MAUMERE, FLORESPOS.net-Mengambil tempat di aula kantor bupati Sikka, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mengambil sumpah dan melantik sebanyak 68 penjabat kepala desa dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sikka.
Dalam sambutannya, Bupati Sikka menekankan tiga hal penting yang harus dilakukan para penjabat kepala desa untuk segera dilaksanakan dengan berkoordinasi dengan camat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
“Kita melakukan penyegaran dengan pergantian penjabat kepala desa baru dan ada yang dipindahkan ke desa lain,” terang Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago saat ditemui usai pelantikan, Jumat (16/5/2025).
Juventus mengharapkan agar para penjabat kepala desa yang baru dilantik agar segera bekerja menyukseskan program-program pemerintah kabupaten maupun pemerintah pusat.
Dirinya pun berharap agar para kepala desa bisa membangun hubungan yang baik dengan Badan Pemasyarakatan Desa (BPD) sehingga pembangunan di desa bisa berjalan dengan baik dan kondusif.
“Saya berharap para penjabat kepala desa yang baru dilantik agar bisa segera bekerja dalam menjalankan beberapa hal yang menjadi prioritas pembangunan di desa,” ungkapnya.
Juventus menekankan ada tiga hal penting yang harus dilaksanakan para penjabat kepala desa yakni pertama segera memproses anggaran 20 persen dari APBDes untuk ketahanan pangan.
Ia mengatakan,anggaran ini untuk mendukung program ketahanan pangan nasional sesuai regulasi Permendes Nomor 2 Tahun 2024 termasuk dilakukan bagi kegiatan Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya.
“Segera mempercepat terbentuknya Koperasi Merah Putih di desa masing-masing serta ketiga, memanfaatkan dana desa untuk membangun atau memperbaiki rumah tidak layak huni yang ada di desa,” pesannya.
Camat Tanawawo, John Oriwis NS mengakui, terdapat 7 desa di wilayahnya yang ikut dilantik penjabat kepala desanya dimana 5 penjabat kepala desa merupakan penjabat lama sementara 2 penjabat lainnya baru mengemban tugas tersebut.
John mengaku selalu membangun koordinasi dan komunikasi dengan para kepala desa di wilayahnya yang terdiri atas 10 desa dimana terdapat 2 desa baru hasil pemekaran yakni Bu Utara dan Detubinga.
“Semoga para penjabat kepala desa yang baru saja dilantik bisa menjalankan Amanah yang diberikan dan membangun komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak dalam membangun desanya,” harapnya. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










