Pengamat Hankam Valens Daki-Soo–‘Penguatan Militer Harus Dibarengi Peningkatan Ekonomi dan Diplomasi’ - FloresPos Net

Pengamat Hankam Valens Daki-Soo–‘Penguatan Militer Harus Dibarengi Peningkatan Ekonomi dan Diplomasi’

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 16:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FLORESPOS.net-Pengamat pertahanan dan keamanan (Hankam) Valens Daki-Soo menegaskan kekuatan militer Indonesia memang niscaya perlu dan harus ditingkatkan sebagai respons terhadap dinamika regional maupun global.

Namun, kata Valens Daki-Soo yang akrab disapa VDS, kekuatan Hankam saja tidak cukup, karena harus dibarengi dengan penguatan ekonomi dan diplomasi.

“Mengapa kekuatan ekonomi nasional sangat penting? Karena kekuatan ekonomi dapat mendukung penguatan militer dengan menyediakan sumber daya yang dibutuhkan. Selain itu, kekuatan ekonomi dapat meningkatkan daya saing Indonesia di kanca internasional,” kata VDS kepada media, Sabtu (17/1/2026).

VDS lama berkarya di lingkungan pertahanan dan keamanan nasional. Dia pernah menjadi staf khusus (non organik) di Badan Intelijen Strategis TNI (Bais TNI) membantu Mayjen TNI (Marinir) Rusdi saat menjabat Wakil Kepala Bais.

VDS juga berturut-turut menjadi staf khusus Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) era Letjen TNI Arie J Kumaat dan staf khusus Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Kiki Syahnakri.

Baca Juga :  Terima DPP Patria PMKRI, Kementan Harapkan Komunitas Peternak Babi Berkontribusi Atasi Kemiskinan Ekstrem

Karya dan pengalamannya di dunia keamanan bertambah ketika mulai menjadi staf khusus Komjen Pol Gories Mere sejak 2001 hingga kini. Gories adalah perintis Densus 88/Antiteror Polri, mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) dan menjadi Staf Khusus Presiden Bidang Intelijen dan Keamanan (2015-2019).

Selain kekuatan ekonomi sebagai penopang kekuatan pertahanan, VDS juga menyebut pentingnya peran dan fungsi diplomasi.

Dalam konteks ini, VDS mengingatkan kekuatan diplomasi Indonesia mesti mampu mencermati, mendeteksi dengan cepat dan merespons setiap pergerakan dalam hubungan antar bangsa dan antar negara.

“Kekuatan diplomasi dapat membantu kita membangun hubungan baik dan persahabatan dengan negara-negara lain. Banyak konflik antar negara dapat dihindarkan atau diatasi berkat kekuatan diplomasi yang baik dan efektif.”

Jadi, kata VDS, “dengan diplomasi tentunya dapat meningkatkan kerja sama sekaligus bisa menghindarkan atau meredam konflik bilateral maupun multilateral.”

Baca Juga :  Satu Pemprov dan Dua Pemkab Terima Penghargaan Skor Indeks BerAKHLAK Terbaik Tahun 2024

Lanjut VDS, dengan demikian, menghadapi dinamika global yang memperlihatkan ritme dan kondisi yang begitu fluktuatif, Indonesia harus menghadapinya dengan kombinasi sinergis kekuatan militer, ekonomi, dan diplomasi untuk mencapai dan mengamankan tujuan nasional.

Misalnya, dia mencontohkan perlu kerja sama sinergis-positif negara-negara di ASEAN untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas regional terkait hegemoni China di Laut China Selatan (LCS).

“Harus dilakukan komunikasi yang efektif dan produktif dengan negara-negara sahabat. Kerja sama, soliditas dan solidaritas antar negara ASEAN adalah syarat mutlak atau ‘conditio sine qua non’ dalam konteks dinamika LCS.”

“Begitu juga dengan negara-negara di luar ASEAN. Kita harus perkuat saling pengertian dan hubungan baik untuk menghindari kesalahpahaman dan meningkatkan ‘mutual trust’ atau sikap saling percaya,” pungkas VDS yang pernah menjadi staf Dubes RI Urusan Timor Timur FX Lopes da Cruz di Kemlu RI, 1995-1999 itu. *

Penulis : Wim de Rosari

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban
Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026
Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen
Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes Tegaskan Pentingnya Kader Kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:26 WITA

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian

Kamis, 5 November 2026 - 18:07 WITA

Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko

Rabu, 4 November 2026 - 19:44 WITA

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong

Rabu, 4 November 2026 - 19:12 WITA

Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro

Rabu, 4 November 2026 - 12:51 WITA

Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026

Berita Terbaru