“Di satu sisi kita bangga dengan penetapan Labuan Bajo Manggarai Barat sebagai DSP, di sisi lain kita seperti menjadi tamu di rumah kita sendiri. Kita menonton hasil begitu besar yang masuk TNK. Tidak ada apa-apa,” katanya.
Masih Kadis Jemsifori, wisatawan yang ke Mabar, baik domestik maupun mancanegara, hampir 80% mengunjungi wilayah TNK. Uangnya barangkali pasti ke sana. Pokoknya TNK sudah tidak ada untuk Pemda Mabar.
“Kita Mabar memang bangga menyandang nama besar sebagai kabupaten DSP, tapi tak signifikan berkorelasi dengan pendapatan dan penerimaan. Kita hanya makan bangganya dan makan persoalannya,” komentar Kadis Jemsifori.
Mirisnya, lanjut dia, kalau ada demonstrasi di lapangan, ditujukan juga ke Pemkab Mabar. Demonstran tidak pernah memilah kewenangan Pemkab Mabar. Padahal ini sudah masuk domain pusat.
Contoh, rencana penataan di kawasan Padar Timur (TNK). Itu demonya ke Pemkab Mabar. Padahal itu domain Pempus. Terus beberapa kejadian kecelakaan di laut, kapal terbakar, kapal tenggelam, wisatawan meninggal, tetap yang sibuk Pemkab Mabar. Mau kejadiannya dalam TNK tetap Pemkab Mabar yang sibuk.
Terus beberapa kampung wisata di dalam wilayah TNK juga masih diurus oleh Pemkab Mabar. Jalan lingkungan, sekolah, masjid, air minum, listrik.
Tetapi wisatawan yang masuk ke kampung-kampung pariwisata dalam TNK, uangnya ke TNK. Coba. Ini fakta, kata Kadis Jemsifori.
Terus terkait ekonomi, UMKM-nya, juga Dinas pariwisata yang bina. Dinas yang undang mereka ikut event.
Tidak hanya itu, begitu cruise (kapal pesiar) masuk TNK, turun seribu-dua ribu orang tamu/turis masuk kampung-kampung pariwisata di TNK, tidak ada uangnya ke Pemda Mabar. Cruise tidak bisa dorong singgah Labuan Bajo, karena mereka datang untuk TNK.
Dulu, kalau tidak salah, kata Kadis Jemsifori, ide awal pembangunan Marina Labuan Bajo untuk disinggahi cruise. Supaya terlebih dahulu datang ke Labuan Bajo, penumpang turun menggunakan kapal masyarakat lokal menuju TNK, sehingga berdampak kepada pertumbuhan ekonomi di Labuan Bajo.
Penulis : Andre Durung
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










