Kemkomdigi Bangun Posko Kominfo dan Salurkan Batuan Kebutuhan Pengungsi Erupsi Lewotobi - FloresPos Net

Kemkomdigi Bangun Posko Kominfo dan Salurkan Batuan Kebutuhan Pengungsi Erupsi Lewotobi

- Jurnalis

Kamis, 21 November 2024 - 11:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemkomdigi Bangun Posko Kominfo dan Salurkan Batuan Kebutuhan Pengungsi Erupsi Lewotobi

Kemkomdigi Bangun Posko Kominfo dan Salurkan Batuan Kebutuhan Pengungsi Erupsi Lewotobi

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) telah membangun Posko Komunikasi dan Informasi (Kominfo) dan menyalurkan bantuan kebutuhan bagi warga terdampak erupsi Lewotobi Laki-laki yang mengungsi di sejumlah Posko di Kecamatan Titehena dan Kecamatan Demon Pagong, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Kemkomdigi telah membangun Posko Komunikasi dan Informasi di 6 posko pengungsian dan posko ini terpusat di Aula Sekretariat Daerah Flores Timur,” kata Ketua Tim Lapangan Perwakilan Kemkomdigi, Dimas Aditya Nugrah kepada Florespos.net, di Posko Konga, Kecamatan Titehena, Rabu (20/11/2024) sore.

Disaksikan Florespos.net, Rabu sore, Tim Kemkomdigi dan Tim Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) yang dihadiri langsung Direktur Utama Bakti Kemkomdigi, Fadhilah Mattar bersama Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Flores Timur menyalurkan bantuan di Posko Konga, Posko Lewolaga dan Posko Eputobi.

Bantuan yang sama juga disalurkan ke Posko Bokang, Posko Kobasoma dan Posko Ile Gerong di Kecamatan Titehena.

“Sesuai arahan Ibu Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, selain mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi, Kemkomdigi juga berkomitmen untuk meringankan beban saudara-saudara kita di pengungsian lewat bantuan bahan kebutuhan harian dan makanan,” kata Dimas Aditya.

Baca Juga :  Kondisi Bangunan Tiga SD di Selatan Wulanggitang Rusak, PKO Flores Timur Belum Respon, BPBD Respon Turun Lokasi

Bantuan yang disalurkan berupa bahan kebutuhan harian dan makanan berjumlah total sekitar 600 bungkus untuk 6 Posko Pengungsian.

Setiap posko memperoleh 100 bungkus terdiri daro beras, minyak goreng, gula pasir, mie instan, biskuit, bahan dan bumbu masakan, susu bayi, susu ibu hamil, susu dewasa, biskuit, pakaian, pembalut wanita, pampers bayi, mainan anak hingga perlengkapan mandi.

Lebih lanjut dalam siaran pers Posko Komunikasi dan Informasi Erupsi Lewotobi yang diterima Florespos.net, Kamis (21/11/2024) pagi, Dimas Aditya mengatakan terkait Posko Komunikasi dan Informasi, Kemkomdigi mendirikan atau membangun Posko sejak 19 November 2024.

Dimas Aditya menjelaskan, Kemkomdigi mendirikan Posko Komunikasi dan Informasi bersama Pemkab Flores Timur serta para operator telekomunikasi. Posko itu dilengkapi perangkat multimedia untuk sarana hiburan edukatif, pendidikan bagi anak-anak serta penyebaran informasi lainnya.

Baca Juga :  Merajut Pendidikan Flores (Merayakan Dies Natalis ke-XVI Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka)

“Posko juga dilengkapi customer care operator telekomunikasi untuk mempermudah pelayanan bagi pengungsi,” ungkap Dimas.

Sementara terkait bantuan kebutuhan dari Kemkomdigi tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Flores Timur, Benediktus B. Herin mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Kemkomdigi terutama Menkomdigi Metya Hafid yang telah memobilisasi seluruh stakeholders terkait mengatasi berbagai kendala khususnya terkait jaringan telekomunikasi.

“Pascaerupsi banyak infrastruktur jaringan telekomunikasi di radius 7-8 kilometer (km) dari puncak Lewotobi Laki-laki yang terdampak, sehingga komunikasi terputus. Tapi saat ini sudah membaik,” kata Benediktus Herin dalam siaran pers tersebut.

Terkait bantuan bahan kebutuhan harian dan makanan pokok, Benediktus Herin menilai hal tersebut sebagai rasa kepedulian Kemkomdigi untuk turut meringankan beban korban erupsi di pengungsian.

“Bukan hanya korban, tapi juga membantu meringankan kami para relawan, petugas serta jajaran TNI Polri, sebab jika bahan makanan ada tentu menghemat waktu kami untuk berbelanja misalnya,” katanya. *

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara
Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur
Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro Jadi Perjumpaan Lintas Agama Diaspora Flores Timur Lembata
Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan
In Flores, BBKSDA NTT dan LNBM Perkuat Bisnis dan Jasa Wisata di Kawasan Konservasi Komodo
Tanggapi Keluhan Warga, Pemerintah Segera Revitalisasi RSUD dan Reformasi Manajemen
Berita ini 153 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:38 WITA

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:17 WITA

Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:17 WITA

Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:57 WITA

Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:16 WITA

Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara

Sabtu, 25 Jul 2026 - 19:38 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Mewaspadai Jalan yang Berujung Air Mata

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:46 WITA