Kisah Perjuangan Situasi Terbatas Siswa SLB Karya Murni Ruteng Bikin Warga Reo Berlinangan Air Mata - FloresPos Net

Kisah Perjuangan Situasi Terbatas Siswa SLB Karya Murni Ruteng Bikin Warga Reo Berlinangan Air Mata

- Jurnalis

Minggu, 25 Mei 2025 - 20:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Walburgus Abulat

AULA Paroki Santa Maria Ratu Rosario Reo yang terletak di Kelurahan Reo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, pada Minggu 25 Mei 2025 agak lain dari hari-hari lainnya.

Aula yang letaknya sekitar 8 meter bagian barat Gereja Paroki Reo itu usai misa langsung dipadati umat dari tiga wilayah di Stasi Pusat plus dan umat dari belasan stasi yang ada di Paroki yang saat ini dipimpin Pastor Paroki Reveredus Dominus (RD) Mansuetus Hariman.

Umat menyambangi aula karena di gedung ini dilangsungkan acara pentas seni dibawakan puluhan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Karya Murni Ruteng.

Ya, para siswa SLB menggelar pentas seni usai mereka membawakan koor dalam misa Minggu Paskah ke-6 di pusat paroki hari itu.

Baca Juga :  Panggilan Dari Jauh (Narasi Mgr Vincent Sensi Potokota)

Dalam perayaan ekaristi yang dipimpin Pastor Paroki RD. Mansuetus Hariman, para siswa SLB memberikan penampilan terbaik saat membawakan koor. Mereka menyanyikan lagu-lagu ordinarium yang dipilih dari Bahasa latin, sementara lagu proporium diramu dari pelbagai bahasa.

Para siswa sungguh menyanyi dari hati. Meski kondisi fisik mereka terbatas karena mengalami tuna netra, namun hal itu tak mengendorkan semangat mereka untuk bangkit.

Alunan suara mereka yang aduhai membuat suasana perayaan Misa Mingguan ini semakin mendekatkan umat dengan Tuhan. Umat menunjukkan sikap serah diri yang total pada kehendak Allah.

Susana sikap sikap serah diri yang total pada kehendak Allah semakin terasa, tatkala beberapa siswa SLB yang mengalami tuna netra menjalankan tugas liturgis seperti membawakan bacaan pertama, bacaan kedua, masmur antar bacaan, torok persembahan, dan organis dengan sangat bagus.

Baca Juga :  Banjir Terjang Padi Sawah Siap Panen di Persawahan Pantai Selatan Manggarai

Para SLB yang dipercayakan untuk menyukseskan liturgis di antaranya Ramilianus Nenggor (Bacaan 1), Reineldis Fanti (bacaan 2), Geovani Laura Enje (pemazmur),Viktorianus Moreno (torok), dan doa umat yang dinyanyikan oleh tiga siswa dibawakan oleh Maria Viola Din, Geovani Laura Enje, dan Anjela Sepriani Putri. Organis dipercayakan kepada Patrisius Kesi Stoner.

Semua petugas yang dipercayakan di atas adalah siswa-siswi tuna netra. Saat dipercayakan menjalankan tugas, para petugas menggunakan tulisan Braille.

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Geliat Ekonomi Mulai Bersemi di Balik Reruntuhan Bangunan Warga Reok Pasca Gempa Tektonik Flores
Lembah Colol Manggarai Timur: Surga Kopi Terbaik Kelas Dunia
Hampir Dua Tahun di Huntara, Pengungsi Lewotobi Menanam Harapan lewat Semangka
Gempa, Ketakutan, dan Misteri Sebuah Kepergian
Cinta yang Mencapai Tujuan dengan Cara yang Berbeda
Menyalakan Harapan dari Gereja KAE
‘Berlutut’ di Antara Duka
Listrik, Jalan, dan Sinyal: Harapan dari Ujung Desa Tenda-Ondo
Berita ini 728 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 14:07 WITA

Geliat Ekonomi Mulai Bersemi di Balik Reruntuhan Bangunan Warga Reok Pasca Gempa Tektonik Flores

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Lembah Colol Manggarai Timur: Surga Kopi Terbaik Kelas Dunia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:11 WITA

Hampir Dua Tahun di Huntara, Pengungsi Lewotobi Menanam Harapan lewat Semangka

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:33 WITA

Gempa, Ketakutan, dan Misteri Sebuah Kepergian

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:43 WITA

Cinta yang Mencapai Tujuan dengan Cara yang Berbeda

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Carmenita Lamba Angkat Pariwisata NTT ke Panggung Nasional

Jumat, 4 Sep 2026 - 13:33 WITA