Kumpulkan 200 Guru Hononer, Melchias Marcus Mekeng Komit Perjuangkan Anggaran Pendidikan dan Nasib Guru - FloresPos Net - Page 3

Kumpulkan 200 Guru Hononer, Melchias Marcus Mekeng Komit Perjuangkan Anggaran Pendidikan dan Nasib Guru

- Jurnalis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sementara office boy dan sopir di kantornya dibayar gaji UMR DKI Jakarta sebesar Rp6 juta per bulan dan bila mendapat uang makan Rp100 ribu per hari maka selama 20 hari kerja akan mendapat tambahan upah Rp2 juta sehingga total gajinya Rp8 juta per bulan.

“Ini kan miris. Gaji sopir dan office boy lebih besar daripada gaji dosen. Ini kondisi yang real dan itu saya tanya langsung. Jadi sedih sekali kalau kita lihat potret ini,” ucapnya.

Untuk itu kata Melki dirinya mengumpulan guru honorer agar bisa menyampaikan langsung permasalahan yang dialami agar direkam dan akan disampaikan saat rapat di DPR.

Baca Juga :  Ini Harapan Masyarakat Terhadap 30 Wakilnya di DPRD Ende

Ia menegaskan, kalau pemerintah tidak menjalankan amanat konstitusi, maka pemerintah berkhianat terhadap undang-undang dasar Republik Indonesia karena di dalamnya sudah tertulis jelas.

Bahkan tahun 2007 Mahkamah Konstitusi sudah memutuskan bahwa anggaran pendidikan hanya untuk pendidikan dan beberapa waktu lalu juga diputuskan anggaran pendidikan tidak boleh dipakai untuk program MBG.

Ia mengatakan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) boleh tapi tidak menggunakan anggaran pendidikan dan pemerintah harus mencari anggaran dari pos lain.

“Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional juga sedang dibahas dan saya akan masukan pasal terkait guru itu hanya ada satu.Tidak ada lagi guru ASN,guru PPPK dan guru honor. Semuanya angkat saja jadi guru ASN,” ujarnya.

Baca Juga :  PJ Bupati Ende Minta Kawal Bantuan Beras di Masyarakat, Jangan Sampai Dipolitisasi

Melki menegaskan tidak boleh ada perbedaan diskriminasi dimana guru harus menggunakan seragam yang sama sehingga tidak ada guru yang menggunakan seragam ASN sedangkan guru lainnya menggunakan pakaian sesukanya.

Ia juga minta agar guru juga ditingkatkan kapasitas dan kualitasya sehingga perlu dikirim untuk melanjutkan pendidikan ataukah mengikuti berbagai pelatihan sehingga kemampuannya terus terasah.

“Kalau sekarang anggarannya kosong. Bagaimana bisa mendapatkan kualitas pendidikan yang bagus kalau gurunya tidak diasah kemampuannya. Ini potret. pendidikan kita dan ini harus terus disuarakan. Tidak boleh timbul tenggelam, dan fraksi Golkar sudah komit memperjuangkannya,” pungkasnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pemangku Adat Kecewa Terkait Pola Pikir Pejabat Partai dan Pemberian Gelar Raja untuk Jokowi
Kader Kesehatan Puskesmas Riaraja Jadi ‘Jembatan Emas’ Temukan Kasus Suspek TBC Secara Dini
PAN Ende Gelar Rakerda dan Lantik Pengurus DPC, AYO: Ini Rumah Besar untuk Semua
Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara 2026: Hadirkan Harmoni Spiritualitas, Budaya, dan Pariwisata Berkelanjutan
Setelah Soekarno Cup, PBVSI Ende Gelar Turnamen Voli Antar Pelajar Sedaratan Flores-Lembata
Sukses Gelar Soekarno Cup 1, Yosef Badeoda: Ini Akan Jadi Ajang Rutin dari PDI Perjuangan
Dorong Swasembada Pangan, Pemda Nagekeo Monitoring Cetak Lahan Desa Langedhawe
Wabup Gonzalo Buka Kemah Baksos Hilpelmas Kupang di Desa Waekokak
Berita ini 96 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:50 WITA

Kumpulkan 200 Guru Hononer, Melchias Marcus Mekeng Komit Perjuangkan Anggaran Pendidikan dan Nasib Guru

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:36 WITA

Pemangku Adat Kecewa Terkait Pola Pikir Pejabat Partai dan Pemberian Gelar Raja untuk Jokowi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:26 WITA

Kader Kesehatan Puskesmas Riaraja Jadi ‘Jembatan Emas’ Temukan Kasus Suspek TBC Secara Dini

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:17 WITA

PAN Ende Gelar Rakerda dan Lantik Pengurus DPC, AYO: Ini Rumah Besar untuk Semua

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:37 WITA

Setelah Soekarno Cup, PBVSI Ende Gelar Turnamen Voli Antar Pelajar Sedaratan Flores-Lembata

Berita Terbaru

Opini

Geothermal Flores: Untuk Siapa?

Minggu, 9 Agu 2026 - 21:55 WITA