SMPN 4 Langke Rembong, Manggarai, Kembali Adakan Panen Karya Penguatan Profil Pelajar Pendidikan Pancasila - FloresPos Net

SMPN 4 Langke Rembong, Manggarai, Kembali Adakan Panen Karya Penguatan Profil Pelajar Pendidikan Pancasila

- Jurnalis

Kamis, 12 Desember 2024 - 16:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net– Lembaga pendidikan SMPN 4 Langke Rembong, Manggarai, Flores, NTT, kembali melakukan kegiatan implementasi kurikulum merdeka.

Praktisnya yang dilakukan sekolah itu terkini, Kamis (12/12/2024) adalah mengadakan kegiatan gebyar akhir tahun 2024 dan panen karya penguatan profil pelajar pendidikan Pancasila (P5) semester gasal tahun pelajaran 2024/2025.

Panen karya yang ditunjukkan para siswa itu berupa tarian, nyanyian, puisi, dan pameran karya yang lain seperti produk hortikultura, kerajinan tangan dari barang bekas untuk bali belo, anyaman keranjang, tas kecil,  vas bunga, taplak meja, dan lain-lain.

Panen karya para siswa kelas VII dan VIII diserbu para orang tua siswa bersama sejumlah pejabat dari Dinas Pendidikan seperti Sekretarisnya Emil Ndahur, Pengawas Ferdy Harjon, Lurah Wali Gregorius dipandu Plt. Kasek Damianus Labur, bersama panitia yang dipimpin  guru Emerensiana Serli Lehot bersama kawan-kawan yang mengorganisasi kegiatan secara baik.

Para orang tua dan pejabat  antusias dengan karya anak-anak dengan banyak mengajukkan pertanyaan kepada para siswa tentang proses yang dilakukan hingga produk yang dihasilkan. Anak-anak dengan lancar menjawab pertanyaan-pertanyaan.

Baca Juga :  Jumlah Korban Jiwa Gempa Flores Capai 135 Orang

Di antaranya banyak juga yang merogoh kocek untuk membeli aneka karya anak-anak yang dikemas dengan baik  panitia  seperti guru  Serli Lehot, Yuli Putri, Agus Warisan, Sil Daud, Anton Ribery, Efrid Nantas, Frans Nguru, Rodrigues Tildy, Dorotea Deri, Febriansyah, Emi Ribu, Ni Wayan, Apolonia Totok, Hermina Edit, Melania Sali, Asriana Asar, Karolina Lawi, Isa Nahi, Frans Suhardi, dan Klaudia Triani.

Plt. Kasek Damianus Labur mengatakan, apa yang terjadi sekarang ini tidak dihasilkan secara instan. Tetapi, telah berproses selama enam bulan pembelajaran sesuai dengan rencana kegiatan dan anggaran sekolah dalam setahun.

“Prosesnya lama. Ada teori dan praktik dibawah asuhan para guru yang ditugaskan,” katanya.

Kerja sama, kerja kolaborasi, kerja kreatif, dan inovatif antara sekolah, siswa, dan orang tua sudah terlihat dan terasa hasilnya.

Apa yang terjadi ini menjadi modal bagi anak-anak ke depannya dalam berusaha atau menghasilkan produk-produk yang berguna untuk publik atau dalam mengembangkan bakat, hobi, dan kemampuannya.

Baca Juga :  Manggarai Punya Catatan Sejarah Ikut Berjuang Melawan Penjajah

Sedangkan Sekretaris Dinas Pendidikan Emil Ndahur mengatakan, apa yang terjadi hari ini adalah hasil pembelajaran selama satu semester.

“Ada ilmu, praktik, dan hasilnya. Dan, suasana kirta hari ini,  riang, gembira, dan senang. Suasana seperti ini perlu di tengah upaya serius dalam penguatan keilmuan, teori, dan akademik,” katanya.

Ketua Panitia Gebyar guru Emerensiana Serli Lehot mengatakan, implementasi kurikulum merdeka yang dilakukan belakangan ini, antara lain lomba-lomba seperti cerdas cermat, y puisi, speech, kreativitas membaca Cerpen, god talent, dan tari kreasi.

“Untuk pameran  hasil karya P5 topiknya sama, yakni kewirausahaan. Semua disiapkan dan dilaksanakan sesuai dengan rencana,” katanya.

Tetapi, tiap kelas ditetapkan fokusnya sendiri. Untuk kelas VIII mengambil topik Karya Jadi Cuan dan untuk kelas VII, yakni Kewirausahaan Gen Z.

Apa yang diajarkan dan dipraktik hingga adanya produk riil itu kiranya menjadi modal untuk kehidupan bagi para siswa nantinya. Semisal hobi bisa menjadi peluang usaha dan ekonomi.*

Penulis : Christo Lawudin

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

PSSI Ende Tunjuk Cicih Badeoda Jadi Manajer Perse di ETMC Flores Timur
Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon
Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende
DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah
94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik
Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas
Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama
Anggota Komisi XI DPR RI Julie Laiskodat Bersama LPS Peduli, Salurkan Seribu Paket Sembako di Sikka
Berita ini 254 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:05 WITA

PSSI Ende Tunjuk Cicih Badeoda Jadi Manajer Perse di ETMC Flores Timur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:41 WITA

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:20 WITA

94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:12 WITA

Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:41 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Melampaui Reruntuhan

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:29 WITA