Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara 2026: Hadirkan Harmoni Spiritualitas, Budaya, dan Pariwisata Berkelanjutan - FloresPos Net

Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara 2026: Hadirkan Harmoni Spiritualitas, Budaya, dan Pariwisata Berkelanjutan

- Jurnalis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Labuan Bajo akan kembali menggelar Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara 2026. Festival akbar ini berlangsung selama 6 hari, terhitung mulai tanggal 10 sampai 15 Agustus 2026.

Mengusung tema “Ziarah Komunal dalam Persekutuan Sinergis untuk Merawat Keutuhan Ciptaan”, festival ini menghadirkan rangkaian kegiatan yang memadukan nilai spiritualitas, budaya, aksi sosial, kepedulian terhadap lingkungan, serta pariwisata berkelanjutan di Flores.

Festival Golo Koe tidak hanya menjadi perayaan iman umat Katolik, tetapi juga ruang perjumpaan budaya, pelestarian lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan promosi pariwisata berkelanjutan di Pulau Flores.

Sebagai salah satu Top 10 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 dari Kementerian Pariwisata, Festival Golo Koe menghadirkan rangkaian kegiatan yang memadukan nilai spiritual, budaya lokal, dan atraksi wisata, mulai dari pameran UMKM ekonomi kreatif, pentas seni budaya Nusantara, kegiatan sosial karitatif, edukasi ekologi, karnaval budaya, pertunjukan seni tradisional Caci, hingga puncak Prosesi Akbar Maria Assumpta Nusantara dan Misa Akbar pada penutupan festival.

Baca Juga :  Tingkatkan Kunjungan Turis di Flores, BPOLBF Lakukan Kerja Sama dengan Bandara Komodo

Plt. Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores, Andhy M.T. Marpaung, mengatakan bahwa Festival Golo Koe merupakan contoh nyata bagaimana pariwisata dapat tumbuh dengan tetap menjaga nilai-nilai budaya, spiritualitas, serta keberlanjutan lingkungan.

“Festival Golo Koe menunjukkan bahwa pariwisata tidak hanya berbicara tentang destinasi, tetapi juga tentang makna perjalanan. Melalui tema tahun ini, kita diajak membangun kebersamaan dalam merawat keutuhan ciptaan sekaligus memperkenalkan Flores sebagai destinasi wisata religi dan budaya yang berkualitas serta berkelanjutan,” ungkapnya.

Baca Juga :  KSP Kopdit Pintu Air Miliki 60 Kantor Cabang di Seluruh Indonesia

Menurut Andhy, penyelenggaraan festival ini juga memperkuat posisi Labuan Bajo Flores sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman wisata yang semakin beragam.

Tidak hanya dikenal melalui keindahan Taman Nasional Komodo, Flores juga memiliki kekayaan warisan budaya, tradisi, dan nilai-nilai spiritual yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Festival ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat melalui meningkatnya kunjungan wisatawan, okupansi akomodasi, aktivitas UMKM, kuliner, ekonomi kreatif, hingga jasa transportasi lokal.

BPOLBF terus mendukung kolaborasi lintas sektor bersama Keuskupan Labuan Bajo, Pemerintah Daerah, Kementerian Pariwisata, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menghadirkan Festival Golo Koe sebagai agenda tahunan yang semakin berkualitas dan berkelas internasional.

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pembangunan Gedung KNMP Nioniba Ende Belum Rampung, Rekanan Sampaikan Kendala yang Dihadapi
Gempa Flores, SDN Kaburea di Nagekeo KBM di Bawah Tenda Mandiri
Alumni Akpol 95 Kirim 1.200 Paket Bantuan untuk Korban Gempa di Tiga Kabupaten
Masa Tanggap Darurat Berakhir, BNPB Soroti Lambannya Verifikasi Data Kerusakan Rumah di Ende
TNI Distribusikan 400 Tenda, Ribuan Peralatan Tidur dan Belasan Ribu Paket Sembako
Keluarga Almarhum Alfonsius Ucapkan Terima Kasih Kepada Bupati Sikka dan Semua Pihak yang Terlibat dalam Pemulangan Jenasah
Pemerintah Akan Laksanakan Upacara Penghormatan Saat Pemakanan Almarhum Alfonsius, Korban Penembakan KKB di Papua
Ratusan Warga Iringi Jenasah Almarhum Alfonsius Dari Bandara Menuju Rumah Duka
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:19 WITA

Pembangunan Gedung KNMP Nioniba Ende Belum Rampung, Rekanan Sampaikan Kendala yang Dihadapi

Senin, 14 September 2026 - 10:02 WITA

Gempa Flores, SDN Kaburea di Nagekeo KBM di Bawah Tenda Mandiri

Senin, 14 September 2026 - 09:49 WITA

Alumni Akpol 95 Kirim 1.200 Paket Bantuan untuk Korban Gempa di Tiga Kabupaten

Minggu, 13 September 2026 - 15:44 WITA

Masa Tanggap Darurat Berakhir, BNPB Soroti Lambannya Verifikasi Data Kerusakan Rumah di Ende

Minggu, 13 September 2026 - 15:38 WITA

TNI Distribusikan 400 Tenda, Ribuan Peralatan Tidur dan Belasan Ribu Paket Sembako

Berita Terbaru

Opini

‘Jeritan Sunyi’ di Tanah Lamaholot

Senin, 14 Sep 2026 - 14:58 WITA

Nusa Bunga

Gempa Flores, SDN Kaburea di Nagekeo KBM di Bawah Tenda Mandiri

Senin, 14 Sep 2026 - 10:02 WITA