Warga Translok Nggorang Manggarai Barat Keberatan Bayar PBB - FloresPos Net

Warga Translok Nggorang Manggarai Barat Keberatan Bayar PBB

- Jurnalis

Kamis, 5 Juni 2025 - 14:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Nobertus Ludi, warga Transmigrasi Lokal (Translok) Nggorang, Desa Persiapan Golo Tanggar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT, merasa keberatan membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang akan dikenakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) atas dirinya, karena masih miskin.

Menurut Ludi, tunggu kalau ekonominya sudah mapan atau setengah kaya baru mungkin PBB itu bisa dikenakan kepada dirinya.

“PBB memang wajib. Itu kewajiban warga negara. Tapi sekarang saya masih miskin, masih butuh disuapi pemerintah. Karena itu saya keberatan kalau saya sekarang dibebani pajak (PBB),” ujar Ludi kepada Florespos.net, Selasa (3/6/2025).

Baca Juga :  PSN Ngada Menuju Putaran Nasional Liga 4--Momentum untuk Melangkah Lebih Jauh

Lelaki bujang yang tinggal di Blok A Translok Nggorang itu mengaku, untuk makan saja masih setengah mati, lebih banyak bertahan dengan pisang, apalagi kalau dibebani dengan pajak (PBB), itu akan lebih berat lagi hidupnya.

“Karenanya saya keberatan dengan pajak dari Pemerintah Manggarai Barat itu nanti. Mungkin tunggu setengah kaya dulu baru terapkan itu PBB untuk saya,” kata Ludi.

Baca Juga :  Realisasi Investasi di Manggarai Barat Lampaui Target

Wakil Bupati Mabar, Yulianus Weng, ketika diminta tanggapannya via WhatsApp (WA) group, Rabu (4/6/2025), menjawab, sebaiknya bertemu Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Mabar atas keberatan membayar PBB dari warga Translok Nggorang, tulisnya.

Kepala Bapenda Mabar, Maria Yuliana Rotok, ketika hendak ditemui di kantornya di Labuan Bajo, Rabu (4/6/ 2025) sekitar jam 10 dan 11 Wita, sedang ada tamu.

“Ibu sedang ada tamu,” ucap sejumlah stafnya. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Dampak Efisiensi Anggaran, Kontraktor Muda di Maumere Banting Setir Jadi Petani Hortikultura
Dengan Sepeda, Kapolsek Ende Salurkan Bantuan kepada Warga Difabel
Keuskupan Agung Ende dan Masyarakat Flores Gugat Tiga SK Aktivitas Geothermal di Mahkamah Agung
Mahasiswa KKN Unwira Kupang Bantu UMKM Masuk Pasar Digital
Lamban, Penanganan Kasus Curi Kambing di Aeramo–‘Padahal Sudah Ada Terduga Pelaku dan Barang Bukti’
History VBC Ende ke Babak 8 Besar Soekarno Cup 1
Pulihkan Populasi Pisang Kepok, Butuh Gerakan Seluruh Flores
Nando Watu Serahkan Beasiswa PIP Aspirasi AHP untuk 30 SDK Marsudirini Detusoko- Ende
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:56 WITA

Dampak Efisiensi Anggaran, Kontraktor Muda di Maumere Banting Setir Jadi Petani Hortikultura

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:22 WITA

Dengan Sepeda, Kapolsek Ende Salurkan Bantuan kepada Warga Difabel

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:43 WITA

Keuskupan Agung Ende dan Masyarakat Flores Gugat Tiga SK Aktivitas Geothermal di Mahkamah Agung

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:50 WITA

Mahasiswa KKN Unwira Kupang Bantu UMKM Masuk Pasar Digital

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:38 WITA

History VBC Ende ke Babak 8 Besar Soekarno Cup 1

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Dengan Sepeda, Kapolsek Ende Salurkan Bantuan kepada Warga Difabel

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:22 WITA

Nusa Bunga

Mahasiswa KKN Unwira Kupang Bantu UMKM Masuk Pasar Digital

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:50 WITA