dua puluh menit terakhir.
Hal itu memberikan PSN melakukan umpan jauh ke area pertahanan Perseftim dan kerap terjadi pelanggaran. Ruang ini dimanfaatkan PSN untuk mencetak gol pertama.
“Kita tahu Heron Ago memiliki kemampuan eksekusi bola mati. Kami kecolongan di dua puluh menit terakhir dan dimanfaatkan oleh PSN”.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando













