Peringati Hari Lahir Pancasila, PDIP Nagekeo Gelar Apel Sambil Beramal di Panti Asuhan Alma Boanio

- Jurnalis

Selasa, 3 Juni 2025 - 15:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Panti Asuhan Biara Alma Boanio, Sr. Veronika, Alma  menerima bantuan sembako dari Ketua DPC PDIP Nagekeo, Marselinus F. Ajo Bupu (kiri), Senin (2/6/2025) di Boanio.

Kepala Panti Asuhan Biara Alma Boanio, Sr. Veronika, Alma menerima bantuan sembako dari Ketua DPC PDIP Nagekeo, Marselinus F. Ajo Bupu (kiri), Senin (2/6/2025) di Boanio.

MBAY, FLORESPOS.net-Memperingati hari lahir Pancasila 1 Juni 2025 dan Bulan Bung Karno, segenap pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nagekeo bersama  pengurus Anak Cabang dan Anak Ranting mengunjungi Panti Asuhan yang diasuh oleh biarawati suster-suster Alma  Boanio. Kunjungan PDI Perjuangan berlangsung, Senin (2/6/2025).

Demikian Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nagekeo, Petrus Dua dalam siaran pers yang diterima Florespos.net, Selasa (3/6/2025).

Sebelum bertemu penghuni Panti Alma, PDI Perjuangan menggelar upacara apel bendera di halaman Panti Asuhan Biara Alma Boanio, Desa Olaia, Kecamatan Aesesa, Kabupaten nagekeo, Provinsi NTT.

Hadir pada apel tersebut  pengurus DPC PDIP Kabupaten Nagekeo, anggota DPRD dari Fraksi PDIP Kabupaten Nagekeo, Kepala Desa Olaia, Fitalis Mite bersama aparat Desa Olaia, para suster dan para pengasuh lainnya serta  anak–anak Panti Asuhan yang berjumlah  delapan belas (18) orang .

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nagekeo, Marselinus F. Ajo Bupu dalam amanatnya mengatakan, Juni adalah bulan yang bersejarah, bukan hanya bagi PDI Perjuangan, tetapi bersejarah bagi bangsa Indonesia bahkan bagi dunia.

Baca Juga :  Pemda Flotim Kembali Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Erupsi Lewotobi, Camat dan Kades KRB Lakukan Pemantauan

Karena Bung Karno, adalah milik bangsa Indonesia dengan pemikiran–pemikirannya yang mendunia.

“Di bulan Juni, kita rayakan sebagai bulan Bung Karno, karena bulan Juni memiliki peristiwa penting yang berkaitan erat dengan Bung Karno  Di mana pada tanggal 1 Juni 1945, Bung Karno menyampaikan pidato dalam sidang BPUPKI tentang Dasar Negara Indonesia, Pancasila”.

“Pada bulan Juni juga tepat pada tanggal 6 Juni 1901, Bung Karno lahir di Blitar dan juga pada 21 Juni 1970, Bung Karno wafat,” kataSely Ajo.

Marselinus menegaskan, Pancasila bukanlah kata benda dan bukanlah satu kalimat yang pasif. Pancasila adalah kata kerja yang aktif.

Pancasila adalah nilai–nilai luhur yang hidup dalam jiwa bangsa Indonesia sejak ribuan tahun yang lalu dan Pancasila hidup di dalam jiwa rakyat Indonesia.

Untuk itu, Pancasila jangan hanya dipidatokan atau sekadar diucapkan tetapi mesti diaktualisasikan dalam kehidupan kita masing–masing.

“Marilah kita semua Kader PDI Perjuangan menjadi kader pelopor di lingkungan kita masing–masing dan menjadi manusia Pancasilais sejati,” katanya.

Baca Juga :  Polres Nagekeo Lakukan Aksi Bersih di Sejumlah Rumah Ibadah

Sely Ajo mengatakan, Pancasila bukanlah jimat. Pancasila itu bukan jargon. Pancasila  harus diperjuangkan supaya menjadi realita dan itulah yang diharapkan oleh Bung Karno.

”Kita patut berterima kasih kepada the founding father kita, Bung Karno karena beliau mempersatukan bangsa Indonesia yang terdiri dari bermacam suku dan Bahasa serta agama ini dengan dasar negara Pancasila, sehingga bangsa dan negara ini masih berdiri tegak,” ujarnya.

Usai menggelar apel bendera, jajaran DPC PDI Perjuangan Nagekeo juga menjalankan amal kasih bagi warga  warga Nagekeo yang kurang beruntung yakni penghuni Panti Asuhan Alma.  DPC PDI Perjuangan Nagekeo menyerahkan sembako dan bantuan dana kepada satu keluarga difabel yang akan menjalani operasi di Denpasar.

Petrus Dua menyebutkan,  apel bendera bulan Bung Karno berlangsung di bawah guyuran hujan lebat. Namun para peserta apel, kader-kader tangguh PDI Perjuangan tetap bertahan mengikuti apel sampai selesai. *

Penulis : Anton Harus

Editor : Wento Eliando

Berita Terkait

Disarpus Sikka Lakukan Monitoring dan Evaluasi Perpustakaan di Koting
Tekan Kasus Kematian Pasien DBD–Dinkes Sikka Keluarkan Rekomendasi untuk Puskesmas
Selama Tahun 2025, Arus Penumpang dan Barang di Pelabuhan Laurens Say Maumere Meningkat
Pelindo Maumere Harapkan Tahun 2026 Kapal Penumpang Sudah Sandar di Dermaga Empat
PAW Anggota DPRD Ende, Thomas Aquino: ‘Saya Siap Satu Ritme dengan Rekan-Rekan
Pengamat Hankam Valens Daki-Soo–‘Penguatan Militer Harus Dibarengi Peningkatan Ekonomi dan Diplomasi’
Empat Warga Kalo Reok Barat Temukan Jenazah Siswa yang Tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai
ASN PPPK Paruh Waktu Guru dan Nakes di Manggarai Timur Terima SK–Ini Rincian Gajinya
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 19:41 WITA

Disarpus Sikka Lakukan Monitoring dan Evaluasi Perpustakaan di Koting

Senin, 19 Januari 2026 - 19:24 WITA

Tekan Kasus Kematian Pasien DBD–Dinkes Sikka Keluarkan Rekomendasi untuk Puskesmas

Senin, 19 Januari 2026 - 19:02 WITA

Selama Tahun 2025, Arus Penumpang dan Barang di Pelabuhan Laurens Say Maumere Meningkat

Senin, 19 Januari 2026 - 17:36 WITA

PAW Anggota DPRD Ende, Thomas Aquino: ‘Saya Siap Satu Ritme dengan Rekan-Rekan

Senin, 19 Januari 2026 - 16:38 WITA

Pengamat Hankam Valens Daki-Soo–‘Penguatan Militer Harus Dibarengi Peningkatan Ekonomi dan Diplomasi’

Berita Terbaru

Opini

Rasio vs Emosi: Menyikapi Narasi “Darurat 7 Hari”

Senin, 19 Jan 2026 - 21:58 WITA