Ritus Adat Roko Molas Poco, Tandai Pembangunan Rumah Adat Gendang Wangka - FloresPos Net

Ritus Adat Roko Molas Poco, Tandai Pembangunan Rumah Adat Gendang Wangka

- Jurnalis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 07:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net-Pembangunan Rumah Adat Gendang Wangka Desa Golo Wune, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, diawali upacara adat Roko Molas Poco.

Upacara Roko Molas Poco sendiri merupakan suatu tradisi adat awal pembangunan ‘Mbaru Tembong” rumah adat masyarakat di Kabupaten Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Roko artinya mengambil, memikul. Molas artinya gadis cantik dan Poco Gunung atau hutan rimba. Roko Molas Poco sendiri artinya memarakkan tiang kayu utama rumah adat dari hutan, dengan di atasnya didudukkan seorang gadis cantik.

Pada saat Roko Molas Poco, warga memikul kayu dan seorang gadis duduk dibagian atas kayu tiang utama melambangkan kesucian, kejujuran, dan keperawanan, yang diharap memberikan kekuatan dan landasan yang kokoh bagi rumah adat.

Baca Juga :  Bank NTT Siapkan Kredit Mikro Merdeka Atasi Ijon (habis)

Dalam setiap pembangunan rumah adat Roko Molas Poco selalu dijalankan sebagai bentuk penghormatan terhadap perempuan sebagai simbol kesucian, kelembutan, dan pengayom, serta hubungan harmonis dengan alam, di mana gadis tersebut melambangkan “Ibu Bumi” yang memberi kekuatan pada rumah adat.

Tua adat Gendang Wangka Desa Golo Wune, Mikael Masir, Selasa (7/10/2025), mengungkapkan pembangunan Gendang Wangka baru terlaksana pada tahun 2025 setelah melalui musyawarah seluruh warga. Pembangunan murni swadaya dan semangat gotong royong dengan melibatkan seluruh masyarakat.

Proses Sebelum Roko Molas Poco

Upacara adat Roko Molas Poco memiliki nilai yang sangat sakral dalam tahapan pembangunan rumah adat. Sebelum kayu diarahkan ke menuju rumah adat diawal upacara adat acara teing hang atau pemberian sesajian di altar sesajian (compang) yang dipimpin oleh tu’a adat.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrim Landa Manggarai Timur--Aktivitas Wisata Desa Golo Loni Tutup Sementara

Setelah upacara memberikan sesajian kepada nenek moyang (teing hang), barulah kelompok “Roko Molas Poco” berangkat ke hutan (puar) dengan membawa manuk (ayam), moke (tuak), cola (kapak)), kope (parang), serta alat-alat lain yang dibutuhkan saat upacara itu berlangsung.

Setiba di hutan, kelompok “Roko Molas Poco” beserta tu’a adat duduk menghadap pohon yang akan dijadikan sebagai “Molas Poco” atau “Siri Bongkok”.

Kemudian tu’a adat menyampaikan permohonan atau kepok atau torok tae (bahasa kiasan Manggarai) kepada arwah-arwah nenek moyang.

Penulis : Albert Harianto

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa
LNBM: Mandiri, Profesional dan Berdampak Bagi Masyarakat
Konten Kaka Rindu Desa Adobala, Rutin Produksi Kopra Gunakan Pengering Energi Matahari
Kelompok Wolosina Watoboki Berdikari di Bidang Ekonomi Berkat Pengolahan Kelapa dan Usaha Simpan Pinjam
Dalam Pelukan Ine Maria Guadalupe
Sop Sapi Rasa Ayam (Diskusi Sekenanya)
English is Fun: Kolaborasi Hangat Rita English Club dan Cristo Re English Club dalam English Night
Perempuan, Dapur dan Warisan Pangan Lokal (Meneropong Lebih Jauh Festival Pangan Lokal di Kampung Adat Wogo)
Berita ini 208 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:51 WITA

Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:32 WITA

LNBM: Mandiri, Profesional dan Berdampak Bagi Masyarakat

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:49 WITA

Konten Kaka Rindu Desa Adobala, Rutin Produksi Kopra Gunakan Pengering Energi Matahari

Senin, 6 Juli 2026 - 12:14 WITA

Kelompok Wolosina Watoboki Berdikari di Bidang Ekonomi Berkat Pengolahan Kelapa dan Usaha Simpan Pinjam

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:37 WITA

Dalam Pelukan Ine Maria Guadalupe

Berita Terbaru

Nusa Bunga

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Jul 2026 - 10:54 WITA

Opini

Pertobatan Hati untuk Solidaritas Persaudaraan Global

Senin, 27 Jul 2026 - 06:33 WITA