MAUMERE, FLORESPOS.net-Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Sikka menggelar pelatihan pengemasan produk kuliner lokal bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) bidang kuliner setempat.
Peserta pelatihan sebanyak 25 orang yang berasal dari Desa Nitunglea, Gunung Sari, Pemana, Reroroja, Liakutu, Lowo Labo, Blatatatin serta Kelurahan Kota Uneng, Madawat dan Wairotang.
“Industri kuliner Kabupaten Sikka terus menunjukan perkembangan yang signifikan dan menjadi sektor yang penting dalam perekonomian,” sebut Emma Irmina Puli, Kepala Bidang Industri dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka, Kamis (28/8/2025).
Emma selaku Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Pelatihan Pengemasan Produk Lokal (Kuliner) Tahun Anggaran 2025 mengatakan,pertumbuhan ini didorong oleh berbagai faktor.

Termasuk kata dia, meningkatnya kesadaran akan makanan sebagai kebutuhan pokok dan juga kecenderungan gaya hidup masyarakat.
Menurutnya, seiring dengan hal tersebut mendorong pelaku subsektor kuliner untuk menata penampilan sajian makanan serta kemasannya.
“Industri kemasan terus berinovasi untuk menciptakan kemasan yang menarik, praktis, higienis dan ramah lingkungan guna memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin kompleks,” tuturnya.
Emma menyebutkan, pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha makanan dalam hal pengemasan produk yang mencakup berbagai aspek.
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










