ENDE, FLORESPOS.net-Perum Bulog Cabang Ende memastikan ketersediaan stok beras menjelang dan selama bulan ramadhan aman dan siap untuk memenuhi kebutuhan konsumen di daerah ini.
Kepala Perum Bulog Ende, Arlan Emtri kepada Florespos.net, Jumat (13/2/2026) siang mengatakan stok beras yang tersedia di gudang Bulog saat ini sebanyak 740 ton dan 500 ton menunggu pengiriman. Stok ini sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama dua bulan kedepan.
Bulog Ende saat ini sedang mendukung kegiatan gerakan pangan murah serentak menyambut hari besar keagamaan Imlek dan menyambut bulan ramadhan. Pada kegiatan ini Bulog Ende mendistribusikan beras sebanyak tujuh ton.
“Dengan stok 1.200 ton maka aman sampai dengan dua bulan ke depan,” kata Kepala Bulog Ende.
Untuk penjualan dan distribusi beras di masyarakat, Bulog Ende sudah membuka Rumah Pangan Kita (RPK) yang tersebar di beberapa wilayah Kabupaten Ende. Bahkan saat ini ada dua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mengajukan untuk menjual beras milik Bulog.
Rumah Pangan Kita (RPK) adalah program kemitraan Perum Bulog yang menyediakan bahan pangan pokok berkualitas (beras, minyak, gula, tepung) dengan harga terjangkau bagi masyarakat. Berbentuk outlet atau warung kelontong, RPK berfungsi menstabilkan harga pangan dan memotong sekaligus membuka peluang usaha modal kecil bagi masyarakat.
Gerakan Pangan Murah di Ende
Menjelang hari Raya Imlek dan menyambut bulan ramadhan, Pemerintah Kabupaten Ende melalui Dinas Ketahanan Pangan bekerjasama dengan Bulog serta distributor terkait menggelar kegiatan gerakan pangan murah di halaman Kantor Bupati Ende, Jumat (13/2/2026) pagi.
Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ende, Yustina mengatakan kegiatan gerakan pangan murah tersebut dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dalam rangka menyambut hari besar keagamaan dan menyambut ramadhan.
Menurut Plt Kadis Ketahanan Pangan Ende aksi gerakan pangan tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas harga pangan jelang Imlek dan bulan ramadhan.
“Untuk Ketahanan Pangan kita lebih fokus pada 12 pangan strategis seperti beras, cabai keriting, cabai merah, tomat, sayur, bawang, tahu tempe, minyak goreng dan gula”.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










