Polres Flores Timur Selidiki Dugaan Penyalagunaan Logistik Bantuan Korban Erupsi Lewotobi - FloresPos Net

Polres Flores Timur Selidiki Dugaan Penyalagunaan Logistik Bantuan Korban Erupsi Lewotobi

- Jurnalis

Rabu, 8 Januari 2025 - 21:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Kepolisian Resor (Polres) Flores Timur telah turun melakukan penyelidikan dugaan penyalagunaan logistik bantuan bagi korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki yang sempat beredar dan menjadi pembicaraan publik di wilayah itu.

“Kami sudah turunkan penyidik untuk melakukan penyelidikan melalui keterangan para saksi dan pihak-pihak terkait lainnya berkaitan dugaan penyalagunaan logistik bantuan bagi korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki,” kata Kapolres Flores Timur, AKBP I Nyoman Putra Sandita dalam keterangan kepada wartawan di aula Setda Flores Timur, Rabu (8/1/2025) siang.

Pemda Flores Timur melalui Penjabat Bupati Sulastri H.I Rasyid dan Sekretaris Daerah (Sekda) Petrus Pedo Maran didampingi pimpinan Forkompimda di antaranya Kapolres Flores Timur, I Nyoman Putra Sandita dan Dandim 1624 Flores Timur, Letkol Inf M. Nasir Simanjuntak secara khusus menggelar konverensi pers terkait penangangan dan dugaan penyalagunaan logistik bantuan bagi korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

Kapolres Nyoman Sandita mengatakan, sejak beredar isu tersebut di tengah masyarakat dan terpublikasi melalui media terkait informasi dugaan penyalagunaan logistik bantuan, pihaknya langsung membentuk tim penyidik dan melakukan penyelidikan di lapangan.

“Sampai saat ini, Kasat Reskrim dan Penyidik sudah dua hari melakukan pemeriksaan lapangan. Pemeriksaan saksi-saksi. Diambil keterangan mulai dari pihak yang bertanggungjawab di Posko Ile Gerong, yang bertanggungjawab di gudang logistik posko, termasuk aparatur desa dan warga setempat,” katanya.

Baca Juga :  Festival Genang Era Leworok di Flores Timur, Pesta Pangan dan Kearifan Ekologis

Kapolres Nyoman Sandita juga mengatakan, selain di Posko Ile Gerong yang dihuni oleh 178 penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Penyidik juga mengkonfirmasi pada 4 posko lain.

“Kita cek juga bagaimana proses distribusi dan penerimaan logistik bantuan di 4 posko lainnya. Semuanya tercatat dan dicatat di masing-masing posko. Saya juga cek sendiri dan semua tercatat dan dicatat di masing-masing posko. Di Posko Ile Gerong, ada pengungsi mandiri di rumah warga. Ini yang masih didalami penyidik,” katanya.

Kapolres Nyoman Sandita mengatakan, hingga kini penyelidikan masih berlangsung, maka pihaknya belum menyimpulkan. Namun katanya, dari hasil penyelidikan sementara Penyidik, semua logistik yang masuk dan keluar tercatat dan dicatat di posko-posko masing-masing.

Ia menegaskan, jika ditemukan ada indikasi tindak pidana maka pihaknya harus menindaktegas. Ia juga berjanji akan menyampaikan hasil penyelidikan dugaan penyalahgunaan logistik bantuan tersebut kepada publik Kabupaten Flores Timur.

Baca Juga :  Muslimat Nahdlatul Ulama Cabang Flores Timur Sedekah Ramadhan kepada Kaum Duafa

“Penyidik masih butuh alat bukti tambahan. Kalau kita temukan dan ada indikasi tindak pidana, karena ini kasus hukum maka itu harus bertindak tegas dan proses. Tidak boleh main-main. Ini situasi bencana dan kita mendapat perhatian pimpinan pusat,” kata Kapolres Nyoman Sandita.

Sementara itu Penjabat Bupati Flores Timur, Sulastri H.I. Rasyid pada kesempatan yang sama menegaskan, informasi dugaan penyalahgunaan logistik bantuan bagi korban erupsi Gunung Lewotobi Lak-laki itu tidak benar.

Pasalnya, kata Sulastri Rasyid, semua proses penerimaan dan pengeluaran logistik baik posko lapangan maupun pengungsian mandiri tercatat dan dicatat dalam pembukuan.

“Semua logistik bantuan yang masuk dan keluar dicatat dengan baik di masing-masing posko termasuk posko induk. Pengeluaran logistik bantuan dilakukan berdasarkan permintaan yang diajuhkan dan dihitung secara cermat. Semua proses dijalankan sesuai prosedur dengan pengawasan,” katanya.

Sebelumnya sempat beredar isu dan informasi di tengah masyarakat baik di lokasi posko-posko warga penyintas maupun publik Flores Timur terkait dugaan penjualan logistik bantuan bagi korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki yang dilakukan oknum-oknum tidak bertanggungjawab. *

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Kolaborasi Unipa dan Politeknik PNK Dorong Hilirisasi Hortikultura dan Nira Lontar di Desa Wairbleler
Tim DLH Turun ke Lokasi Pabrik Tahu Tempe Lokoboko, Pemilik Sebut Ada Gangguan IPAL dan Human Eror
Pesan untuk 94 Sarjana Stipas St. Sirilus Ruteng–‘Jadilah Guru Pendidikan Agama Katolik dan Penyuluh Pastoral yang Beriman, Adaptif dan Transformatif’
Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur
Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah
PSSI Ende Tunjuk Cicih Badeoda Jadi Manajer Perse di ETMC Flores Timur
Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon
Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende
Berita ini 559 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:02 WITA

Kolaborasi Unipa dan Politeknik PNK Dorong Hilirisasi Hortikultura dan Nira Lontar di Desa Wairbleler

Minggu, 1 November 2026 - 19:18 WITA

Tim DLH Turun ke Lokasi Pabrik Tahu Tempe Lokoboko, Pemilik Sebut Ada Gangguan IPAL dan Human Eror

Minggu, 1 November 2026 - 13:53 WITA

Pesan untuk 94 Sarjana Stipas St. Sirilus Ruteng–‘Jadilah Guru Pendidikan Agama Katolik dan Penyuluh Pastoral yang Beriman, Adaptif dan Transformatif’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:02 WITA

Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:22 WITA

Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah

Berita Terbaru