OMK Stasi Santo Fransiskus Asisi Ize Tanam 200 Anakan Pohon di Mata Air Mba Warani Ngada - FloresPos Net

OMK Stasi Santo Fransiskus Asisi Ize Tanam 200 Anakan Pohon di Mata Air Mba Warani Ngada

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 14:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pater Rolan OFM bersama OMK Stasi Santo Fransiskus Asisi menanam anakan pohon di mata air MbaWarani, Desa Nginamanu, Kecamatan Wolomeze, Kabupaten Ngada,Senin (15/12/2025)

Pater Rolan OFM bersama OMK Stasi Santo Fransiskus Asisi menanam anakan pohon di mata air MbaWarani, Desa Nginamanu, Kecamatan Wolomeze, Kabupaten Ngada,Senin (15/12/2025)

BAJAWA, FLORESPOS.net-Orang Muda Katolik (OMK) Stasi Santo Fransiskus Asisi Ize, Paroki Santa Maria Ratu Para Malaikat Kurubhoko, Keuskupan Agung Ende menanam anakan pohon di mata air MbaWarani, Desa Nginamanu, Kecamatan Wolomeze, Kabupaten Ngada, Senin (15/12/2025).

OMK melaksanakan dua kegiatan katekese bersama pendamping dan aksi penanaman anakan kayu di area mata air MbaWarani.

Kegiatan ini difasilitasi oleh Yayasan Puge Figo dan diikuti oleh umat OMK dengan semangat dan penuh kebersamaan. Tema katekese, “Menjadi Orang Muda Katolik yang Peduli Merawat Lingkungan”.

Katakese bagi OMK menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam dan memulihkan mata air. Setelah katekese, OMK mendapatkan materi pembekalan dari Yayasan Puge Figo tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup dan peran generasi muda dalam melestarikan alam.

Demikian disampaikan pastor moderator OMK, Pater Rolansius Mantur OFM kepada Florespos.net, Senin (15/12/2025).

Dia mengatakan, orang  muda katolik Stasi Santo Fransiskus Asisi Ize melaksanakan 2 rangkaian kegiatan yakni katekese bersama pendamping, kemudian dilanjutkan dengan aksi penanaman anakan kayu di area mata air Mba Warani yang difasilitasi oleh Yayasan Puge Figo.

Baca Juga :  Penunjukan 21 Kardinal oleh Paus Fransiskus, Apakah Gereja dan Masyarakat Membutuhkan Banyak Kardinal?

Dalam sesi katekese para peserta di ajak untuk memperdalam pemahaman mengenai panggilan sebagai kaum muda katolik dalam merawat ciptaan serta membangun kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Setelah katekese, kata Pater Rolan, OMK mendapatkan materi pembekalan dari Yayasan Puge Figo. Materi tersebut menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam, memulihkan dan menjaga mata air, serta peran generasi muda sebagai garda terdepan dalam melestarikan alam dalam tindakan nyata dan berkelanjutan.

“Sebagai tindak lanjut dari materi yang diterima, OMK  menanam  anakan kayu di area mata air yaitu di lokasi mata air Mba Warani. Sebelum penanaman dimulai seluruh peserta mengadakan ibadat singkat dan pemberkatan anakan tanaman di lokasi penanaman dipimpin oleh pastor moderator OMK, pater Rolansius Mantur OFM sebagai wujud syukur dan permohonan berkat atas kelancaran seluruh rangkain kegiatan, ” katanya.

Baca Juga :  Uji Laboratorium 421 Spesimen Otak Anjing, 63 Positif Rabies

Pater Rolan menjelaskan, total keseluruhan tanaman ada 200 anakan dengan 5 jenis anakan pohon yaitu anakan pohon pandan Pundak, Ara, Beringin, Kenari dan Lokon.

Kata Pater Rolan, penanaman ini menjadi komitmen bersama untuk menjaga ekosistem sumber air dan meningkatkan kualitas lingkungan bagi masyarakat sekitar.

“Para peserta mengikuti kegiatan dengan semangat dan penuh semangat dan kebersamaan. Melalui aksi ini, OMK ingin menunjukan komitmen mereka sebagai kaum muda gereja dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung keberlanjutan sumber mata air bagi generasi yang akan datang, ” katanya.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian OMK dalam menjaga lingkungan hidup dan memulihkan mata air, serta menjadi contoh bagi masyarakat sekitar dalam menjaga kelestarian alam.*

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Taman Doa Bunda Maria Semesta Alam Wolowio, Titik Star 40 Peserta Memulai Perjalanan Rohani Camino de Flores
Pemkab Ngada Gelar Job Fair Selama Sepekan, 8 Perusahaan dan Lembaga Terlibat dalam Kegiatan
Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende
Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka
Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan
Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen
Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan
Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:16 WITA

Taman Doa Bunda Maria Semesta Alam Wolowio, Titik Star 40 Peserta Memulai Perjalanan Rohani Camino de Flores

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:13 WITA

Pemkab Ngada Gelar Job Fair Selama Sepekan, 8 Perusahaan dan Lembaga Terlibat dalam Kegiatan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:04 WITA

Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:09 WITA

Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:40 WITA

Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan

Berita Terbaru

Feature

Amatus Ergo Sum (Saya Dikasihi Maka Saya Ada)

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:48 WITA