MAUMERE, FLORESPOS.net-Dalam Amandemen Keempat Undnag-Undang Dasar 1945 tanggal 10 Agustus 2002, anggaran pendidikan sebesar minimal 20 persen dari APBN pertama kali diamanatkan dan dipertegas lewat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Namun, target 20 persen tersebut baru benar-benar direalisasikan dan dipenuhi dalam APBN sejak tahun 2009. Padahal dalam UUD 1945 Pasal 31 Ayat 4 menyatakan bahwa negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari APBN dan APBD.
“Cuma pendidikan yang dimasukkan ke dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan ditulis bahwa itu harus disiapkan 20 persen dari APBN dan APBD,” sebut Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Melchias Marcus Mekeng, Jumat (7/8/2026).
Melki sapaannya mengatakan, hanya pendidikan yang tertulis ada anggarannya karena pada saat itu semua anggota MPR sepakat bahwa kalau pendidikan ini tidak kita investasikan dari sekarang, kita akan ketinggalan.
Ia menyebutkan hal ini sudah mulai kelihatan dimana pendidikan di negara kita mulai ketinggalan dengan negara-negara tetangga kita sehingga kita jangan kaget kalau nanti suatu saat Timor Leste pendidikannya lebih maju.
“Mereka benar-benar fokus ke pendidikan dengan mengirimkan putra-putri terbaiknya belajar ke luar negeri untuk investasi jangka panjang,” ungkapnya.
Melki menyebutkan, Malaysia juga melakukan hal yang sama dimana tahun 70-an mereka mengirim warganya belajar di UI, ITB dan IPB dan sekarang mereka sudah meninggalkan kita dari sisi pendidikan.
Vietnam, negara yang dulu komunis, boleh dibilang tertinggal jauh dari kita, sekarang mereka sudah meninggalkan kita.
Ia menegaskan, kalau pendidikan kita ini kita abaikan, kita akan tertinggal lagi dan kita sangat rapuh dalam sektor pendidikan, rapuh sekali.
Melki mengenang saat Fraksi Partai Golkar MPR RI mengadakan diskusi publik terkait pendidikan, salah satu pembicaraannya pengamat pendidikan yang menyampaikan rasio pendidikan kita sangat rendah.
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










