Bupati Nagekeo Serahkan Bantuan dan Dokumen Baru untuk Keluarga Korban Kebakaran di Udiworowatu - FloresPos Net

Bupati Nagekeo Serahkan Bantuan dan Dokumen Baru untuk Keluarga Korban Kebakaran di Udiworowatu

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 10:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Langit senja di Kampung Kolinggi, Desa Udiworowatu, Kecamatan Keo Tengah, masih menyisakan kepedihan. Dua hari pasca kebakaran hebat yang merenggut nyawa Noe Dhae (80), Bupati Nagekeo Simplisius Donatus hadir langsung menyapa keluarga yang berduka, Senin sore (20/4/2026).

Didampingi Plt. Kepala Dinas Sosial Maria Angelina Adriana Sekke Wea, Bupati Simplisius menyerahkan bantuan logistik dan paket sembako kepada Helena Bheda, istri almarhum yang kini tinggal di bangunan darurat tak jauh dari puing rumah mereka di RT 05, Dusun III.

Peristiwa nahas itu terjadi Sabtu malam (18/4/2026) sekitar pukul 20.30 WITA. Api melahap satu unit rumah beserta seluruh harta benda dalam sekejap.

Noe Dhae tidak sempat menyelamatkan diri dan dinyatakan meninggal di lokasi kejadian. Sang istri, Mama Helena, berhasil lolos dari kobaran api namun harus kehilangan suami sekaligus tempat berteduh.

Setibanya di lokasi, Bupati Simplisius langsung menemui Mama Helena yang duduk ditemani beberapa kerabat.

Dengan suara bergetar, Bupati menyampaikan duka mendalam atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Nagekeo.

“Atas nama Pemerintah dan Masyarakat Nagekeo kami menyampaikan turut berdukacita atas meninggalnya almarhum. Tetap semangat, kami bantu dengan doa, semoga mama dan keluarga besar diberi ketabahan, kekuatan dan keikhlasan,” ucap Bupati sambil menggenggam tangan Mama Helena.

Baca Juga :  Pelepasan 13 Jemaah Calon Haji Asal Nagekeo, Pesan Bupati: Doa untuk Daerah

Bupati menegaskan kehadirannya bukan sekadar seremoni.

“Ini wujud bahwa pemerintah tidak tinggal diam. Kami datang untuk memastikan negara hadir saat warganya tertimpa musibah,” tegasnya.

Ia berjanji pendampingan akan terus dilakukan hingga kondisi keluarga korban pulih.

“Pemerintah Daerah akan terus hadir dan berupaya memberikan pendampingan hingga kondisi kembali pulih,” tambah Simplisius.

Bantuan Lengkap dari Pusat hingga Daerah

Rombongan Pemkab Nagekeo membawa beragam bantuan untuk meringankan beban Mama Helena.

Dari Kementerian Sosial RI melalui pos PSKBA diserahkan makanan siap saji 40 paket, kasur dan tenda gulung masing-masing 2 buah. Direktorat Perlindungan Sosial dan Jaminan Sosial menambah pakaian dalam wanita 6 paket dan shower kit 1 paket.

Bantuan juga datang dari jejaring lokal. Kampung Siaga Bencana (KSB) Desa Maropokot menyumbang beras 10 kg, sementara bantuan sandang 1 paket disiapkan dari Persediaan Barang Tahun 2024.

Dana Bagi Hasil Provinsi Tahun 2024 dialokasikan dalam bentuk sembako dan perlengkapan mandi. Posko bencana dan Sentra Efata turut mengirim satu paket perlengkapan mandi. BPBD Kabupaten Nagekeo menambahkan 2 paket sembako dan 1 boks bantuan dari BNPB.

Baca Juga :  Kunjungan Kerja Wakil Presiden RI ke Nagekeo Dijaga Ketat

Dokumen Kependudukan Langsung Jadi

Tak hanya logistik, Bupati Simplisius juga menyerahkan KTP dan Kartu Keluarga yang sudah dicetak ulang untuk keluarga korban. Dokumen lama ikut hangus bersama rumah, sehingga penerbitan cepat dilakukan agar Mama Helena tidak kesulitan mengakses layanan publik selanjutnya.

Plt. Kadis Sosial Maria Angelina Adriana Sekke Wea, yang juga Kepala BKPP Kabupaten Nagekeo, mengatakan pihaknya siap membantu pengurusan berkas lain milik almarhum Noe Dhae, terutama yang berkaitan dengan hak kepegawaian. Almarhum diketahui merupakan pensiunan guru.

“Selanjutnya, untuk urusan berkas kepegawaian, misalkan ijazah dan berkas lainnya bisa sampaikan, akan kami bantu,” ungkap Maria Angelina.

Ia meminta keluarga tidak sungkan berkoordinasi agar hak-hak almarhum bisa segera diurus.

Kebakaran di Udiworowatu menyisakan duka sekaligus catatan penting soal kesiapsiagaan. Pemerintah daerah memastikan bantuan tahap awal ini bukan yang terakhir. Pendampingan psikososial, pemulihan dokumen, hingga opsi hunian sementara akan terus dikawal dinas terkait.

Bagi Mama Helena, kehadiran Bupati dan jajaran menjadi penguat di tengah kehilangan.

“Terima kasih Bapa Bupati sudah datang lihat kami. Kami hanya bisa berdoa,” ucapnya lirih. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pimpinan Pemda Hadiri Ekspose Manajemen Talenta di BKN, Pembahasan Tiga Ranperda Penting Tertunda
BBM dan Rendahnya Kesadaran Masyarakat, Tantangan Urusan Sampah Manggarai Barat
Kondisi Aula Setda Nagekeo Memprihatinkan, Plafon Bolong dan Cat Tembok Kusam
Bupati dan Forkopimda Ikut Jalan Sehat Dies Natalis Uniflor ke-46, Ini Harapannya
Pemerhati Perempuan dan Anak Prihatin Kasus Prostitusi di Ende, Siap Dampingi Korban
KPA NTT Minta Pencabutan Sertifikat Hak Pakai Tanah TNI di Tonggurambang
Bupati Simplisius Dorong Implementasi Manajemen Talenta Bersama BKN
KPA NTT Tegaskan Hentikan Perampasan Tanah Rakyat untuk Pembangunan Satuan dan Fasilitas Militer di Tonggurambang
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:34 WITA

Pimpinan Pemda Hadiri Ekspose Manajemen Talenta di BKN, Pembahasan Tiga Ranperda Penting Tertunda

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:42 WITA

BBM dan Rendahnya Kesadaran Masyarakat, Tantangan Urusan Sampah Manggarai Barat

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:26 WITA

Kondisi Aula Setda Nagekeo Memprihatinkan, Plafon Bolong dan Cat Tembok Kusam

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:11 WITA

Bupati dan Forkopimda Ikut Jalan Sehat Dies Natalis Uniflor ke-46, Ini Harapannya

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:20 WITA

KPA NTT Minta Pencabutan Sertifikat Hak Pakai Tanah TNI di Tonggurambang

Berita Terbaru

Desa Kita

Demokrasi Desa yang Bermartabat

Jumat, 17 Jul 2026 - 13:16 WITA