Menurut Achmad Duli, karena lolos masuk, Bus antar kabupaten mengantar penumpang dan berhenti juga di Pelabuhan Larantuka. Pada pagi hari, di Pelabuhan Larantuka dilarang masuk.
Sehingga mereka mencari tempat menurunkan penumpang dan bongkar muat barang termasuk di kawasan Monumen Herman Fernandez.
“Kita sedang penataan terutama parkiran di dalam kota. Kawasan Herman Fernandez kami belum maksimal karena petugas kami sangat terbatas. Biasanya kalau ada petugas tidak ada angkutan dan bongkar muatan di tempat itu,” katanya kepada Florespos.net, Rabu (5/2/2025) lalu.
Achmad Duli menjelaskan, Terminal Lamawalang merupakan terminal barat Kota Larantuka. Terminal itu dalam penanganan dan pengelolaan Dinas Perhubungan Provinsi NTT yang kantor UPT-nya di Kota Maumere, Kabupaten Sikka.
“Ada petugas di Terminal Lamawalang. Ini terminal dikelola oleh Dinas Perhubungan Provinsi,” katanya.
Kata Achmad Duli, sebenarnya Bus antar kabupaten dan Angdes masuk dan berhenti di terminal dalam hal ini Terminal Lamawalang dan Terminal Weri. Bus dan Angdes tidak boleh masuk kota. Apalagi cari penumpang, turunkan penumpang dan bongkar muat barang. *
Penulis : Wentho Eliando
Editor : Wall Abulat
Halaman : 1 2










