Sementara Asisten Elias Tae mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo wajib memberikan perhatian spesifik kepada semua pihak yang telah berinisiatif menjalankan progam tersebut.
Program MBG sangat strategis, sebab kata dia, erat kaitannya dengan kedaulatan pangan, produksi, distribusi dan konsumsi.
“Ini bukti bahwa kedaulatan pangan sudah terwujud, kita ingin ada kemandirian desa. Sekiranya semua bahan pangan diambil dari sumberdaya yang ada di masing-masing Desa,” ujarnya.
Untuk diketahui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah naungan Yayasan Alphard Graha Titian Harapan berada di Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT resmi beroperasi.
Dalam implementasi, dapur SPPG mulai menyalurkan MBG ke sejumlah sekolah di Desa Aeramo dan sekitarnya sebagai dukungan nyata terhadap program pemerintah.
Di Kabupaten Nagekeo sendiri, dapur MBG sudah 7 beroperasi. Di antaranya Kecamatan Nangaroro 1 dapur, Kecamatan Boawae 2 dapur, Kecamatan Wolowae 1 dapur dan Kecamatan Aesesa ada 3 dapur. *
Penulis : Arkadius Togo
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2










