Dinas Pertanian Sikka Dapat Bantuan Benih Tanaman Perkebunan dari Dana APBN - FloresPos Net

Dinas Pertanian Sikka Dapat Bantuan Benih Tanaman Perkebunan dari Dana APBN

- Jurnalis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 21:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Dinas Pertanian Kabupaten Sikka melalui Bidang Perkebunan mendapatkan program peremajaan kakao dengan sumber dana berasal dari APBN untuk tanaman kakao yang sudah tua yang sudah berusia 60 hingga 70 tahun.

Dalam program ini tanaman kakao yang sudah tua akan diganti dengan tanaman baru dimana program ini dilaksanakan pada lahan seluas 50 hektar berupa bantuan anakan kakao sebanyak 50 ribu anakan.

“Jadi satu hektar dibagi seribu anakan kakao. Peremajaan ini terdapat di Kecamatan Bola, Mego, Kangae, Doreng, Hewokloang, Waigete dan Nita,” sebut Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Sikka,Markus Dua, Rabu (15/10/2025).

Selain itu tambah Markus,ada peremajaan tanaman jambu mete dengan sumber dana berasal dari APBN untuk lahan seluas 350 hektar dengan jumlah anakan jambu mete sebanyak 42 ribu anakan.

Peremajaan ini kata dia, diperuntukan bagi petani di Kecamatan Alok Timur di Desa Parumaan,Kojagete dan Kojadoi, Kecamatan Magepanda di Desa Magepanda dan Leguwoda.

“Untuk Kecamatan Bola ada di Desa Ipir, Kecamatan Talibura di Desa Timutawa, Mamai, Kringa,Kecamatan Waiblama terdapat di Desa Ilimedo dan Werang.Sementara Kecamatan Kangae ada di Desa Teka Iku, Kecamatan Lela di Desa Du’u dan Kecamatan Waigete ada di Desa Egon dan Hoder,” paparnya.

Baca Juga :  IRT Korban Dugaan Pelecehan Seksual dan Kasat Lantas Polres Sikka Sepakat Berdamai, Laporan Pengaduan Ditarik

Selain itu kata Markus, ada pengembangan tanaman pala sebanyak 500 hektar dengan jumlah anakan sebanyak 62 ribu anakan pala dengan sumber dana berasal dari APBN.

Dia menerangkan, bantuan tersebar di Kecamatan Talibura di Desa Ojang, Kringa dan Timutawa, Kecamatan Koting di Desa Koting A.

Sedangkan Kecamatan Nita ada di Desa Ri’it, Mahebora, Nirangkliung dan Ladogahar. Kecamatan Lela terdapat di Desa Kolidetung,Watutedang dan Iligai, Kecamatan Palue ada di Desa Tuanggeo, Rokirole, Ladolaka.

Serta Kecamatan Tanawawo, ada di Desa Renggarasi, Loke, Poma, Detubinga dan Bu’u Utara,

Selain itu, untuk wilayah Kecamatan Paga ada di Desa Wolorega, Regapu’u, Rejo dan Masabewa, Kecamatan Mapitara ada di Desa Hale, Kecamatan Waiblama di Desa Natarmage, Tanarawa, Pruda, Watumoni dan Werang.

“Untuk Kecamatan Mego terdapat di Desa Dobo Nuapu’u, Parabubu, Naimbere, Napugera dan Bhera.Semuanya disalurkan melalui kelompok tani,” ungkapnya.

Baca Juga :  KPKC dan TRUK Maumere Gelar Lokakarya Pembuatan Modul Anti Perdagangan Orang

Selain itu tambah Markus, ada juga bantuan Tusik (Tumpang Sisip) berupa bantuan benih padi gogo untuk ditanam di bawah tanaman perkebunan seperti kelapa, kakao dan lainnya.

Ia menerangkan, bantuan ini disalurkan bagi kelompok tani yang tersebar di Kecamatan Magepanda, Talibura, Waiblama, Bola, Alok Barat, Doreng, Hewokloang, Mego .

“Jumlah bantuan benih padi gogo ini diperuntukan bagi kelompok tani untuk lahan seluas 1.624 hektare dengan total benih padi Gogo sebanyak 32.480 kilogram,” ungkapnya.

Markus menyebutkan, bantuan dari dana APBN tersebut berasal dari anggaran tambahan melalui kerjasama Menteri Keuangan,Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pertanian.

Ia mengatakan, 4 jenis bantuan benih padi gogo, pala, jambu mete dan kakao bisa diperoleh sebab Kabupaten Sikka memiliki sumber benih sehingga saat program ada maka mudah melakukan proses tender karena benihnya sudah siap.

“Di Sikka ini dengan persiapan sertifikasi pohon induk benih dan penangkar juga sudah siap maka tahun depan semua komoditi perkebunan akan dinaikan seribu hektar untuk setiap komoditi,” pungkasnya.*

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pemkab Sikka Tegaskan Tidak Pernah Melarang Penjualan BBM Eceran Untuk Kebutuhan Ekonomi Rumah Tangga
Puluhan Putra Terbaik Flobamora Jadi Pengurus DPD IKAL Lemhannas Provinsi NTT Periode 2026-2031
Kantor Pertanahan Nagekeo Genjot PTSL 2026 dan Pendaftaran Tanah Ulayat di Dua Desa
Keuskupan Maumere Siap Selenggarakan Kegiatan Nusra Youth Day Ketiga
BPOLBF dan BPS Manggarai Barat Perkuat Ekosistem Pariwisata Berbasis Data
Nusra Youth Day di Keuskupan Maumere Akan Dihadiri Ratusan OMK Dari 9 Keuskupan
Mediasi Pelapor dan Tersangka Oleh Polda NTT di Polres Sikka Terkait Perkara Pidana, Bukan Konflik Agraria
Mediasi dan Restorative Justice Gagal Capai Kata Sepakat, PT. Krisrama Siap Lanjutkan Proses Hukum
Berita ini 717 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:18 WITA

Pemkab Sikka Tegaskan Tidak Pernah Melarang Penjualan BBM Eceran Untuk Kebutuhan Ekonomi Rumah Tangga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:39 WITA

Puluhan Putra Terbaik Flobamora Jadi Pengurus DPD IKAL Lemhannas Provinsi NTT Periode 2026-2031

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:52 WITA

Kantor Pertanahan Nagekeo Genjot PTSL 2026 dan Pendaftaran Tanah Ulayat di Dua Desa

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:15 WITA

BPOLBF dan BPS Manggarai Barat Perkuat Ekosistem Pariwisata Berbasis Data

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:01 WITA

Nusra Youth Day di Keuskupan Maumere Akan Dihadiri Ratusan OMK Dari 9 Keuskupan

Berita Terbaru

Opini

Generasi Emas yang Cemas (Krisis Sunyi di Balik Mimpi 2045)

Minggu, 21 Jun 2026 - 11:14 WITA