Klaim Pemilik Tanah Terbukti Pasca Pengukuran Ulang, BRI Maumere Dinilai Berikan Keterangan Palsu

- Jurnalis

Jumat, 11 Juli 2025 - 20:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Klaim pemilik tanah selaku kreditur terhadap obyek lelang oleh pihak BRI Maumere yang tidak sesuai ternyata terbukti pasca dilakukan pengukuran ulang tanah oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Sikka.

Obyek lelang tanah dalam gambar yang dipublikasikan sesuai aplikasi Sentuh Tanahku oleh BRI Maumere ternyata tidak sesuai dengan fakta di lapangan dan hasil pengukuran ulang.

Dalam pertemuan hari Rabu (9/7/2025) di Kantor Pertanahan Kabupaten Sikka yang dihadiri oleh saksi debitur, pemilik tanah dan pihak pengacara, Kantor Pertanahan Sikka paparkan hasil pengukuran tanah pada hari Kamis (26/6/2025).

“Kantor Pertanahan tetap berpatokan pada surat ukur tanah sesuai SHM 338.Kemarin sore saya mencoba mengecek di aplikasi sentuh tanahku terjadi pergeseran yang sangat luar biasa,” ungkap pengacara pemilik tanah, Yustinus Doni Irwan Ngari, Jumat (11/7/2025).

Baca Juga :  Sikka Kejadian Luar Biasa Rabies, Warga Diminta Lakukan 5 Hal Ini

Doni mengatakan,sebelumnya diklaim BRI Maumere di aplikasi sentuh tanahku saat pengumuman lelang mengenai lokasi obyek lelang yang mencakup keseluruhan tanah 4X20 Meter,SHM 338 dan SHM 538 ternyata berubah setelah terjadi pengukuran ulang.

Pasca pengukuran ulang,obyek tanah SHM 338 yang dilelang berada di tengah dimana di bagian depan (utara) terdapat tanah ukuran 4X20 Meter dan di bagian belakangnya (selatan) tanah SHM 538.

“Saya tadi ke Polres Sikka untuk menyerahkan barang bukti sesuai dengan hasil pengukuran tanah oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Sikka yang juga di aplikasi sentuh tanahku sudah berubah,” ucapnya.

Baca Juga :  Tiga Rumah Sakit di NTT Sesuai Standar, Tujuh Lainnya Turun Kelas

Doni menegaskan, obyek lelang tanah SHM 338 seperti gambar pengumuman lelang oleh BRI Maumere ternyata tidak sesuai dan kliennya pun sejak awal sudah sampaikan bahwa terjadi kesalahan.

Dirinya meminta agar pihak Polres Sikka segera bersikap sebab buktinya sudah jelas bahwa terjadi kesalahan yang dilakukan oleh pihak BRI Maumere saat pengumuman lelang dan kliennya dirugikan.

“BRI Maumere memberikan keterangan palsu kepada khalayak ramai yang menyebabkan klien kami dirugikan.Bahkan klien kami jatuh sakit hingga pita suaranya hilang yang dibuktikan dengan surat dari dokter,” tuturnya.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Camat Iwan: Stop Pembalakan Santiggi di Kecamatan Komodo
Camat Komodo Tolak Tambang di Flores, Sebayur Sudah Ditutup
Meriah, Lomba Vokal dan Dance Antar Kantor Cabang BRI Se-Daratan Flores Peringati HUT BRI ke-130
Kelompok Nelayan di Ende Dapat Bantuan Kapal Motor dan Kelong, Bupati Yoseph: ‘Harus Dijaga’
Usai Pimpin Rakorwil Partai Nasdem Flores Lembata, Bupati Edi Endy Silaturahmi dengan Warga Manggrai Raya di Ende
Ternyata Kletus Gabhe Pernah Berbisik ke Pemain Persena Nagekeo Sesaat Menjelang Laga Final
Perdana, Semarak Brilian Sportartcular 2025 Seluruh Flores Ajang Memupuk Persaudaraan
Daya Beli Masyarakat Manggarai Barat Menurun, Efek Efisiensi
Berita ini 3,547 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 09:49 WITA

Camat Iwan: Stop Pembalakan Santiggi di Kecamatan Komodo

Senin, 8 Desember 2025 - 09:43 WITA

Camat Komodo Tolak Tambang di Flores, Sebayur Sudah Ditutup

Minggu, 7 Desember 2025 - 17:02 WITA

Meriah, Lomba Vokal dan Dance Antar Kantor Cabang BRI Se-Daratan Flores Peringati HUT BRI ke-130

Minggu, 7 Desember 2025 - 16:27 WITA

Kelompok Nelayan di Ende Dapat Bantuan Kapal Motor dan Kelong, Bupati Yoseph: ‘Harus Dijaga’

Minggu, 7 Desember 2025 - 12:17 WITA

Ternyata Kletus Gabhe Pernah Berbisik ke Pemain Persena Nagekeo Sesaat Menjelang Laga Final

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Camat Iwan: Stop Pembalakan Santiggi di Kecamatan Komodo

Senin, 8 Des 2025 - 09:49 WITA

Camat Komodo,Iwan Martinus

Nusa Bunga

Camat Komodo Tolak Tambang di Flores, Sebayur Sudah Ditutup

Senin, 8 Des 2025 - 09:43 WITA