Gempa Letusan pada periode ini masih fluktuatif seperti pada periode sebelumnya, hal ini mengindikasikan masih adanya suplai magma dan dapat berpotensi menjadi erupsi.
Gempa Harmonik jumlahnya meningkat mengindikasikan adanya pergerakan fluida ataupun pelepasan gas dari magma yang mengisi rekahan cenderung meningkat.
Gempa Low Frekuensi jumlahnya naik mengindikasikan aktivitas aliran fluida magma dari conduit menuju permukaan merambat naik ke permukaan.
Gempa Vulkanik Dangkal terekam dengan jumlahnya meningkat dibanding periode sebelumnya, hal ini mengindikasikan aktivitas magma dalam kantung magma gunung api Lewotobi Laki-laki intensitasnya bertambah dan menuju pada kedalaman yang dangkal.
Gempa Tektonik Lokal jumlahnya masih stabil seperti periode sebelumnya. Gempa Tektonik Jauh menurun dibandingkan dari periode sebelumnya. Gempa Tektonik Lokal yang terekam bisa jadi mengindikasikan masih adanya suplai dari dalam yang lokasinya masih jauh dari tubuh Gunung Lewotobi Laki-laki.
Gempa Tektonik Lokal dan Gempa Tektonik Jauh di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki berpengaruh pada aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki sehingga perlu diwaspadai apabila terjadi peningkatan tiba-tiba jumlah kedua jenis gempa tektonik ini, terutama Gempa Tektonik Lokal yang akan berpengaruh pada tinggi letusan atau aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki.
Pada periode ini getaran banjir berkurang, seiring berkurangnya intensitas hujan di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki. Material-material yang dikeluarkan dari hasil erupsi yang terendapkan di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki yang dapat berpotensi menjadi lahar apabila terjadi hujan lebat.
Terjadi peningkatan gempa vulkanik tanggal 11 Februari 2025 dari pukul 22.00 WITA hingga tanggal 13 Februari 2025 pukul 00.00 WITA dan masih berlangsung hingga laporan ini dibuat.
Dari hasil pemantauan visual dan kegempaan menunjukkan adanya tren kenaikan aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki dan adanya peningkatan yang tiba-tiba gempa vulkanik.
“Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi secara menyeluruh dari pemantauan visual dan instrumental, menunjukkan aktivitas visual dan kegempaan pada Gunung Lewotobi Laki-laki meningkat, sehingga tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki ditetapkan kenaikan dari Level Level III Siaga ke Level IV Awas Kamis 13 Februari 2025 pukul 03.00 WITA,” kata Muhammad Wafid. *
Penulis : Wentho Eliando
Editor : Wall Abulat










