MBAY, FLORESPOS.net-Ruas jalan Mauponggo-Ngera-Pu’uwada di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang baru selesai dikerjakan belum sebulan sudah rusak memicu protes warga.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ricard Manukoa memastikan semua kerusakan sudah diperbaiki dan proyek kini dalam tahap pemeliharaan.
Ricard kepada Florespos.net melalui telepon genggamnya Sabtu (21/3/2026) malam mengatakan semua kerusakan sudah diperbaiki untuk dua paket pekerjaan pada ruas jalan yang sama. Dua paket pekerjaan itu kini masuk dalam tahap pemeliharaan.
Soal kualitas pekerjaan Richard menghimbau masyarakat tidak perlu takut karena pekerjaan sudah melalui pemeriksaan BPK dan pendampingan oleh Kejaksaan Tinggi.
“Semua sudah diperbaiki, tidak usah takut nanti ada pemeriksaan lab, dan setelah lebaran ada audit dari BPKP untuk semua IJD,“ kata RicarD.
Secara terpisah Kasatker PJNW IV Prov. NTT Wilhelmus Sugu Djawa yang dikonfirmasi Florespos.net, menjelaskan Paket Preservasi Jalan Mauponggo-Ngera-Pu’uwada 1 dengan Nilai Kontrak Rp. 9.114.590.000,- dilaksanakan berdasarkan kontrak dan SPMK tanggal 26 November 2025.
Pekerjaan dinyatakan selesai dan dilakukan PHO pada tanggal 11 Maret 2026, dengan masa pemeliharaan selama 1 tahun hingga 11 Maret 2027.
Selama pelaksanaan, kata Wilhelmus ditemukan kerusakan pada beberapa titik akibat cuaca ekstrim yang terjadi pada akhir tahun 2025.
Terhadap kerusakan tersebut Penyedia Jasa CV. Ratu Orzora telah melakukan perbaikan pada periode 28 Februari 2026 sampai dengan 10 Maret 2026 sebagai bagian dari pemenuhan mutu sebelum dilaksanakan PHO.
“Saat ini ruas tersebut sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum dengan mulus, tdk seperti yang diberitakan sebelumnya. BPJN NTT selalu berkomitmen untuk memberikan yang terbaik demi kepentingan masyarakat,” ujarnya. *
Penulis : Arkadius Togo
Editor : Wentho Eliando










