Antara lain PKG Hari Ulang Tahun ditujukan bagi bayi dan anak hingga usia 6 tahun dan bagi usia 18 tahun ke atas dan PKG Sekolah ditujukan bagi anak usia 7-17 tahun yang dilaksanakan setiap tahun ajaran baru.
“Dan (ada) PKG Khusus ditujukan bagi ibu hamil, bayi, dan anak hingga usia 6 tahun meliputi pemeriksaan kesehatan yang dilakukan sesuai standar pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA),” ungkap Budi.
Ia menambahkan, program pemeriksaan kesehatan gratis ini tidak hanya bertujuan memberikan layanan kesehatan, tetapi juga untuk membangun budaya preventif di tengah masyarakat.
“Dengan melakukan pemeriksaan rutin, masyarakat dapat lebih waspada terhadap potensi masalah kesehatan dan mengambil langkah preventif lebih dini,” tuturnya.
Selain itu, ada fokus pemeriksaan yang PKG yang dibagi berdasarkan kelompok usia. Untuk usia bayi baru lahir – balita, pemeriksaan akan fokus kepada penyakit bawaan lahir untuk mengantisipasi kecacatan atau kematian.
Sementara itu, bagi usia remaja, deteksi dini pemeriksaan fokus ke masalah obesitas, diabetes, dan kesehatan gigi. Lalu bagi usia dewasa, fokus pemeriksaan ke deteksi dini kanker, kesehatan jiwa dan hipertensi.
Terakhir bagi kelompok lansia, pemeriksaan fokus pada alzheimer, osteoporosis, risiko stroke dan kondisi kesehatan umum lain akibat penuaan.
Berikut ini rincian daftar pemeriksaan dalam program PKG:
-Balita usia 0-4 tahun
Hipotiroid kongenital Penyakit jantung bawaan kritis Hiperplasia adrenal kongenital Defisiensi G6PD Pertumbuhan Perkembangan Indera pendengaran Indera penglihatan Gigi dan mulut Talasemia Hepar
-Remaja usia 7-17 tahun
Indera pendengaran Indera penglihatan Gigi dan mulut Talasemia Anemia Obesitas Diabetes melitus Hipertensi Paru-paru Kesehatan jiwa Kebugaran Hepar.
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Kompas.com
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya










