Daerah Super Prioritas, Manggarai Barat Hanya ‘Makan’ Bangga dan ‘Makan’ Persoalan - FloresPos Net - Page 2

Daerah Super Prioritas, Manggarai Barat Hanya ‘Makan’ Bangga dan ‘Makan’ Persoalan

- Jurnalis

Selasa, 4 November 2025 - 18:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Di satu sisi kita bangga dengan penetapan Labuan Bajo Manggarai Barat sebagai DSP, di sisi lain kita seperti menjadi tamu di rumah kita sendiri. Kita menonton hasil begitu besar yang masuk TNK. Tidak ada apa-apa,” katanya.

Masih Kadis Jemsifori, wisatawan yang ke Mabar, baik domestik maupun mancanegara, hampir 80% mengunjungi wilayah TNK. Uangnya barangkali pasti ke sana. Pokoknya TNK sudah tidak ada untuk Pemda Mabar.

“Kita Mabar memang bangga menyandang nama besar sebagai kabupaten DSP, tapi tak signifikan berkorelasi dengan pendapatan dan penerimaan. Kita hanya makan bangganya dan makan persoalannya,” komentar Kadis Jemsifori.

Mirisnya, lanjut dia, kalau ada demonstrasi di lapangan, ditujukan juga ke Pemkab Mabar. Demonstran tidak pernah memilah kewenangan Pemkab Mabar. Padahal ini sudah masuk domain pusat.

Baca Juga :  AWAS Gelar Rapat Sikapi  Video Viral Adu Mulut Bupati Sikka vs Wartawan MNC TV Joni Nura, Ini Hasilnya

Contoh, rencana penataan di kawasan Padar Timur (TNK). Itu demonya ke Pemkab Mabar. Padahal itu domain Pempus. Terus beberapa kejadian kecelakaan di laut, kapal terbakar, kapal tenggelam, wisatawan meninggal, tetap yang sibuk Pemkab Mabar. Mau kejadiannya dalam TNK tetap Pemkab Mabar yang sibuk.

Terus beberapa kampung wisata di dalam wilayah TNK juga masih diurus oleh Pemkab Mabar. Jalan lingkungan, sekolah, masjid, air minum, listrik.

Tetapi wisatawan yang masuk ke kampung-kampung pariwisata dalam TNK, uangnya ke TNK. Coba. Ini fakta, kata Kadis Jemsifori.

Baca Juga :  Wabup Sikka Tegaskan Lima Hal Saat Apel ASN

Terus terkait ekonomi, UMKM-nya, juga Dinas pariwisata yang bina. Dinas yang undang mereka ikut event.

Tidak hanya itu, begitu cruise (kapal pesiar) masuk TNK, turun seribu-dua ribu orang tamu/turis masuk kampung-kampung pariwisata di TNK, tidak ada uangnya ke Pemda Mabar. Cruise tidak bisa dorong singgah Labuan Bajo, karena mereka datang untuk TNK.

Dulu, kalau tidak salah, kata Kadis Jemsifori, ide awal pembangunan Marina Labuan Bajo untuk disinggahi cruise. Supaya terlebih dahulu datang ke Labuan Bajo, penumpang turun menggunakan kapal masyarakat lokal menuju TNK, sehingga berdampak kepada pertumbuhan ekonomi di Labuan Bajo.

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Bupati Sikka Minta Masyarakat Segera Mengosongkan Area HGU Nangahale yang Ditempati Tanpa Dasar Hukum
Kantor Pertanahan Sikka Siap Sukseskan Redistribusi TORA Tanah Negara Eks HGU
Kunker ke Pulau Ende Kapolres Terima Laporan Soal Bom Ikan, Kades Aejeti Sebut Pelaku dari Luar
AKBP Yudhi Franata Bawa Ratusan Anggota Kunker ke Pulau Ende
Peningkatan Kualitas Pengawasan dan Komitmen Hadirkan Layanan Perijinan yang Lebih Baik di Manggarai Barat
BPN Akan Redistribusi Lahan Eks HGU Nangahale Seluas 415 Hektare untuk Seribu Kepala Keluarga
Ketua TP PKK Sikka Pesan Jaga Kelestarian Ekosistem Bawah Laut di Teluk Maumere
Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi: Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 Resmi Diluncurkan
Berita ini 238 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:13 WITA

Bupati Sikka Minta Masyarakat Segera Mengosongkan Area HGU Nangahale yang Ditempati Tanpa Dasar Hukum

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:45 WITA

Kantor Pertanahan Sikka Siap Sukseskan Redistribusi TORA Tanah Negara Eks HGU

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:03 WITA

Kunker ke Pulau Ende Kapolres Terima Laporan Soal Bom Ikan, Kades Aejeti Sebut Pelaku dari Luar

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:12 WITA

AKBP Yudhi Franata Bawa Ratusan Anggota Kunker ke Pulau Ende

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:28 WITA

BPN Akan Redistribusi Lahan Eks HGU Nangahale Seluas 415 Hektare untuk Seribu Kepala Keluarga

Berita Terbaru

Nusa Bunga

AKBP Yudhi Franata Bawa Ratusan Anggota Kunker ke Pulau Ende

Jumat, 5 Jun 2026 - 14:12 WITA