-Dewasa usia 18-39 tahun
Indera pendengaran Indera penglihatan Gigi dan mulut Obesitas Diabetes melitus Hipertensi Faktor risiko jantung stroke Penyakit ginjal kronik Paru-paru Kesehatan jiwa Kebugaran Kanker payudara Kanker leher rahim Hepar Osteoporosis.
-Dewasa 40-59 tahun
Indera pendengaran Indera penglihatan Gigi dan mulut Obesitas Diabetes melitus Hipertensi Kolesterol Faktor risiko stroke Faktor risiko jantung Penyakit ginjal kronis Paru-paru Kesehatan jiwa Kebugaran Kanker payudara Kanker leher rahim Kanker usus Hepar Osteoporosis.
-Lansia usia lebih dari 60 tahun
Indera pendengaran Indera penglihatan Gigi dan mulut Obesitas Diabetes melitus Hipertensi Kolesterol Faktor risiko stroke Faktor risiko jantung Penyakit ginjal kronis Paru-paru Kesehatan jiwa Kebugaran Kanker payudara Kanker leher rahim Kanker usus Geriatri Hepar Osteoporosis.
Cara memanfaatkan PKG
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan, masyarakat diminta mengunduh aplikasi SatuSehat untuk bisa memanfaatkan PKG.
Dari aplikasi itu akan diketahui hari ulang tahun warga. Setelahnya warga diminta mengisi kuisioner untuk mendeteksi kondisi kesehatan mereka.
“Kami mengimbau kalau ingin menggunakan program ini, salah satunya adalah mendownload aplikasi SatuSehat dulu. Karena dengan donlot itu akan muncul nanti dan akan dinotifikasi ultah mereka,” ujar Dante dilansir siaran YouTube Kompas TV, Kamis.
“Ketika dinotif ultah mereka pada saat hari H, hari ultahnya akan diingatkan, dan (ada) kuesioner-kuisioner. Ini adalah salah satu bagian dari pemeriksaan kesehatan gratis yang memang diidentifikasi dalam bentuk pertanyaan,” tuturnya.
Dante menambahkan, seluruh puskesmas di Indonesia secara bertahap akan dilibatkan untuk PKG. Sementara untuk klinik swasta pemerintah masih akan membahas potensi keterlibatannya.
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Kompas.com
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya










