RUTENG, FLORESPOS.net-Selama Tahun Buku 2025, KSP Kopdit Kopkardios Keuskupan Ruteng telah mengucurkan dana sebesar Rp 37.462.000.000 untuk mendukung pengembangan usaha 2.828 anggota dampingan Kopdit ini.
Ada pun rinciannya dan jumlah anggota yang menerima kucuran pinjaman itu: Pertama, kategori pinjaman produktif untuk 1.131 anggota dengan total dana Rp 18.566.400.000.
Kedua, untuk kategori pinjaman pendidikan bagi 503 peminjam dengan total dana Rp 4.505.350.000. Ketiga, kategori pinjaman untuk kesejahteraan keluarga dengan jumlah peminjam 1.064 orang dan total dana yang dialokasikan Rp 10.827.050.000.
Keempat, untuk kategori pinjaman kesehatan dengan jumlah peminjam 26 orang dan total dana yang dialokasikan 238.500.000. Kelima, untuk kategori pinjaman investasi dengan jumlah peminjam sebanyak 104 orang dan nilai dana yang dialokasikan sebesar Rp 3.324.700.000.
Ketua KSP Kopkardios Reveredus Dominus (RD) Leonardus Eventius Noveri atau Romo Ardus menjelaskan anggota yang mengembangkan usaha tersebut tersebar pada tiga Kabupaten di Manggarai Raya yakni Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur.
“Selama Tahun Buku 2025, KSP Kopdit Kopkardios Keuskupan Ruteng telah mengucurkan dana sebesar Rp 37.462.000.000 untuk mendukung pengembangan usaha 2.828 anggota dampingan Kopdit ini,” jelasnya di sela-sela persiapan pelaksanaan RAT XXVI Tahun Buku 2025 di Kantor Pusat KSP Kopkardios, di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Sabtu (14/3/2026).
“Anggota yang mengembangkan usaha ini tersebar pada tiga Kabupaten di Manggarai Raya, kata Romo Ardus.
Total Aset Rp 115 Miliar Lebih
Romo Ardus menjelaskan profil singkat KSP Kopkardios hingga posisi 31 Desember 2025 lalu.
Kata Romo Ardus, jumlah anggota mencapai 19.113 orang dengan total aset mencapai Rp 115.813.455.741.
Anggota ini, urai Romo Ardus, tersebar di Manggarai Raya atau dua Keuskupan yakni Keuskupan Ruteng yang meliputi Manggarai dan Manggarai Timur; dan Keuskupan Labuan Bajo yang meliputi Manggarai Barat.
Rinciannya, Kabupaten Manggarai dan luar Manggarai yang dilayani Kantor Pusat sebanyak 4.177 anggota, dan Kantor Cabang Ruteng 1.494 anggota. Unit Jembatan Kasih Reo 776 anggota, Unit Cancar Rp 1.788 orang. Total di Kabupaten Manggarai 8.235 orang.
Untuk Kabupaten Manggarai Timur, lanjutnya, yang dilayani Cabang Borong sebanyak 2.420 orang, Unit Elar 1.788 orang; dan Unit Mano 2.374 orang.
Sementara untuk Keuskupan Labuan Bajo yang terdiri dari Kabupaten Manggarai Barat, lanjut Romo Ardus, total anggotanya 4.296 orang dengan rincian yang dilayani Cabang Labuan Bajo 1.534 orang, Unit Pacar 1.420 orang, dan Unit Wajur 1.342 orang.
Romo Ardus menggarisbawahi jumlah aset hingga posisi 31 Desember 2025 sebesar Rp 115.813.455.741 mengalami kenaikan sebesar Rp 11,44% dibanding tahun buku 2024 atau sama dengan Rp 11.897.631.032.
“Dari jumlah tersebut sebesar 77,85% atau setara dengan Rp 90.159.999.259 sedang beredar di antara anggota dipinjam untuk berbagi usaha. Jumlah pinjaman yang disalurkan selama tahun buku 2025 sebesar Rp 37.462.000.000,” katanya.
Target Tahun Buku 2026
Romo Ardus menambahkan target yang hendak dicapai pada tahun 2026 ini di mana untuk anggota diupayakan sebanyak 1.343 orang, target penambahan aset Rp 12 M dengan taksasi sumber dana simpanan anggota, dan diharapkan semakin banyak anggota yang menabung di Sibuhar, Tapendik, dan Tamapan.
“Semoga target ini bisa terealisasi berkat dukungan semua pihak,” kata Romo Ardus.
Luncurkan Program Wirausaha Muda Kopkardios
Romo Ardus juga menjelaskan pelaksanaan RAT XXVI Tahun Buku 2025 yang berlangsung di Aula Paroki Kumba, Sabtu (14/3/2026).
Romo Ardus menjelaskan Sidang RAT tahun ini mengusung tema Orang Muda Berkoperasi, Wirausaha Berkembang. Tema ini, urainya, dipilih secara nasional (Inkopdit) dan Regional (NTT), dan Manggarai Raya.
Menurutnya, wacana tentang keterlibatan orang muda dalam Kopdit dan tentang Kopdit yang berdampak selau digaungkan.
“Karena itulah Kopkardios ingin mendorong orang-orang muda bergabung menjadi anggota Kopdit dan mereka diharapkan mempunyai jiwa berwira usaha sehingga bisa memajukan wirausaha,” katanya.
Di tengah situasi perekonomian yang tidak baik-baik saja, lanjutnya, para wirausahawan muda diharapkan bisa menggerakkan roda perekonomian kita.
“Dan pada RAT Kantor Pusat Kopkardios pada Sabtu 14 Maret 2026 ini diluncurkan program wirausaha Muda Kopkardios,” kata Romo Ardus.
Agenda RAT XXVI
Sementara Ketua Panitia RAT XXVI, Kanisius Teobaldus Deki, S.Fil, M.Th menjelaskan agenda RAT RAT diawali laporan panitia RAT XXVI, lalu sambutan Ketua Pengurus Kopdit Kopkardios Keuskupan Ruteng; Sambutan Puskopdit Manggarai Raya.
Lalu, sambutan Kepala Dinas Koperasi & UKM Provinsi NTT; Sambutan Uskup Ruteng; Sambutan Bupati Manggarai sekaligus membuka RAT, penyerahan santunan duka bagi anggota kepada ahli waris.
Sementara acara intinya, lanjut Teobaldus Deki, pemilihan pimpinan rapat: Ketua dan Sekretaris; pembahasan dan pengesahan quorum dan Tatib RAT Tahun Buku 2025.
Lalu, pembacaan petikan berita acara keputusan RAT Tahun Buku 2024; pembacaan Rencana Kerja dan RAPB tahun Buku 2026; Undian tahap 1; pembahasan laporan Badan Pengurus dan Badan Pengawas Tahun Buku 2025; pengesahan Laporan Badan Pengurus dan Badan Pengawas Tahun Buku 2025 dan RAPB Tahun Buku 2026.
Pembacaan dan penandatanganan berita acara keputusan RAT Tahun Buku 2025; undian Tahap 2; sambutan penutup oleh Ketua KSP Kopdit Kopkardios sekaligus penutupan acara RAT, dan undian Utama.*
Penulis : Wall Abulat
Editor : Wentho Eliando










