Daun Kelor, Kandungan Nutrisi, Manfaat dan Tips Mengolahnya - FloresPos Net

Daun Kelor, Kandungan Nutrisi, Manfaat dan Tips Mengolahnya

- Jurnalis

Sabtu, 28 Oktober 2023 - 07:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FLORESPOS.net-Kelor atau Moringa oleifera tentu tidak asing bagi masyarakat Indonesia, apalagi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Hampir di seluruh wilayah NTT, masyarakat menanam tanaman yang satu ini.

Daun tanaman kelor adalah dikenal kaya akan manfaat kesehatannya. Namun, daun ini juga bisa menimbulkan efek samping apabila tidak dikonsumsi dengan tepat.

Daun kelor memiliki nutrisi yang cukup lengkap, termasuk vitamin, mineral, dan beragam senyawa aktif.

Berkat nutrisinya ini, daun kelor sudah lama dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit.

Daun Kelor dan Kandungan Nutrisinya

Dilansir dari alodokter.com, daun kelor mengandung protein yang cukup tinggi, sehingga bisa menjadi sumber protein nabati yang baik.

Selain itu, di dalam 100 gram daun kelor, terkandung 64 kalori dan nutrisi-nutrisi berikut ini: 9 gram protein, 8 gram karbohidrat, 2 gram serat, 185 miligram kalsium, 112 miligram fosfor, 337 miligram kalium, 52 miligram vitamin C, dan 7560 IU vitamin A.

Daun kelor juga mengandung banyak senyawa aktif yang bermanfaat bagi kesehatan. Beberapa senyawa aktif tersebut adalah triptofan, treonin, isoleusin, leusin, lisin, valin, alanin, asam glutamat, asam askorbat, dan karotenoid, serta asam amino esensial berupa sistein, dan metionin.

Tidak itu saja, tanaman ini mengandung vitamin B kompleks, magnesium, zat besi, selenium, seng, dan tembaga.

Manfaat Daun Kelor

Berkat kandungan berbagai nutrisi di dalamnya, daun kelor dapat memberikan banyak manfaat kesehatan. Berikut ini adalah beberapa manfaat daun kelor:

1. Mengontrol Berat Badan

Mengonsumsi makanan tinggi protein, termasuk daun kelor, dapat membuat tubuh merasa kenyang lebih lama dan menurunkan nafsu makan.

Kedua kondisi ini membuat porsi makan Anda menjadi lebih terkontrol, sehingga berat badan tetap terjaga.

Selain itu, makanan tinggi protein juga akan merangsang tubuh untuk membakar kalori lebih banyak.

2. Menurunkan Kadar Gula Darah

Menambahkan daun kelor dalam menu makan dapat menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes. Manfaat ini diketahui berkat senyawa isotiosianat dalam daun kelor.

Baca Juga :  Manfaat Buah Maja Beserta Kandungan Nutrisinya

Tak hanya itu, serat pada tanaman ini juga dapat memperlambat penyerapan gula dari makanan, sehingga kadar gula darah tidak akan melonjak.

3. Mempercepat Penyembuhan Luka

Kandungan asam oleat pada daun kelor dapat membantu meningkatkan produksi kolagen, sehingga pertumbuhan jaringan kulit baru pada luka bisa lebih cepat.

Selain itu, kandungan polifenol dalam daun kelor juga efektif mengurangi peradangan dan mempercepat proses penyembuhan luka.

4. Mengatasi Peradangan

Daun kelor bisa dijadikan sebagai obat alami untuk mengatasi peradangan. Manfaat ini berasal dari senyawa aktif dalam daun kelor yang kaya akan antioksidan dan bersifat antiradang, sehingga bisa mencegah serta mengobati peradangan.

Sifat antiradang juga bisa membantu mencegah perburukan atau komplikasi suatu penyakit.

5. Mencegah Serangan Jantung

Mengonsumsi makanan bergizi, termasuk daun kelor, dapat mencegah serangan jantung maupun penyakit jantung yang lain.

Konsumsi daun kelor akan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) yang bisa memicu penimbunan lemak di dinding pembuluh darah. Kondisi ini merupakan faktor yang meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung.

Selain berbagai manfaat tersebut, daun kelor juga diketahui dapat mengatasi radang sendi, menjaga kesehatan mata dan hati, mengurangi tingkat keparahan asma, mengurangi kecemasan, hingga mencegah kanker.

Daun kelor juga bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal untuk melancarkan produksi ASI.

Efek Samping Daun Kelor

Daun kelor umumnya tergolong aman jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Namun, tanaman ini berisiko memicu penumpukan zat besi dalam darah yang bisa menyebabkan atau memperburuk kondisi hemokromatosis.

Daun kelor juga mengandung antinutrien yang dapat mengganggu proses penyerapan mineral dan protein jika dikonsumsi secara berlebihan.

Jika Anda yang sedang mengonsumsi obat tekanan darah, obat diabetes, obat antijamur, antihistamin, dan obat kolesterol, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi daun kelor. Pasalnya, tanaman ini dapat memengaruhi cara kerja beberapa obat tersebut.

Baca Juga :  Anggota DPRD Ngada Selesaikan Ujian Skripsi di STIPER–FB pada Usia 66 Tahun 

Sementara itu, ibu hamil pada trimester kedua dan trimester ketiga dinilai aman mengonsumsi daun kelor.

Namun, hindari mengonsumsi akar, kulit kayu, atau bunga kelor saat hamil karena bisa menyebabkan kontraksi yang meningkatkan risiko terjadinya persalinan prematur.

Tips Mengolah Daun Kelor

Untuk mendapatkan manfaatnya dengan maksimal, Anda bisa mengonsumsi daun kelor dengan cara diolah menjadi sayur bening, dioseng dengan cumi, atau ditumis dengan tempe dan ikan teri.

Daun kelor juga tersedia dalam bentuk suplemen atau maupun teh. Namun, nutrisi pada suplemen daun kelor tidak lebih besar daripada daun kelor segar.

Jadi, untuk mendapatkan manfaatnya dengan maksimal, Anda disarankan mengonsumsi daun kelor segar dan mengolahnya sendiri.

Sebelum mengolah daun kelor, ada beberapa saran yang sebaiknya Anda lakukan, yaitu:

Cuci bersih daun kelor sebelum diolah. Gunakan minyak yang lebih sehat, seperti minyak zaitun atau minyak alpukat, untuk menumis daun kelor.

Masak daun kelor dengan bahan makanan sehat lainnya, seperti telur, ikan, cumi, udang, wortel, buncis, atau brokoli.

Simpan daun kelor segar dalam lemari pendingin agar tahan lama. Sementara itu, daun kelor kering bisa tahan hingga berbulan-bulan jika dibiarkan dalam suhu ruan

Daun kelor memang bermanfaat bagi kesehatan. Namun, ingat, mengonsumsi tamanan ini saja tidak bisa menjadi pola makan sehat.

Pastikan Anda tetap mengonsumsi makanan bergizi lainnya dan mengimbanginya dengan rutin berolahraga.

Bila Anda ingin mengonsumsi daun kelor sebagai pengobatan atau untuk mengatasi kondisi medis tertentu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

Anda juga disarankan berkonsultasi dengan dokter bila berencana mengonsumsi daun kelor secara rutin saat sedang sedang hamil dan menyusui. *

Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Ratusan Warga Iringi Jenasah Almarhum Alfonsius Dari Bandara Menuju Rumah Duka
Kisah Ibu Dari Alfonsius Mengenang Putranya Yang Meninggal Ditembak KKB di Papua
Ajak Rakyat Flores Bangkit, PMI Sumut Dilepas Ketua PMI Kabupaten Ende
Polwan Polres Ende Berikan Trauma Healing di SD Inpres Tetandara
BPOLBF Dampingi Ratusan UMKM di NTT
Bingkisan Kasih Julie Laiskodat, 1 Ton Beras untuk Penyintas Lewotobi Laki-laki Seminari San Dominggo
Bupati Sikka Sebutkan Pemda Sikka Koordinasi Pesawat Angkut Jenasah Korban Penembakan KKB di Papua ke Maumere
Bupati Sikka Minta Presiden Bertindak, Negara Tidak Boleh Kalah Melawan Separatis
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 20:34 WITA

Ratusan Warga Iringi Jenasah Almarhum Alfonsius Dari Bandara Menuju Rumah Duka

Sabtu, 12 September 2026 - 20:29 WITA

Kisah Ibu Dari Alfonsius Mengenang Putranya Yang Meninggal Ditembak KKB di Papua

Sabtu, 12 September 2026 - 13:49 WITA

Ajak Rakyat Flores Bangkit, PMI Sumut Dilepas Ketua PMI Kabupaten Ende

Sabtu, 12 September 2026 - 12:21 WITA

BPOLBF Dampingi Ratusan UMKM di NTT

Jumat, 11 September 2026 - 22:28 WITA

Bingkisan Kasih Julie Laiskodat, 1 Ton Beras untuk Penyintas Lewotobi Laki-laki Seminari San Dominggo

Berita Terbaru

Opini

Dari Tenda Tidur ke Tenda Belajar

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:58 WITA