Di Manggarai, Beda Data Makro dan Mikro Kepesertaan BPJS Kesehatan - FloresPos Net

Di Manggarai, Beda Data Makro dan Mikro Kepesertaan BPJS Kesehatan

- Jurnalis

Sabtu, 18 Mei 2024 - 10:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Banyak pengalaman, termasuk di Kabupaten Manggarai, Flores, NTT, secara makro atau kabupaten kepesertaan BPJS kesehatan sudah 100 persen.

Tetapi, secara mikro di kecamatan, kelurahan, dan desa masih banyak warga belum masuk dalam BPJS kesehatan. Jelas bahwa secara makro dan mikro berbeda datanya.

Ketika berbicara pada momen sosialisasi tentang reaktivitas dan optimalisasi kepesertaan BPJS kesehatan dan pelayanan publik di rumah sakit dan puskesmas di Kabupaten Manggarai, Flores, NTT di Ruteng, Jumat (17/5/2024), pemimpin Ombudsman RI, Robert Na Endi Jaweng mengatakan, fakta bahwa masih banyak orang belum masuk BPJS kesehatan.

“Secara makro di kabupaten mungkin sudah 100 persen kepesertaannya. Tetapi kalau kita ke kampung-kampung, banyak laporan dan keluhan, belum terkafer BPJS kesehatan,” katanya.

Fakta di lapangan memang masyarakat belum terkafer semua. Masalahnya kian pelik karena masyarakat baru sibuk urus BPJS ketika masuk rumah sakit.

Di situ baru tahu persis seseorang sudah terkafer BPJS Kesehatan atau tidak. Di sini biasanya banyak sudah keluhan, protes, dan komplain.

Baca Juga :  Rumah Sakit Santo Fransiskus Raterdosa Nagekeo Dapat Bantuan Genset

Belum lagi, yang memiliki kartu BPJS Kesehatan, tetapi kepesertaannya sudah tidak aktif lagi. Kian rumit persoalan ketika hendak mengurus pembayaran pelayanan kesehatan di rumah sakit atau Puskesmas.

Maka kegiatan optimalisasi yang diadakan sekarang ini menjadi penting. Penting sekali dalam arti bahwa kepesertaan tidak berhenti di tingkat kabupaten, melainkan diteruskan pendataan ke kecamatan, kelurahan, desa,  bahkan hingga RT/RW.

Lalu, ketika banyak yang ditemukan tidak terkafer atau tidak aktif lagi, maka semua perlu merespons atas situasi itu. Reaktivitas harus ada agar apa yang menjadi soal itu bisa tertangani.

Mengapa tidak aktif lagi, penyebabnya banyak. Yang mandiri, mungkin sudah tidak membayar iuran lagi.

Yang lainnya,  data tidak update karena setiap bulan selalu ada yang dikeluarkan dari data BPJS kesehatan oleh Kementerian Sosial karena pelbagai alasan.

Datanya untuk Manggarai, 33.000 data kepesertaan BPJS yang sudah tidak aktif lagi. Jadi jumlah tambah banyak lagi yang tidak masuk BPJS dengan yang belum terkafer sama sekali.

Baca Juga :  Diler Suzuki Ende Gelar Kabar Wirausaha

“Soalnya banyak dan pelik ketika berhadapan dengan situasi riil. Maka kiranya semua bisa duduk bersama untuk atasi soal-soal yang ada agar masyarakat di kampung-kampung terurus dengan baik perlindungan kesehatannya,” katanya.

Sedangkan ibu Grace Ginting dari BPJS Kesehatan Cabang Ende mengatakan, prinsipnya BPJS membayar klaim kepada masyarakat yang aktif kepesertaan BPJS-nya.

“Yang tidak terkafer, pasti tidak. Karena ketentuannya seperti itu,” katanya.

Karena itu, publik atau masyarakat harus proaktif juga untuk mengecek, apakah dirinya masuk BPJS atau tidak, apakah kartunya masih aktif atau tidak, dan lain-lain.

Masalahnya yang sering terjadi, kalau pas sakit dulu mengurus BPJS-nya. Jika begini, maka rasanya rumit dan susah sendiri karena harus mengurus sesuai prosedur dan mekanisme yang diatur. *

Penulis: Christo Lawudin I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Menteri Koperasi Paparkan Tiga Fungsi Utama Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih
11.030 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih Selesai Dibangun di Indonesia
Presiden Minta Agar Koperasi Bisa Mengejar Ketertinggalan Dari BUMN dan Badan Usaha Swasta
Gubernur Laka Lena Harap Koperasi di NTT Mulai Masuk ke Sektor Produktif
Bupati Sikka Minta Koperasi Desa Merah Putih Jangan Jadikan Simpan Pinjam Sebagai Prioritas
Sehat, 119 Koperasi Desa Merah Putih di Manggarai Barat
Wakil Menteri Pariwisata Berkunjung ke Detusoko-Ende, Nando Watu: Kita Tangkap Momentum
Pemkab Ende Gelar “PESTA” Sambut Harla Pancasila, Jadi Momentum Perkuat Persatuan
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:18 WITA

Menteri Koperasi Paparkan Tiga Fungsi Utama Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:00 WITA

11.030 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih Selesai Dibangun di Indonesia

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:52 WITA

Presiden Minta Agar Koperasi Bisa Mengejar Ketertinggalan Dari BUMN dan Badan Usaha Swasta

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:31 WITA

Gubernur Laka Lena Harap Koperasi di NTT Mulai Masuk ke Sektor Produktif

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:04 WITA

Sehat, 119 Koperasi Desa Merah Putih di Manggarai Barat

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Idul Adha dan Harmoni Kehidupan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:27 WITA