Pelatihan Berbasis Kompetensi di Manggarai Barat Berkurang Gegara Program Makan Gratis - FloresPos Net - Page 2

Pelatihan Berbasis Kompetensi di Manggarai Barat Berkurang Gegara Program Makan Gratis

- Jurnalis

Sabtu, 18 Januari 2025 - 13:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatihan Berbasis Kompetensi di Manggarai Barat Berkurang Gegara Program Makan Gratis

Pelatihan Berbasis Kompetensi di Manggarai Barat Berkurang Gegara Program Makan Gratis

Sedangkan gelombang dua akan menyusul hingga jata 8 paket pelatihan berbasis kompetensi 2025 tersebut selesai.

Selanjut mereka yang lulus seleksi akan mengikuti pelatihan berbasis kompetensi di Balai Latihan Kerja (BLK) milik Pemkab Mabar di Labuan Bajo selama beberapa waktu.

Tidak ada uang duduk atau uang saku untuk para peserta selama pelatihan, kecuali mungkin uang transpor sekitar Rp.25 ribu/orang/hari. Selesai pelatihan mereka diberi serifikat sebagai modal untuk dapat kerja kelak.

Sehubungan dengan hal ini, nanti
Dinas Nakertranskop-UKM Mabar yang akan mencari lapangan kerja bagi peserta setelah mereka ikut pelatihan berbasis kompetensi dimaksud. Karena itu kewajiban dinas, karena syarat akhir dari pelatihan kompetensi itu adalah penempatan kerja.

Baca Juga :  Kampung Nelayan Modern Kedua Indonesia Segera Dibangun di Warloka Manggarai Barat

“Tidak baik juga  kita sudah latih terus kita tidak persiapkan (kerja). Jadi terkait ini kita sudah punya mitra dengan industri,” ungkap Kadis Nei.

“Biasanya setelah eks pelatihan BLK, industri akan tanya kami, tolong rekomendasikan yang sudah bersertifikat,” katanya lagi.

Kalau mereka sudah ikuti, jadi peserta BLK atau menjadi alumni BLK, itu pasti ada di dalam group. Informasi lowongan kerja, anak yang prestasi selama belajar di situ direkomendasikan ke industri, entah hotel, pertokoan dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Preseden Buruk, Pemkab Segera Bersihkan Sampah di Wisata Alam Batu Cermin Labuan Bajo

“Itu makanya sekarang banyak peserta BLK, karena setelah itu pasti ada jaminan kerja,” kata Kadis Nei.

Di Manggarai Barat, masih Kadis Nei, 2025 merupakan tahun ke 3 pelatihan berbasis kompetensi. Dan tahun ini pesertanya sangat banyak. Yang sarjana juga banyak ikut, disamping yang berijasa di bawah itu.

“Kemarin paling banyak sarja di TIK. Jadi kalau mau dibilang dua ratus persen tapi kita butuh tiga puluh dua orang,” ujar Kadis Nei.

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris
Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT
WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa
Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas
Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi
Yayasan Papha Gandeng AWAS Laksanakan Workshop Terkait Pemberitaan dan Masalah Kesehatan Jiwa
Wujudkan Mimpi Kerja di Luar Negeri, Hantarkan Para Mahasiswa Kuliah di Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere
Wakil Bupati Buka Turnamen Piala Bupati Ende U-17
Berita ini 1,226 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:29 WITA

SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:18 WITA

Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:04 WITA

WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:43 WITA

Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:19 WITA

Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi

Berita Terbaru