Peduli Lingkungan, 380 Siswa Baru SMAS Santo Gregorius Reo Pungut 25 Karung Sampah di Pasar Reo - FloresPos Net

Peduli Lingkungan, 380 Siswa Baru SMAS Santo Gregorius Reo Pungut 25 Karung Sampah di Pasar Reo

- Jurnalis

Rabu, 23 Juli 2025 - 08:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

REOK, FLORESPOS.net-Sebanyak 380 peserta didik baru SMAS St. Gregorius Reo mengikuti kegiatan pembersihan sampah di Pasar Reo, Kelurahan Reo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai pada Selasa (22/7/2025).

Bakti sosial (Baksos) selama dua jam sejak pukul 15.00 ini berhasil mengumpulkan 25 karung sampah jenis plastik bekas, kemasan makanan, sisa organik, dan aneka sampah lainnya.

Kepedulian ini selain wujud konkret siswa selama menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), baksos ini juga  merupakan wujud kepedulian komponen lembaga pendidikan SMAGER terutama siswa baru terhadap lingkungan/ekologis yang juga merupakan concern Keuskupan Ruteng.

Sebelum memulai kegiatan pembersihan sampah, para siswa dikumpulkan di lapangan bola kaki SDK Reo 3  tak jauh dari lokasi pasar. Di sana, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Gregorius Ambot, S.Pd.Gr didampingi Ketua Panitia MPLS Harmin Enggong, S.Pd.Gr  memberikan arahan kepada para peserta.

Dalam arahannya Gregorius menggarisbawahi bahwa sampah plastik sangat berbahaya bagi pesisir. Ia menekankan bahwa tanggung jawab ekologis harus dimulai sejak dini, termasuk dari lingkungan sekolah.

Baca Juga :  Massa Rusak Lapak Pedagang di Pasar Tingkat Maumere

“Kita tinggal di pinggir pantai. Kalau laut kita tercemar oleh sampah, terutama plastik, maka ikan pun akan terdampak. Ikan itu kita makan, dan pada akhirnya membahayakan kesehatan kita,” katanya.

Pantauan media ini, kegiatan pembersihan sampah ini yang  juga melibatkan para guru yang tergabung dalam panitia MPLS, anggota OSIS SMAS St. Gregorius Reo, aparat dari Polsek Reo, serta perwakilan dari Kecamatan Reo sangat antusias memunguti sampah yang tersebar di sekitar pasar, lalu memasukkannya ke dalam karung-karung yang telah disediakan.

Selama dua jam kegiatan berlangsung, terkumpul sekitar 25 karung sampah, yang terdiri dari berbagai jenis limbah seperti plastik bekas, kemasan makanan, dan sisa organik dari aktivitas pasar.

Aksi para siswa ini mendapat apresiasi dari warga sekitar dan pihak kecamatan yang hadir. Sekolah berharap aksi semacam ini dapat menjadi kebiasaan dan menumbuhkan kepedulian lingkungan di kalangan pelajar.

MPLS Menumbuhkan Karakter dan Kepedulian Sosial

Sebelumnya, Wakasek Bidang Kurikulum SMAGER Reo  Gregorius Ambot membuka secara resmi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi 380 siswa baru kelas X yang berlangsung di Halaman SMAGER, Senin (21/7/2025).

Baca Juga :  Parah, 4 SDK di Manggarai Permanen Tidak Terima Dana BOSP Tahun Ini

Gregorius Ambot dalam sambutannya antara lain mengajak para siswa untuk memahami lebih dalam mengenai visi, misi, dan tata tertib sekolah yang akan menjadi pedoman bagi komponen sekolah.

Wakasek menggarisbawahi bahwa MPLS di SMAS St. Gregorius Reo bukan sekadar acara formalitas orientasi sekolah, melainkan sebuah langkah konkret untuk menanamkan nilai-nilai karakter yang kuat pada setiap peserta didik.

“Kegiatan ini dirancang untuk memberikan mereka pemahaman tentang pentingnya kedisiplinan, rasa tanggung jawab, dan kepedulian sosial,” katanya.

Gregorius juga menegaskan bahwa MPLS adalah kesempatan bagi setiap siswa untuk mengenal lebih dalam tentang budaya sekolah yang mengedepankan prinsip-prinsip kejujuran, kerja sama, dan rasa hormat.

“Kami ingin agar Anda semua tidak hanya berkembang dalam bidang akademik, tetapi juga dalam hal karakter. Kami percaya bahwa pendidikan yang sesungguhnya adalah pendidikan yang menumbuhkan kepribadian,” tambahnya.*

Penulis : Febry Nagut (Kontributor)

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?
Audiens dengan APDESI dan PPDI Ende, Bupati Yosef Katakan Ada Komunikasi yang Tersumbat
Satu Abad Paroki St. Martinus Bola–Songsong dengan Kegiatan Rohani, Sosio Karitatif Hingga Jasmani Menuju Puncak Perayaan 11 November 2027
Terseret Arus di TWAL Teluk Maumere, 4 Penyelam Berhasil Ditemukan Selamat
Sengkarut Program Big Push Peternakan Sapi di Flores Timur–‘Sewa Lahan, Persiapan Pakan Hingga Minta APH Jangan Diam’
Diving di Teluk Maumere, Tiga Penyelam WNA Belum Ditemukan Satu Lainnya Selamat
Rayakan HUT ke-25, Stipas KAK Gelar Futsal dan Bola Voly
Kodim Sikka Kebut Pengerjaan Jembatan Gantung dan Beton Sebelum Musim Hujan Tiba
Berita ini 259 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:43 WITA

Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:48 WITA

Audiens dengan APDESI dan PPDI Ende, Bupati Yosef Katakan Ada Komunikasi yang Tersumbat

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:43 WITA

Satu Abad Paroki St. Martinus Bola–Songsong dengan Kegiatan Rohani, Sosio Karitatif Hingga Jasmani Menuju Puncak Perayaan 11 November 2027

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:10 WITA

Terseret Arus di TWAL Teluk Maumere, 4 Penyelam Berhasil Ditemukan Selamat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:56 WITA

Sengkarut Program Big Push Peternakan Sapi di Flores Timur–‘Sewa Lahan, Persiapan Pakan Hingga Minta APH Jangan Diam’

Berita Terbaru