Pelatihan Berbasis Kompetensi di Manggarai Barat Berkurang Gegara Program Makan Gratis - FloresPos Net

Pelatihan Berbasis Kompetensi di Manggarai Barat Berkurang Gegara Program Makan Gratis

- Jurnalis

Sabtu, 18 Januari 2025 - 13:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatihan Berbasis Kompetensi di Manggarai Barat Berkurang Gegara Program Makan Gratis

Pelatihan Berbasis Kompetensi di Manggarai Barat Berkurang Gegara Program Makan Gratis

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pelatihan berbasis kompetensi di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT tahun 2025, yang dibiayai APBN, berkurang jadi 8 paket dari sebelumnya 15 paket.

Ditengarai hal itu terjadi karena keterbatasan anggaran. APBN untuk kegiatan tersebut konon sebagiannya diperuntukan buat program nasional makan bergizi gratis (MBG) anak sekolah.

Demikian Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM(Nakertranskop-UKM) Mabar, Theresia P. Asmon, menanggapi media ini di Labuan Bajo, Jumat (17/1/2025).

Menurutnya, tahun 2024 pelatihan berbasis kompetensi di Mabar 15 paket, tapi 2025 berkurang jadi 8 paket dengan beberapa kejuruan sesuai usulan dari Nakertraskop- UKM Mabar ke kementrian terkait di Jakarta.

Baca Juga :  Menparekraf Sandiaga Uno: Kantor BPOLBF Bisa Digunakan untuk Koordinasi Lintas Stakeholder

Konon jumlah paket di 2025 berkurang karena sebagian anggaran diperuntukan buat program MBG anak sekolah.

Terkait makan gratis tersebut berpengaruh semua komponen biaya di seluruh kementerian, semua anggaran turun, tidak terkecuali anggaran di lingkup Pemkab Mabar.

“Tapi puji Tuhan masih ada,” kata  Nei, sapaan akrab Kadis Theresia Purnama Asmon tersebut.

Untuk paket pelatihan kejuruan spesifik, terang dia, nanti diakhiri dengan ujian kompetensi dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), sesuai standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi atau BNSP.

Baca Juga :  Warga Labolewa dan Ulupulu Larang Bangun Jembatan Menuju Waduk Lambo

Untuk 2025 gelombang pertama sudah diumumkan hasil seleksi tertulis dan wawancaranya pada 16 Januari. Dari 255 orang yang terdaftar secara online selama 6-15 Januari 2025, butuh 124 orang.

Sekitar 32 orang dari 124 peserta itu jurusan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). TIK bagi 2 kelas, 16 orang/kelas. Selebihnya jurusan boga, listrik, menjahit dan lain-lain.

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Dua Hari Lagi Tanggap Darurat Fase Kedua Berakhir, Ratusan Warga Nioniba Masih Bertahan di Posko Pengungsi
Kuasa Hukum Mayella da Cunha Minta Pengaduan Kliennya Bisa Segera Diproses Polres Sikka
Putri Pariwisata Indonesia Bawa Paket Sembako dari Butik Levico untuk Mama-Mama di Ende
Bencana Erupsi Lewotobi dan Gempa Tegaskan Urgensi Bandara Mbay sebagai Simpul Konektivitas Flores
Kemensos Salurkan Santunan Bagi 47 Korban Gempa Flores di Sikka
9 Puskesmas di Sikka Masih Layani Pasien di Tenda Darurat
Tiga DTW Rusak Berat, BPOLBF, Pariwisata Flores Normal
BPOLBF Dorong Pemda Flores Kembangkan Destinasi Alternatif
Berita ini 1,242 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:16 WITA

Dua Hari Lagi Tanggap Darurat Fase Kedua Berakhir, Ratusan Warga Nioniba Masih Bertahan di Posko Pengungsi

Kamis, 10 September 2026 - 19:22 WITA

Kuasa Hukum Mayella da Cunha Minta Pengaduan Kliennya Bisa Segera Diproses Polres Sikka

Kamis, 10 September 2026 - 16:47 WITA

Putri Pariwisata Indonesia Bawa Paket Sembako dari Butik Levico untuk Mama-Mama di Ende

Kamis, 10 September 2026 - 16:09 WITA

Bencana Erupsi Lewotobi dan Gempa Tegaskan Urgensi Bandara Mbay sebagai Simpul Konektivitas Flores

Kamis, 10 September 2026 - 15:46 WITA

9 Puskesmas di Sikka Masih Layani Pasien di Tenda Darurat

Berita Terbaru

Pius Jemadu, S.Fil.

Opini

Solidaritas yang Terluka di Tengah Bencana Gempa Flores

Kamis, 10 Sep 2026 - 19:11 WITA