MAUMERE, FLORESPOS.net-Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III Jakarta melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Merajut Nusantara 2025 kembali menegaskan perannya sebagai penggerak pendidikan tinggi yang transformatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan KKN Tematik tahun 2025 mengusung tema Merajut Nusantara yang dimulai tanggal 27 Juli hingga 10 Agustus berlangsung di Riung, Kabupaten Ngada, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Agenda kegiatan kita ada tiga bidang yang kita fokuskan yakni pendidikan, ekonomi kreatif dan kesehatan,” sebut Muhammad Nur Farid Toha sebagai penanggung jawab KKN Tematik 2025 Merajut Nusantara saat ditemui di Maumere,Selasa (12/8/22025).
Nur Farid menjabarkan, di bidang pendidikan itu sendiri seperti program pemerintah yang sedang melaksanakan deep learning.
Peserta KKN Tematik melaksanakan sosialisasi tentang bagaimana pengajaran deep learning kepada guru-guru Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Riung agar programnya lebih berdampak.
Dia menjelaskan, di bidang kesehatan pihaknya mengadakan pengobatan gratis,pelayanan kesehatan serta penyuluhan-penyuluhan mengenai stunting, gizi serta kegiatan pembagian multivitamin dan sebagainya.
“Di bidang ekonomi kreatif, ita melihat potensi wisata yang ada di NTT ini sangat luar biasa.Potensi itu kita bisa gali dengan kegiatan-kegiatan seperti melalui media sosial, pembuatan website desa dan sebagainya,” paparnya.
Nur Farid mengatakan, jumlah peserta KKN Tematik 2025 sebanyak peserta 110 peserta yang berasal dari 28 perguruan tinggi di wilayah Jakarta keseluruhan atau LLDikti wilayah III.
Ia menerangkan, pelaksanaan kegiatannya itu ada di kecamatan Riung karena memang hasil arahan dari Wakil Bupati Ngada dan Asisten II diarahkan ke wilayah Riung yang memang potensinya masih perlu digali lebih dalam.
“Kita kembali melalui Maumere karena penerbangan kita dari dari Bandara Frans Seda Maumere ke Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta,” ungkapnya.
Nur Farid menyebut,potensi Riung sangat luar biasa sehingga perlu ditingkatkan seperti potensi wisata 17 Pulau sehingga pihaknya perlu mengenalkan lagi sebab wisatawan manca negara malah mengetahui destinasi wisata 17 pulau itu justru dari media sosial.
Dia melanjutkan, banyak hal yang direkomendasikan termasuk pendirian koperasi guna menyeragamkan harga, kapal dan sebagainya yang ada di wilayah Riung itu sendiri.
“Pelaksanaan KKN Tematik sebelumnya telah sukses dilakukan di Belitung Timur tahun 2023 dan Sambas, Kalimantan Barat pada tahun 2024,” ungkapnya.
Nur Farid menambahkan, tahun 2025 pelaksanaan program kembali dilaksanakan ke Indonesia bagian timur sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pemerataan pembangunan dan penguatan kapasitas sosial masyarakat di wilayah tertinggal.
Kegiatan KKN Tematik 2025 merupakan kerjasama antara LLDIKTI Wilayah III Jakarta dengan Kalbe Farma dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara.
Asisten Manager Corporate Sustainability Kalbe Farma kepada media juga mengakui program ini bertujuan memberikan dampak positif bagi masyarakat di bidang kesehatan, ekonomi kreatif dan pendidikan.
Arie berharap hadirnya program ini dapat membantu masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan mereka.
Ia memaparkan, dalam program kesehatan, masyarakat Riung mendapat pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk pemeriksaan mata, pengecekan gula darah, dan pembagian kacamata gratis.
“Kami ingin menjadikan perguruan tinggi berkontribusi langsung dalam pembangunan daerah,” ungkapnya. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando











