Selama pameran berlangsung, ada banyak produk kuliner kami, termasuk pizza diburu oleh pengunjung. “FGC Maria Ratu Rosario ini sangat mendongkrak ekonomi elemen warga,” kata Suster Linda di sela-sela kesibukannya, Selasa (7/10/2025).
Jembatan Persaudaraan Lintas iman
Uskup Keuskupan Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat, dalam homilinya saat memimpin ekaristi puncak FGC Maria Ratu Rosario antara lain menyebut ajang Festival ini merupakan jembatan persaudaraan lintas iman.
Festival ini adalah jembatan persaudaraan lintas iman. Saudara-saudari kita yang Muslim, Protestan, Hindu, dan kepercayaan lain tidak melihat kita sebagai ancaman, tetapi sebagai sahabat.
“Mereka membantu kita, melayani kita, berdoa bersama kita dengan cara mereka. Ini adalah Gereja sinodal dalam aksi nyatavberjalan bersama, bukan sendirian; membangun, bukan memisahkan; merangkul, bukan menolak,” kata Uskup Siprianus.
Festival ini, lanjut Uskup Sipri juga merupakan sekolah doa rosario yang mengajarkan kita merenungkan misteri kehidupan Kristus bersama Maria.
“Setiap misteri gembira, terang, sedih, dan mulia adalah cermin kehidupan kita sendiri. Rosario bukan sekadar pengulangan doa, tetapi perjalanan rohani yang mendalam,” kata Uskup.
Meriah
Rangkaian liturgis ekaristi puncak FGC berlangsung sangat meriah.
Kemeriahan antara lain ditandai dengan kelancaran dan kesiapan liturgis: koor, penari, pemazmur dan pengiring yang dibawakan oleh mahasiwa Sekolah Tinggi Pastoral (STIPAS) Santo Sirilus Ruteng di bawah bimbingan sejumlah dosen STIPAS di antaranya RD. Emanuel Haru, RD. Tanto, dan RD. Benediktus Denar. Dirigen dipercayakan kepada Mahasiswa Putri Bahagia.
Sementara acara kepok saat membawakan persembahan dibawakan oleh salah seorang perwakilan tokoh adat Heri Gesing.
Penampilan apik para mahasiswa STIPAS ini turut mengantar ribuan umat yang hadir untuk bersikap serah diri yang total kepada kehendak Allah dan dalam dekapan kasih Bunda Maria.
Penulis : Wall Abulat
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










