RUTENG, FLORESPOS.net-Festival Golo Curu (FGC) Maria Ratu Rosario yang diselenggarakan Keuskupan Ruteng berdampak positif untuk mendongkrak ekonomi masyarakat terutama pelaku UMKM di Manggarai Raya yang meliputi Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Timur, dan Kabupaten Manggarai Barat.
Selama momen puncak perayaan ini dari tanggal 3 hingga 7 Oktober 2025, masyarakat dan pelaku UMKM terlibat aktif menyukseskan pelaksanaan festival tersebut.
Adapun yang tersaji pada festival tersebut, yakni pameran, kuliner, pentas seni, pentas budaya dan sosial karitatif, pentas caci, ibadat ekologis kreatif, penanaman pohon dan bersih lingkungan; lomba paduan suara karnaval budaya, selebrasi cultural Maria Ratu Rosario dan ritus kopi defile, tarian kolosal Maria Ratu Rorasi dan Ritus Kopi, dan prosesi akbar mengantar Arca Bunda Maria Ratu Rosario ke Golo Curu pada Selasa 7 Oktober 2025.
Berdasarkan pantauan Florespos.net, selama rangkaian pelaksanaan puncak FGC Maria Ratu Rosario ini, ada ratusanย pelaku UMKM terlibat dalam kegiatan pameran UMKM, pentas seni, karnaval budaya, dan aneka kegiatan positif lainnya yang dipusatkan di Pelataran Parkir Gereja Katedral Ruteng.
Di lokasi pameran, misalnya, ada belasan pelaku UMKM di antaranya Kedai Alfarez 99 Kebab dan Crepez milik Maritza; Kedai Arumi, dan R3L milik Elton Mulyadi dan Huriah H. Mandaka.
Para pelaku UMKM mengaku selama ajang festival ini berlangsung, aneka produk UMKM yang mereka pajangkan/jual laris manis dibeli oleh para pengunjung sehingga mendongkrak ekonomi rumah tangga.
“Saya sangat beruntung ikuti pameran selama FGC Maria Ratu Rosario ini. Karena aneka produk kuliner dan UMKM yang kami pasarkan diminati oleh pengunjung. Festival ini sangat mendongkrak ekonomi rumah tangga kami,” kata Ibu Maritza.
Serupa disampaikan Ibu Huriah H. Mandaka dan Noa Intan. “FGC ini telah mendongkrak ekonomi rumah tangga kami. Terima kasih Keuskupan Ruteng dan panitia,” kata Ibu Huriah.
“Saya sangat senang mengikuti pameran UMKM selama FGC berlangsung, Festival ini telah mendongkrak ekonomi masyarakat,” kata Intan.
Apresiasi serupa disampaikan dua Suster dari Kongregasi Penyembang Sakraman Mahakudus (PSM) yang menjaga Dapur Brando yakni Suster Linda, PSM dan Suster Nanda, PSM.
Penulis : Wall Abulat
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










