Pelaku Usaha di Lewoleba Keluhkan Dugaan Pemerasan oleh Oknum Polisi - FloresPos Net

Pelaku Usaha di Lewoleba Keluhkan Dugaan Pemerasan oleh Oknum Polisi

- Jurnalis

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 18:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG, FLORESPOS.net-Kantor Ombudsman RI Perwakilan Provinsi NTT sejak Kamis (2/10/2025) menerima keluhan dari sejumlah pelaku usaha di Kota Lewoleba Kabupaten Lembata perihal dugaan pemerasan.

Dugaan pemerasan tersebut dilaporkan oleh pelaku usaha melalui Ombudsman NTT melalui telepon dimana dikatakan pelakunya merupakan salah seorang anggota polisi.

“Saya juga telah mendengar langsung keluhan sejumlah pelaku usaha melalui telepon untuk memastikan apa yang mereka alami,” sebut Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT Darius Beda daton, Sabtu (4/10/2025).

Darius mengatakan, terkait adanya dugaan pemerasan tersebut pihaknya pun langsung berkoordinasi dengan Irwasda Polda NTT, Kombes Pol. Murry Miranda guna mengecek kebenaran informasi tersebut ke Kapolres Lembata.

Baca Juga :  Ini Sejumlah Kasus Dugaan Korupsi di Ende Yang Diusut Polisi  Pada Masa Jabatan  Kapolres AKBP Andre Librian

Ia menyebutkan, jika benar telah terjadi pemerasan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) oleh terduga pelaku maka oknum anggota polisi tersebut harus ditindak tegas.

“Saya minta agar pelaku usaha didengar keterangannya terkait dugaan pemerasan tersebut sebab tindakan itu merusak citra Polri yang saat ini sedang berupaya melakukan reformasi total,” tuturnya.

Darius menambahkan, dirinya juga sudah menghubungi Kasat Reskrim Polres Lembata untuk mengecek informasi ini yang disampaikan kepada Ombudsman NTT.

Baca Juga :  Pendidikan Menengah, Murah dan Gratis di NTT Mulai Berlaku

Dirinya berharap jika memang benar terjadi pelanggaran oleh para pelaku usaha, agar kepada mereka diberikan teguran guna melengkapi syarat usaha dan lainnya sebab selama ini mereka berusaha dan tidak ada masalah.

Apalagi UMKM kita baru bangkit dari keterpurukan, sehingga mereka perlu dibantu agar berusaha dengan nyaman dan aman, bukan menakut-nakuti apalagi memeras.

“Kapolres Lembata agar menindak tegas anggotanya jika terbukti melakukan pemerasan sebagaimana yang dikeluhkan oleh pelaku usaha UMKM,” pintanya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah
20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai
Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil
Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat Rp.237 Miliar Lebih
Pemkab Sikka dan BTN Tandatangan Kerjasama Terkait Penyediaan Jasa Layanan Perbankan
Kasus Bunuh Diri Pelajar di Sikka Tergolong Tinggi, Dinas PKO Buat Program Layanan Dukungan Psikososial
Kelurahan Onekore Dapat Bantuan 5 Unit Rumah Layak Huni dari Bupati Ende
Lepas Kontingen Popda, Bupati Sikka Berpesan Kejar Target Raih Emas
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:05 WITA

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:34 WITA

20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:18 WITA

Pemkab Sikka dan BTN Tandatangan Kerjasama Terkait Penyediaan Jasa Layanan Perbankan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:37 WITA

Kasus Bunuh Diri Pelajar di Sikka Tergolong Tinggi, Dinas PKO Buat Program Layanan Dukungan Psikososial

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:05 WITA

Nusa Bunga

20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:34 WITA