Dari Plt ke Penjabat Sekda, Ini Target Gabriel Dala Tiga Bulan Kedepan - FloresPos Net

Dari Plt ke Penjabat Sekda, Ini Target Gabriel Dala Tiga Bulan Kedepan

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Gabriel Dala, mantan Kepala Badan Kesbangpol Ende dan Dinas Perhubungan yang tiga bulan lalu menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) kini sudah dilantik lagi menjadi Penjabat Sekda Kabupaten Ende.

Geby Dala dilantik Bupati Ende, Yosef Badeoda pada acara pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan penjabat Sekda Ende tahun 2026 di Aula Garuda Kantor Bupati, Jumat (27/2/2026) siang.

Usai dilantik kepada wartawan Geby mengatakan fokus kerjanya untuk tiga bulan kedepan yaitu melakukan penataan birokrasi.

Ia mengatakan, terkait penataan birokrasi salah satu target yang akan dilakukan yaitu berkordinasi dengan pimpinan daerah mengisi belasan jabatan eselon II pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hingga saat ini belum terisi.

“Ini menjadi pekerjaan saya untuk segera dilakukan. Saya akan mencari dimana tersumbatnya selama ini sehubungan dengan tidak diproses dan teriisinya jabatan eselon II di OPD. Seperti yang sudah diketahui saat ini sekitar belasan jabatan eselon II belum terisi atau masih lowong”, kata Geby Dala.

Geby Dala menegaskan, ini menjadi target utamanya dalam tugas baru sebagai penjabat sekda karena jika sudah terisi maka akan mendukung visi misi bupati dan wakil bupati dalam penataan birokrasi.

Baca Juga :  Hari Buruh, Bupati Ende Tekankan Upah, Kenyamanan Pekerja dan Jam Kerja

“Ini menjadi harapan karena jika sudah lengkap maka bisa mendukung visi misi bupati soal penataan birokrasi,” katanya.

Geby Dala juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur, Wakil Gubernur NTT, Bupati dan Wakil Bupati Ende yang telah memberikan kepercayaan kepadanya menjadi penjabat Sekda.

Jadi Jangkar dan Layar

Bupati Ende, Yosef Badeoda saat melantik Geby Dala mengatakan pelantikan dan pengisian jabatan ini bukan sekadar proses administrasi tetapi pengabdian terhadap daerah ini.

Bupati Yoseph menegaskan jabatan Penjabat Sekretaris Daerah adalah “jangkar” sekaligus “layar”. Sebagai jangkar, penjabat sekda harus menjaga stabilitas birokrasi di tengah arus perubahan. Sebagai layar, harus mampu melakukan inovasi untuk membawa bahtera pemerintahan ini bergerak lebih cepat menuju kesejahteraan rakyat.

“Harus saudara pahami bahwa kepemimpinan bukanlah tentang menjadi yang pertama, tetapi tentang memastikan semua orang bergerak maju bersama tanpa ada yang tertinggal,” katanya.

Baca Juga :  Daya Tampung Terbatas, Pemkab Mabar Dorong Destinasi Utuh Flores

Kata Bupati Yoseph, birokrasi seringkali terjebak dalam rutinitas yang kaku maka bupati mengingatkan bahwa integritas tidak memiliki hari libur karena rakyat Ende tidak hanya membutuhkan kecerdasan administratif sebagai seorang penjabat tetapi juga ketulusan hati dalam melayani.

“Tantangan ke depan tidak semakin mudah. Kita dituntut untuk bekerja dengan standar yang lebih tinggi, transparansi yang lebih jernih, dan kecepatan yang lebih tangkas.”

“Penjabat Sekda harus menjadi jembatan yang kokoh-menghubungkan kebijakan politik dengan implementasi teknis, serta menghubungkan harapan masyarakat dengan kerja nyata pemerintah,” tegas Bupati Yoseph.

Bupati Yoseph juga berpesan bahwa jabatan adalah sarana pengabdian, bukan tujuan karena di pundak seorang penjabat melekat harapan masyarakat akan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Oleh karena itu, bekerjalah bukan hanya dengan kecerdasan tetapi juga dengan kejujuran dan keberanian.

“Selamat bertugas kepada Saudara Gabriel Dala, Penjabat Sekretaris Daerah. Mari kita jadikan koordinasi sebagai napas kerja kita, dan kepentingan rakyat sebagai kompas tujuan kita,” kata Bupati Yoseph.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores
Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil
BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Berita ini 242 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:43 WITA

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WITA

Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36 WITA

BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34 WITA

Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Berita Terbaru